triggernetmedia.com, Jakarta – PT Pegadaian mencatatkan pertumbuhan pesat dalam transaksi digital selama enam bulan pertama tahun 2025. Perusahaan membukukan lebih dari 10 juta transaksi digital dengan nilai mencapai Rp 32 triliun, meningkat 215 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Direktur Utama Pegadaian, Damar Latri Setiawan, menyampaikan bahwa pencapaian ini mencerminkan keberhasilan transformasi digital yang dilakukan perseroan dalam beberapa tahun terakhir. “Pertumbuhan ini menjadi indikator kuat bahwa layanan digital kami semakin diterima dan dimanfaatkan masyarakat luas,” kata Damar, Kamis (3/7/2025).
Layanan Tabungan Emas menjadi salah satu kontributor utama dalam capaian ini. Fitur tersebut memungkinkan masyarakat untuk berinvestasi emas secara mudah melalui aplikasi Pegadaian Digital. Selain itu, Pegadaian juga memperkenalkan fitur baru Setor Fisik Emas, yang memungkinkan nasabah menyetor emas batangan langsung ke saldo Tabungan Emas.
Fitur ini telah tersedia secara terbatas di 13 outlet Jabodetabek dan Balikpapan. “Nasabah dapat menyetor emas fisik, dan nilainya otomatis tercatat sebagai saldo dalam aplikasi. Jika membutuhkan dana, mereka dapat menggadaikan saldo emas tersebut tanpa membawa fisik emas ke outlet,” ujar Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk Pegadaian, Elvi Rofiqotul Hidayah.
Elvi menambahkan bahwa fitur-fitur digital Pegadaian dikembangkan untuk memberikan akses keuangan yang inklusif, cepat, dan fleksibel, sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperluas layanan keuangan formal.
Saat ini, produk Pegadaian juga dapat diakses melalui jaringan Agen Pegadaian, bank mitra, e-commerce, serta aplikasi investasi. Pegadaian menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan yang mudah dan terpercaya.
Sebagai bagian dari Holding Ultra Mikro bersama BRI dan PNM di bawah naungan Danantara, Pegadaian juga mengambil peran dalam peningkatan literasi keuangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya segmen ultra mikro.
“Pencapaian ini adalah langkah penting dalam mewujudkan Pegadaian sebagai perusahaan jasa keuangan digital yang inklusif dan berorientasi pada masa depan,” ujar Damar.




