triggernetmedia.com – Lebih dari 160 seniman tari dari berbagai sanggar di Kota Pontianak memeriahkan Parade Tari yang menjadi highlight dalam rangkaian acara Pekan Kebudayaan Daerah (PKD).
Diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak, acara ini menjadi wadah bagi seniman tari untuk menggambarkan keindahan budaya daerah.
Tidak hanya seniman tari, 130 pelajar dari tingkat SD dan SMP juga turut serta dalam memeriahkan acara ini dengan memainkan drumband yang menghentak dalam parade tersebut.
PKD tidak hanya menghadirkan parade seni, tetapi juga menyelenggarakan berbagai lomba, termasuk tari jepin, kompetisi solo menyanyi bagi para guru, serta pameran edukasi yang menarik.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyoroti pentingnya kreativitas anak muda dalam pertumbuhan ekonomi kreatif.
Menurutnya, menyatukan kreativitas dengan kebudayaan adalah langkah penting untuk menarik perhatian wisatawan.
Dia menyampaikan harapannya agar upaya ini dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, sehingga secara langsung dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Khasanah budaya Pontianak mengandung nilai-nilai luhur dan pesan moral yang sangat berarti. Kreativitas harus selaras dengan kebudayaan agar tercipta sumber daya manusia yang berkualitas dan melestarikan nilai-nilai budaya,” ujar Wali Kota.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak, Sri Sujiarti, menjelaskan bahwa PKD yang berlangsung selama dua hari di Museum Kalimantan Barat bertujuan untuk mendekatkan peserta didik dengan nilai-nilai kebudayaan yang kaya di Kota Pontianak.
“Ini merupakan upaya untuk memperkenalkan pentingnya kebudayaan dalam pembangunan daerah, terutama di Kota Pontianak,” jelas Sri Sujiarti.
PKD menjadi wadah yang berharga untuk mendorong perpaduan antara kreativitas anak muda dengan kekayaan budaya lokal, sekaligus memupuk kesadaran akan pentingnya warisan budaya dalam pengembangan sebuah daerah.
Acara ini juga menjadi tonggak dalam upaya mendidik generasi penerus agar memiliki kecakapan dan pengetahuan yang seimbang antara kreativitas dan nilai-nilai budaya yang ada.











