triggernetmedia.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Syarif Muhammad Abdurrahman (SSMA) Kota Pontianak mensosialisasikan pentingnya stratifikasi risiko bagi penderita diabetes yang berencana menjalankan ibadah puasa. Hal ini dilakukan untuk mencegah komplikasi medis serius seperti hipoglikemia berat selama masa menahan lapar dan haus.
Edukator RSUD SSMA, Ns. Siti Rahima Harahap, menjelaskan bahwa stratifikasi risiko adalah alat ukur untuk menentukan apakah seorang pasien diabetes aman untuk berpuasa. Melalui sistem skor, pasien dibagi menjadi tiga kategori: risiko tinggi (skor >6), risiko sedang (skor 3,5 – 6), dan risiko rendah (skor 0-3).
“Pasien dalam kategori risiko tinggi dan sedang disarankan untuk tidak berpuasa karena rentan mengalami komplikasi berat. Namun, jika tetap ingin berpuasa, diperlukan pengawasan ketat dan penyesuaian terapi oleh tenaga kesehatan,” ujar Siti dalam sesi edukasi, Jumat (2/1/2026).




