triggernetmedia.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Landak melakukan fogging dan pembagian bubuk abate di daerah Kecamatan Ngabang. Sebelumnya, diketahui di kecamatan ini kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terbilang tinggi, yakni di Desa Hilir Kantor, Desa Hilir Tengah, Desa Amboyo Inti, Desa Mungguk dan Desa Tebedak, serta fogging juga dilakukan diberbagai tempat seperti sekolahan, pasar jati, Pondok Pesantren Nurul Islam, PT. PMS Ngabang dan pemukiman masyarakat.
Ketua PMI Kabupaten Landak, Karolin Margret Natasa mengatakan pelaksanaan fogging dan pembagian bubuk abate sebagai bentuk kepedulian PMI kepada masyarakat dan membantu Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Landak untuk memberantas penyebaran kasus DBD di Kabupaten Landak.
“Hari ini kita dari PMI melaksanakan fogging di rumah masyarakat, sekolah, perkantoran serta daerah pasar dan pembagian bubuk Abate pada daerah-daerah yang kasus DBD nya tinggi di Kecamatan Ngabang. Semoga dengan kegiatan ini kami dapat membantu pemerintah daerah dalam upaya menurunkan kasus DBD di Kabupaten Landak,” ucap Karolin. Senin (18/12).
Karolin mengimbau masyarakat agar selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Diantaranya dengan menerapkan program 3M, yakni menguras tempat penampungan air, menutup tempat-tempat penampungan air dan mendaur ulang berbagai barang yang memiliki potensi untuk dijadikan tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti yang membawa virus DBD pada manusia.
Menurutnya, hal penerapan program 3M penting dilakukan secara bersama-sama dan bergotong royong guna memberantas DBD.
“Saya selalu mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama pemerintah memberantas penyebaran kasus DBD yakni dengan menjaga lingkungan tetap bersih dan menjalankan program 3M plus. Kami PMI terus berusaha membantu baik dalam bentuk sosialisasi maupun melaksanakan fogging dan pembagian bubuk Abate, dan kegiatan ini akan kita rencanakan juga untuk di kecamatan lain di Kabupaten Landak,” ujar Karolin.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Ngabang, Albertus Sujatmiko menyatakan, desa-desa yang dilakukan fogging tersebut merupakan desa yang memiliki kasus DBD tinggi pada wilayah kerja Puskesmas Ngabang.
“Kami apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada PMI Kabupaten Landak yang telah melaksanakan fogging dan pembagian bubuk Abate pada daerah-daerah yang kasus DBD tinggi, seperti di Desa Hilir Kantor ada 49 kasus, Desa Hilir Tengah 45 kasus dan Desa Tebedak 22 kasus DBD,” kata Sujatmiko.










