triggernetmedia.com – Rumah Sakit Kuching Specialist Hospital (KcSH), rumah sakit swasta asal Sarawak, Malaysia, membuka kantor perwakilan baru di Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (23/5/2026). Kehadiran kantor tersebut diharapkan memperkuat akses layanan kesehatan rujukan lintas negara bagi masyarakat Kalbar.
Kantor perwakilan KcSH berlokasi di Komplek Rukan Ayani Megamal Blok E19 Pontianak dan diresmikan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Muhammad Wahyu Utomo.
“Kami menyambut baik kehadiran Kantor Perwakilan Baru RS Kuching Specialist di Pontianak. Ini merupakan langkah positif dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan rujukan yang berkualitas,” ujar Wahyu dalam sambutannya.
Regional CEO Kuching Specialist Hospital, Dr Kenny Yeap Kim Pey, mengatakan pembukaan kantor perwakilan menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat Kalimantan Barat.
Menurut Kenny, kantor tersebut akan mempermudah koordinasi rujukan pasien, penyampaian informasi layanan kesehatan, hingga pendampingan pasien dan keluarga yang akan menjalani pengobatan di Malaysia.
“Kehadiran kami di Pontianak bukan hanya untuk mempermudah koordinasi rujukan pasien, tetapi juga untuk mempererat hubungan layanan kesehatan antara Pontianak dan Kuching,” kata Kenny.
Ia menjelaskan, kantor perwakilan juga akan menjadi pusat informasi dan layanan pendampingan agar proses pelayanan kesehatan lintas negara dapat berjalan lebih mudah dan terarah.
Kuching Specialist Hospital merupakan bagian dari KPJ Healthcare Berhad, jaringan layanan kesehatan swasta di Malaysia yang didukung sistem layanan kesehatan terintegrasi KPJ Health System.
Acara peresmian turut dihadiri perwakilan Konsulat Malaysia di Pontianak, Direktur Medis Kuching Specialist Hospital, Direktur RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pontianak, serta jajaran manajemen rumah sakit.
Melalui pembukaan kantor perwakilan tersebut, KcSH menyatakan komitmennya memperkuat konektivitas layanan kesehatan regional dan menghadirkan layanan kesehatan yang lebih mudah diakses masyarakat Kalimantan Barat.



