triggernetmedia.com – Pemerintah Kota Pontianak kembali menyalurkan bantuan bagi masyarakat, kali ini menyasar warga Kecamatan Pontianak Tenggara. Bantuan yang diserahkan Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, mencakup perlengkapan kegiatan kemasyarakatan, seperti sound system, alat musik hadrah, mesin pemotong rumput, hingga kompor gas. Seluruh bantuan bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun 2025.
Bahasan menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memenuhi kebutuhan warga dan kelompok sosial di tingkat kelurahan. Ia menegaskan bahwa setiap barang yang diberikan merupakan respons atas usulan yang disampaikan masyarakat.
“Program ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat, terutama kelompok-kelompok seperti RT, majelis taklim, PAUD, dan organisasi lainnya,” ujar Bahasan saat menyerahkan bantuan secara simbolis di Aula Kantor Camat Pontianak Tenggara, Kamis (20/11/2025).
Ia menyebut salah satu contoh kebutuhan yang masuk yakni permintaan alat musik hadrah dari sebuah majelis taklim yang telah rutin menggelar kegiatan. Pemerintah kota kemudian menindaklanjuti usulan tersebut dengan memberikan dukungan berupa peralatan yang diperlukan.
“Majelisnya sudah aktif, sehingga wajar jika mereka membutuhkan dukungan. Kami memberikan alat hadrah, tong sampah, mesin rumput, hingga arko. Mudah-mudahan manfaatnya bisa langsung dirasakan,” ujarnya.
Menurut Bahasan, kebutuhan akan sound system juga kerap muncul, terutama dari PAUD yang menggunakan perangkat itu untuk kegiatan sosialisasi maupun acara edukatif lainnya.
Camat Pontianak Tenggara, M. Yatim, turut mengungkapkan apresiasinya atas perhatian pemerintah kota. Ia menjelaskan bahwa rangkaian bantuan tersebut merupakan hasil dari berbagai usulan warga yang disampaikan melalui kelurahan.
“Usulannya beragam, mulai dari peralatan masak, perlengkapan pengolahan sampah, hingga kursi. Semuanya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing,” tuturnya.
Yatim berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin. Ia juga meminta warga bersabar bagi usulan yang belum bisa direalisasikan tahun ini.
“Insya Allah ke depan kami akan terus mengupayakan agar usulan-usulan yang belum terpenuhi bisa diakomodasi,” kata Yatim.




