triggernetmedia.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Ditjen Perhubungan Udara berencana melakukan pengembangan Bandara Pangsuma di wilayah perbatasan Indonesia – Malaysia di Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat. Pengembangan pembangunan Bandara Pangsuma dalam rangka meningkatkan aspek keselamatan dan pelayanan penerbangan, sekaligus untuk mendongkrak perekonomian di wilayah Putussibau dan sekitarnya.
“Hari ini saya meninjau bandara Pangsuma di kabupaten Kapuas Hulu ini, yang juga merupakan wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalbar,” kata Budi Karya Sumadi kepada pewarta disela kunjungan kerjanya di Bandara Pangsuma Putussibau Kapuas Hulu, Selasa (7/12/2021)
Bandara Pangsuma, sambung Menteri Budi Karya Sumadi, saat ini memiliki runway sepanjang 1800 meter x lebar 30 meter.
“Landasan pacu pesawat terbang ini dapat didarati pesawat sejenis ATR-72 dan terminal penumpang seluas 1.020 m2,” jelasnya.

Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan menyambut baik rencana Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan RI itu. Menurutnya, dengan dikembangkannya Bandara Pangsuma di Kabupaten Kapuas Hulu akan sangat menunjang perekonomian.
“Tentu saja pembangunan dan pengembangan bandara Pangsuma akan lebih memudahkan masyarakat dari luar untuk mengunjungi Kapuas Hulu,” ujarnya.
“Apalagi perhatian Pak Presiden Jokowi untuk membangun Indonesia dari pinggiran seperti pembagunan di perbatasan Kapuas Hulu sangat direspon cepat oleh seluruh kabinetnya, maka ini akan sangat berdampak manfaatnya untuk masyakarat di pinggiran,” timpal Bupati Sis.
Kehadirnya menteri Perhubungan ke Kapuas Hulu, merupakan kali kedua sejak 16 Maret 2017 lalu. Bupati Sis mengingat, saat itu pak menteri hadir pada Peresmian Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu di Nanga Badau, Kapuas Hulu oleh Presiden Joko Widodo, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerintahan Jokowi sangat merespon jeritan masyarakat yang selama ini belum tersentuh.
“Hari ini, Pak Jokowi semakin menunjukkan perhatian dan keseriusan Pemerintah Pusat untuk membangun Indonesia dari daerah terpinggir. Salah satunya adalah di Kapuas Hulu. Dengan hadirnya Menteri Perhubungan kali kedua ini adalah bukti konkrit, pemimpin yang sangat mencintai rakyatnya, yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” sebut Bupati Sis.

Bupati Sis menambahkan, keberadaan Bandara Pangsuma berdampak sangat luas untuk masyarakat perbatasan, sekaligus guna mempersingkat waktu dan meningkatkan daya tarik potensi pariwisata di kabupaten Kapuas Hulu.
“Keberadaan bandara menjadi transportasi penting untuk pembangunan Kabupaten Kapuas Hulu, sehingga melalui pak menteri perhubungan yang hadir hari ini, kami meminta perhatian pak menteri agar percepatan pengembangan Bandara Pangsuma mendapat perhatian penuh dari pemerintah pusat, karena ini adalah salah satu faktor untuk menjawab kebutuhan dan pengembangan ekonomi kami di Kapuas Hulu,” tandas Bupati Sis.
Turut hadir dalam agenda tersebut yakni Menhub, Dirjen Perhubungan Udara Novie Riyanto dan Wakil Bupati Kapuas Hulu, Wahyudi Hidayat.



