banner 120x600 banner 120x600

Benarkah Pemerintah ‘Ingin’ Naikkan Harga Pertalite, Solar, Gas Elpiji Hingga Listrik?

Petugas memilih bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di SPBU Coco Kuningan, Jakarta, Rabu (30/3/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
banner 468x60

triggernetmedia.com – Kenaikan harga Pertamax nampaknya bukan satu-satunya yang menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dikabarkan ingin kembali menyesuaikan harga sektor energi akibat kenaikan harga minyak dunia.

Dalam Rapat Kerja bersama Komisi VII DPR RI, Menteri ESDM Arifin Tasrif mengusulkan adanya strategi jangka pendek untuk menghadapi kenaikan harga minyak.

Dampaknya, sejumlah sektor energi kemungkinan akan mengalami penyesuaian harga alias kenaikan harga, seperti BBM subsidi, LPG 3 kg hingga listrik.

Baca juga  Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Afrika: Mesir Tekuk Senegal, Ghana Diimbangi Nigeria

“Penyesuaian harga BBM nonsubsidi sesuai keekonomian yang pasarnya untuk kalangan menengah ke atas,” ungkap Arifin, Rabu (13/4/2022) kemarin.

Pertalite yang awalnya digembor-gemborkan Pertamina tidak akan naik dalam waktu dekat kini justru yang paling santer dikabarkan naik harga.

Arifin mengatakan, harga Pertalite dan Minyak Solar Subisid jadi yang paling mungkin disesuaikan dengan perkembangan sebagai strategi jangka menengah.

Pemerintah juga berencana mengubah skema subsidi saat ini menjadi subsidi langsung yang menyentuh masyarakat penerima.

Baca juga  Ramaikan Bursa Pemilihan Ketum HIPMI Kalbar, Sharon Cium Indikasi Polemik di Internal

Harga eceran gas LPG 3 kilogram hingga tarif listrik diperkirakan akan ikut naik lantaran pemerintah berniat mengurangi tekanan APBN dan menjaga inflasi.

“Dalam jangka pendek, rencana penerapan tariff adjustment 2022. Ini untuk bisa dilakukan penghematan kompensasi sebesar Rp 7 triliun sampai Rp 16 triliun,” kata Arifin. Dinukil dari suara.com.

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.