triggernetmedia.com – Wakil Bupati Ketapang H. Farhan menyatakan, puncak Perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2574/2023 di Kabupaten Ketapang dinilai berlangsung dengan meriah.
“Antusiasme masyarakat terpantau memadati sejumlah rute jalan raya di Kota Ketapang. Warga umumnya hendak menyaksikan atraksi replika naga dan barongsai. Cap Go Meh ini memang jadi magnet tersendiri, dimana kegiatannya dilakukan pada malam ke-15 setelah Tahun Baru Imlek menurut penanggalan China,” ujar Wabup H. Farhan. Senin (6/2/2023).
Sebelumnya, Wabup H. Farhan melepas langsung Pawai Cap Go Meh Tahun Baru Imlek 2574 di Klenteng Tua Pek Kong Ketapang pada Minggu (5/2) malam.
Wakil Bupati Martin Rantan ini menyatakan, menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada Yayasan Tri Dharma dan Panitia Ca Go Meh tahun 2023.
“Ini tentu merupakan kegiatan keagamaan dan tradisi yang turun temurun dan memperkaya khasanah budaya sekaligus menjadi pelengkap nearifan lokal di Kabupaten Ketapang yang kita cintai dan banggakan bersama ini,” kata Wabup H. Farhan.
Kekinian, sambungnya, masyarakat Ketapang senantiasa menyambut baik dan memberikan toleransi kehidupan beragama dalam mengembangkan tradisi yang merupakan khasanah budaya di Kabupaten Ketapang. Dirinya berharap kegiatan yang mengandung nilai-nilai budaya seperti ini tentu dapat dikembangkan terus dari waktu-kewaktu.
“Kkita harus akui dua tahun lalu karena ada Covid-19 tidak dapat kita laksanakan. Oleh karena itu pada tahun ini kita melaksanakan kegiatan ini dan disambut meriah oleh masyarakat,” ujar Wabup H. Farhan.
Diharapkan Puncak Perayaan Imlek dan Cap Go Meh pada tahun-tahun mendatang dikemas lebih baik dan menarik. Selain itu kegiatan ini juga diharapkan dapat diagendakan secara berkelanjutan dan masuk dalam kalender budaya pariwisata Kabupaten Ketapang.
“Jadi para wisatawan dapat menyaksikan acara Cap Go Meh. Tentunya kegiatan ini juga menjadi sebuah kebangkitan di Kabupaten Ketapang, sekaligus memberi dampak ekonomi kepada masyarakat kita,” tutup Wabup H. Farhan memungkasi.




