banner 468x60 banner 468x60

Menentang Sanksi PBB, Korea Utara Klaim Berhak Uji Coba Rudal

Trigger Netmedia - 29 September 2021
Menentang Sanksi PBB, Korea Utara Klaim Berhak Uji Coba Rudal
DW - ()

triggernetmedia.com – Korea Selatan laporkan Korea Utara tembakkan misil saat utusan Pyongyang untuk PBB membela hak negaranya lakukan uji senjata. Korut saat ini berada di bawah sanksi PBB yang melarang segala uji coba senjata.

Duta Besar Korea Utara untuk PBB Kim Song pada Senin (27/09) kepada Majelis Umum PBB mengatakan, “tidak ada yang bisa menyangkal” hak Pyongyang untuk menguji senjata dan menyerukan Amerika Serikat untuk mengakhiri “kebijakan bermusuhan” dan penerapan “standar ganda” terhadap negara komunis itu.

“Kami hanya membangun pertahanan nasional untuk membela diri dan menjaga keamanan dan perdamaian negara dengan andal,” kata Kim di New York.

Utusan Korea Utara juga menuntut AS “secara permanen” mengakhiri latihan militer dengan Korea Selatan, bersama dengan pendistribusian senjata ke Semenanjung Korea.

Kim mengatakan, “kemungkinan pecahnya perang baru di Semenanjung Korea dapat dikendalikan” bukan karena “belas kasihan” dari AS, tetapi karena Korea Utara telah menciptakan “pencegah yang dapat diandalkan” yang dapat mengendalikan “pasukan musuh” yang mencoba melakukan “invasi militer.”

Pyongyang telah berulang kali menyatakan, pihaknya menganggap latihan militer gabungan AS dan Korea Selatan sebagai persiapan untuk invasi.

Peluncuran rudal di tengah pemberlakuan sanksi PBB Saat Kim menyampaikan pidatonya di markas PBB di New York, militer Korea Selatan melapokan negara tetangganya Korea Utara telah meluncurkan “proyektil tak dikenal” di lepas pantai timurnya ke Laut Jepang pada Selasa (28/09) pagi.

Korea Utara saat ini berada di bawah sanksi internasional yang membatasi program senjata nuklir dan rudal balistiknya.

Pada September lalu, Korea Utara menembakkan dua rudal balistik ke laut, yang merupakan uji coba rudal balistik pertamanya sejak Maret 2021, tanpa menghiraukan sanksi PBB.

Penembakkan itu terjadi hanya beberapa hari setelah Korea Utara menguji rudal jelajah yang mampu mencapai target hampir di mana saja di wilayah kedaulatan Korea Selatan atau Jepang.

Presiden Korea Selatan Moon Jae In menyebut tes sebagai “provokasi.”

Tanggapan negara tetangga Saat ini tidak jelas jenis proyektil apa yang diluncurkan pada Selasa (28/09) pagi.

Namun, pejabat pertahanan Jepang mengatakan kepada beberapa kantor berita bahwa proyektil itu “tampaknya seperti rudal balistik.”

Dewan Keamanan Nasional Korea Selatan menyatakan kekecewaannnya atas uji coba rudal baru dari Korea Utara.

Kantor berita Yonhap melaporkan, uji coba hari Selasa (28/09) bisa menjadi upaya Pyongyang untuk menguji apakah Seoul masih akan memberikan cap peluncuran serupa sebagai provokasi.

 

Sumber : Suara.com

Tinggalkan Komentar

Terkini

Bertemu Petinggi Uni Eropa, Menko Airlangga Bahas Kerja Sama Perubahan Iklim

Bertemu Petinggi Uni Eropa, Menko Airlangga Bahas Kerja Sama Perubahan Iklim

Headline   Internasional   lingkungan   Maritim   News   Sorotan   Sospolhukam
Jokowi Minta BUMN Kronis Ditutup, DPR Minta Erick Tohir Lakukan Pembenahan

Jokowi Minta BUMN Kronis Ditutup, DPR Minta Erick Tohir Lakukan Pembenahan

Bisnis   Ekonomi   Headline   Nasional   News   Parlementaria   Sorotan   Sospolhukam
Wapres Ma’ruf Amin Minta Warga NU Jadi Penggerak Ekonomi Umat

Wapres Ma’ruf Amin Minta Warga NU Jadi Penggerak Ekonomi Umat

Ekonomi   Headline   Kesra   Nasional   News   Sorotan
Soal Korban Pinjol Ilegal, Mahfud MD: Lapor Polisi Dan Tak Usah Bayar Utang!

Soal Korban Pinjol Ilegal, Mahfud MD: Lapor Polisi Dan Tak Usah Bayar Utang!

Ekonomi   Fintech   Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Sempat Hilang, KPK Amankan Bupati Kuansing Lewat Bantuan Keluarga

Sempat Hilang, KPK Amankan Bupati Kuansing Lewat Bantuan Keluarga

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Demi Dapat Sinyal, Guru NTT Sampai Panggul Muridnya untuk Laksanakan ANBK

Demi Dapat Sinyal, Guru NTT Sampai Panggul Muridnya untuk Laksanakan ANBK

Headline   Nasional   News   Pendidikan   Sorotan   Technology
Menkominfo Gandeng Google dan Apple untuk Saring Pinjol Ilegal Beroperasi

Menkominfo Gandeng Google dan Apple untuk Saring Pinjol Ilegal Beroperasi

Bisnis   Fintech   Headline   IT   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Abaikan Mendagri, Kemenhub: Penerbangan Jawa-Bali Masih Bisa dengan Tes Antigen

Abaikan Mendagri, Kemenhub: Penerbangan Jawa-Bali Masih Bisa dengan Tes Antigen

Bisnis   Headline   Kesehatan   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan   Sospolhukam
Megawati: Polri Jangan Hanya Mikirin Karir Tapi Lupa Rakyat

Megawati: Polri Jangan Hanya Mikirin Karir Tapi Lupa Rakyat

Headline   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan   Sospolhukam
Media Inggris Ungkap Fakta Baru Tragedi 1965, Amnesty: Buka Kembali Kasusnya

Media Inggris Ungkap Fakta Baru Tragedi 1965, Amnesty: Buka Kembali Kasusnya

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com