triggernetmedia.com – Pj. Bupati Landak, Samuel, telah menyerahkan bantuan Pupuk Hayati Cair dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut. Bantuan ini dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2023.
Acara penyerahan bantuan ini dilaksanakan di Kantor Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan (BP2K) Ngabang dan dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait, termasuk Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (DPPKP), pejabat Eselon 3, serta pejabat fungsional dari dinas terkait, Senin, (14/8).
Juga turut hadir Kepala Badan Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Ngabang, para penyuluh pertanian, kelompok tani penerima bantuan, dan tamu undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pj. Bupati Landak Samuel menegaskan bahwa pengadaan pupuk hayati merupakan langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian.
Meskipun terdapat keterbatasan dana di dalam APBD, pemerintah tetap berupaya membagi alokasi anggaran secara optimal untuk berbagai sektor, termasuk pertanian dan infrastruktur.
“Dalam kondisi dana yang terbatas, kami memiliki banyak keperluan yang memerlukan alokasi anggaran, terutama dalam pembenahan jalan antar kecamatan, desa, dan dusun. Namun, pemerintah tetap berkomitmen untuk mengalokasikan dana semaksimal mungkin untuk setiap sektor,” ujar Samuel.
Lebih lanjut, Samuel mengungkapkan bahwa pupuk hayati cair ini memiliki peran penting dalam meningkatkan kesuburan lahan pertanian.
Pemerintah berharap bantuan ini dapat mendukung petani dalam mengoptimalkan produksi pertanian dan pada akhirnya memberikan kontribusi positif bagi pendapatan masyarakat.
“Pupuk ini memiliki tujuan utama untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian, khususnya dalam hal penyuburan tanah. Pemerintah berusaha untuk memberikan dukungan kepada petani agar lahan yang dikelola dapat menjadi semakin produktif. Kami berharap bahwa kelompok tani yang menerima bantuan ini akan terus dibina, meningkatkan produksi pertanian, serta mengelola tanaman dengan baik sehingga dapat berkontribusi sebagai sumber pendapatan bagi masyarakat,” harap Samuel.
Samuel juga tidak lupa memberikan pesan kepada petani agar hasil pertanian minimal dapat memenuhi kebutuhan sendiri, sementara kelebihan hasil pertanian dapat dimanfaatkan sebagai sumber pendapatan tambahan atau untuk tujuan lainnya.
“Dalam arah yang lebih panjang, Kabupaten Landak memiliki rencana untuk memproduksi beras secara mandiri. Kerjasama telah terjalin dengan pihak ketiga, dan nantinya petani akan berperan sebagai produsen beras di wilayah Kabupaten Landak,” pungkas Samuel.
sumber berita: Diskominfo Kabupaten Landak




