triggernetmedia.com – RSUD Pontianak Utara terus membenahi layanan di tengah meningkatnya kepercayaan masyarakat. Rumah sakit yang baru beroperasi sejak 2023 itu mengakui masih menghadapi keterbatasan, terutama pada sumber daya manusia dan fasilitas.
Direktur RSUD Pontianak Utara, Nuzulisa Zulkifli, mengatakan pihaknya masih dalam tahap pengembangan, namun tetap berupaya menjaga kualitas pelayanan.
“Usia kami baru masuk tahun ketiga. Masih berbenah, tapi pelayanan harus tetap optimal,” ujarnya dalam Forum Konsultasi Publik, Rabu (8/4/2026).
Lonjakan kepercayaan publik terlihat dari data kunjungan. Pada 2023, tercatat 4.841 pasien rawat jalan dan 10.315 kunjungan IGD. Tren ini terus meningkat hingga 2025, seiring bertambahnya layanan dan kerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Namun, peningkatan itu tidak sepenuhnya diiringi kesiapan internal. Saat ini, RSUD Pontianak Utara baru didukung 12 dokter spesialis, dengan sebagian besar masih berstatus dokter tamu.
Di sisi lain, ekspektasi masyarakat terhadap layanan kesehatan kian tinggi—mulai dari kecepatan, kemudahan, hingga biaya yang terjangkau.
Meski begitu, hasil Survei Kepuasan Masyarakat triwulan I 2026 menunjukkan capaian kategori A di seluruh indikator. Capaian ini menjadi modal penting bagi manajemen untuk terus memperbaiki layanan.
RSUD juga membuka berbagai kanal pengaduan, mulai dari layanan langsung hingga platform digital, guna merespons keluhan masyarakat secara cepat.




