triggernetmedia.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno baru-baru ini mengenakan kain tenun Sidan, yakni kain tenun khas dari Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat.
Dalam serangkaian agendanya di Kota Pontianak. Menariknya, menteri Sandiaga Uno ini mengaku terkesan mengenakan pakaian tenun Sidan saat meluncurkan Kalender Event Pariwisata Kalimantan Barat di hotel Mercure Pontianak pada Kamis (10/3/2022).
“Baju yang saya gunakan ini sangat khas dan mewah. Dari beberapa pakaian yang ditawarkan oleh Kadisporapar Kalbar saya sangat terpukau dengan motif kain tenun Sidan ini,” ungkap sang menteri.
Ketua Dekranasda Kabupaten Kapuas Hulu, Angeline Fremalco mengaku turut senang mendengarkan penuturan menteri Sandi yang tampil elegan dan apa adanya itu.
Menurut Angeline, kain tenun Sidan yang dikenakan menteri Sandiaga Uno memang terlihat elegan dan memukau perhatian.
“Selain paduan warna coklat keemasan tampak selaras dengan celana panjang yang dikenakan menteri Sandi, ya memang kain tenun Sidan itu merupakan hasil karya pengerajin tenun Sidan Kapuas Hulu yang dibuat pengrajin ibu Mila,” sebut Angeline Fremalco.
“Yang digunakan pak menteri Sandi itu khas Kapuas Hulu, yang membuat khas dan menarik dari hasil tenun tersebut adalah pewarnaanya juga, yang memang digunakan dari bahan alami,” ujarnya menambahkan.
Selain itu hasil karya ibu Mila, istri Bupati Kapuas Hulu ini juga mengatakan bahwa kain tenun Sidan secara kasat mata juga bisa dikenali dari proses pelatihan yang dilakukan oleh Dekranasda Kabupaten Kapuas Hulu, bekerja sama dengan Dekranasda Provinsi Kalbar.
Ketua komisi I DPRD Provinsi Kalbar ini pun tak menampik, bahwa Kabupaten Kapuas Hulu salah satunya terkenal dengan kain tenun Sidan serta anyaman kerajinan tangan khas para pengrajin lokal, yang beraneka ragam.
“Kedepan kita tentu saja kita akan terus memfokuskan pengembangan tenun Sidan. Sedangkan upaya yang telah kita lakukan seperti pelatihan bagi para pengerajin tenun, bagaimana berkontribusi mendorong memasarkan produk, termasuk memasarkannya secara online,” pungkas Angeline Fremalco.



