triggernetmedia.com – Seiring bertambahnya usia, tubuh mengalami beberapa perubahan, salah satunya adalah perubahan dalam siklus menstruasi.
Ketika wanita memasuki usia 45-55 tahun, mereka akan mengalami perubahan siklus menstruasi menjadi tidak teratur dan akhirnya mengalami menopause, yaitu kondisi di mana menstruasi berhenti secara permanen.
Penyuluh Kesehatan Sri Fitri Sari, SKM, menjelaskan saat memberikan informasi dan edukasi kesehatan kepada 30 pasien dan pengunjung Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (RSUD SSMA) Kota Pontianak, Senin (26/2).
“Menopause adalah proses alami yang terjadi ketika wanita menua, namun terdapat beberapa kondisi yang dapat menyebabkan menopause dini, antara lain kelainan genetik/penyakit autoimun, operasi pengangkatan rahim, dan pengobatan kanker,” jelas Fitri.
Saat memasuki masa perimenopause, tubuh akan mengalami berbagai perubahan, termasuk perubahan siklus menstruasi menjadi tidak teratur, perubahan penampilan fisik seperti kulit keriput, perubahan psikologis seperti suasana hati yang berubah-ubah (moody) dan perubahan seksual seperti penurunan gairah seksual.
“Perubahan ini merupakan kondisi alami, namun jika dirasakan sangat mengganggu atau tidak normal seperti biasanya, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut,” tambahnya.
Fitri juga menyarankan untuk mencegah penyakit yang mungkin muncul akibat menopause dengan tidur cukup minimal 5-8 jam sehari, rutin berolahraga 3-5 kali seminggu, dan menerapkan pola makan yang sehat.
“Pola makan sehat dapat berupa meningkatkan konsumsi buah (minimal 3 porsi sehari) dan sayur (minimal 4-5 porsi sehari), memastikan asupan air yang cukup (minimal 8 gelas per hari), serta mengonsumsi protein, kalsium, dan zat besi yang cukup. Hal ini dilengkapi dengan batasan konsumsi lemak, gula, dan garam,” tutupnya.



