Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Internasional

Virus Nipah Merebak Lagi di India, Ini Fakta-fakta Pentingnya

Ancaman kesehatan lintas negara

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
5 Februari 2026
in Headline, Internasional, Kesehatan, News, Peristiwa
0
Virus Nipah Merebak Lagi di India, Ini Fakta-fakta Pentingnya

Kelelawar Buah (pixabay)

0
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com –

Kasus infeksi virus Nipah kembali muncul di India. Hingga 26 Januari 2026, otoritas kesehatan melaporkan lima orang terinfeksi di wilayah West Bengal, termasuk dokter dan perawat yang menangani pasien. Pemerintah setempat pun mengarantina sekitar 100 orang yang memiliki kontak erat dengan penderita.

Virus Nipah bukan patogen baru. Virus ini pertama kali terdeteksi pada 1998 di Malaysia dan tergolong dalam genus Henipavirus. Kelelawar buah dikenal sebagai inang alaminya, dengan penularan ke manusia terjadi melalui hewan perantara atau makanan yang terkontaminasi.

Penularan terutama terjadi lewat kontak langsung dengan cairan tubuh hewan terinfeksi, seperti air liur atau urine kelelawar. Konsumsi buah yang telah terkontaminasi meningkatkan risiko penularan. Virus ini juga dapat menular antarmanusia melalui kontak erat, membuat tenaga medis menjadi kelompok yang paling rentan.

Gejala awal infeksi Nipah menyerupai flu, mulai dari demam, sakit kepala, hingga nyeri otot dan tenggorokan. Namun, pada kasus berat, virus dapat memicu gangguan pernapasan dan menyerang sistem saraf pusat, menyebabkan ensefalitis, kejang, hingga koma.

Salah satu faktor yang membuat virus Nipah sangat diwaspadai adalah tingkat kematiannya yang tinggi, yakni antara 40 hingga 75 persen. Hingga kini, belum ada obat maupun vaksin khusus. Perawatan medis difokuskan pada penanganan gejala dan stabilisasi kondisi pasien, sering kali di ruang perawatan intensif.

Meski mematikan, para epidemiolog menilai peluang virus Nipah berkembang menjadi pandemi global tergolong rendah. Penularannya tidak seefisien virus pernapasan dan umumnya terbatas pada klaster tertentu.

Pencegahan tetap menjadi langkah utama, mulai dari menjaga kebersihan makanan, menghindari konsumsi buah yang terkontaminasi, hingga disiplin mencuci tangan. Bagi tenaga medis, penggunaan alat pelindung diri menjadi syarat mutlak. Kewaspadaan tanpa kepanikan dinilai sebagai pendekatan paling rasional dalam menghadapi ancaman virus Nipah.

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: belum ada vaksin Nipahfatalitas Nipahkarantina kontak eratKesehatan masyarakatpenularan virus NipahPenyakit zoonosisrisiko pandemitenaga medis terinfeksivirus Nipah mematikanwabah Nipah IndiaWest Bengal
Previous Post

Pemerintah Dorong Revisi UU P2SK untuk Perkuat Stabilitas Pasar Keuangan

Next Post

Pemerintah Siapkan Forum Rutin Bahas Politik Luar Negeri

TriggerNetMedia

TriggerNetMedia

Next Post
Pemerintah Siapkan Forum Rutin Bahas Politik Luar Negeri

Pemerintah Siapkan Forum Rutin Bahas Politik Luar Negeri

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
Antrean Panjang SPBU Ganggu Aktivitas dan Perekonomian

Antrean Panjang SPBU Ganggu Aktivitas dan Perekonomian

27 Juli 2026
KPK Selidiki Distribusi Bansos Beras di Sejumlah Daerah

KPK Pastikan Tak Ada Perlakuan Khusus untuk Tahanan Febrie Adriansyah

27 Juli 2026
BGN Larang Dapur MBG Gunakan Barang Subsidi

BGN Larang Dapur MBG Gunakan Barang Subsidi

27 Juli 2026
833 SPPG Program Makan Bergizi Gratis Disuspend Permanen

833 SPPG Program Makan Bergizi Gratis Disuspend Permanen

27 Juli 2026

Recent News

Antrean Panjang SPBU Ganggu Aktivitas dan Perekonomian

Antrean Panjang SPBU Ganggu Aktivitas dan Perekonomian

27 Juli 2026
KPK Selidiki Distribusi Bansos Beras di Sejumlah Daerah

KPK Pastikan Tak Ada Perlakuan Khusus untuk Tahanan Febrie Adriansyah

27 Juli 2026
BGN Larang Dapur MBG Gunakan Barang Subsidi

BGN Larang Dapur MBG Gunakan Barang Subsidi

27 Juli 2026
833 SPPG Program Makan Bergizi Gratis Disuspend Permanen

833 SPPG Program Makan Bergizi Gratis Disuspend Permanen

27 Juli 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development