banner 468x60 banner 468x60

Hadiri Festival Kumb Mela, Mantan Raja dan Ratu Nepal Positif Covid-19

Trigger Netmedia - 22 April 2021
Hadiri Festival Kumb Mela, Mantan Raja dan Ratu Nepal Positif Covid-19
Sejumlah orang menggelar ritual mandi di Sungai Gangga India - (Shutterstock)

triggernetmedia.com – Mantan raja dan ratu Nepal dinyatakan positif Covid-19 setelah mengikuti festival keagamaan Hindu di India yang dihadiri oleh jutaan pengunjung.

Menyadur Straits Times, Rabu (21/4/2021) mantan raja Gyanendra Bir Bikram Shah (73) dan ratu Komal Rajya Laxmi Devi Shah (70) dinyatakan positif Covid-19.

Mantan Raja dan Ratu Nepal tersebut dinyatakan positif Covid-19 setelah mengikuti festival di Kathmandu pada Minggu (18/4). Mereka melakukan kunjungan selama seminggu ke India untuk merayakan Kumbh Mela.

Mantan sekretaris pers raja Phani Raj Pathak mengatakan pada hari Selasa bahwa mantan raja dan ratu tersebut memang benar dinyatakan positif dan sedang isolasi.

Baca juga  Honey Potato, Resep Camilan Tepat Mengganjal Perut Keroncongan

“Mereka mengisolasi diri di (kediaman mereka) Nirmal Niwas.” ujar Phani Raj Pathak.

Festival Kumbh Mela menarik banyak sekali umat Hindu untuk melakukan ritual berenang di Sungai Gangga yang dianggap dapat mensucikan diri.

Festival tersebut telah menarik sebanyak 25 juta orang sejak Januari, ketika India berjuang untuk mengekang wabah virus Covid-19.

Pemerintah India mendapatkan tekanan dari berbagai pihak untuk menghentikan festival tersebut karena kasus Covid-19 yang masih meroket.

Pakar kesehatan India telah memperingatkan bahwa festival tersebut bisa berubah menjadi acara “super-spreader” karena para peziarah yang sebagian besar mengabaikan protokol kesehatan.

Baca juga  German Open Batal, Hafiz/Gloria Diminta Maksimal di Swiss Open

Seorang cenayang Hindu meninggal karena virus corona setelah menghadiri festival itu dan ratusan peserta dinyatakan positif Covid-19.

Shah, raja terakhir Nepal, dimahkotai pada 2001 setelah kakak laki-lakinya Birendra Bir Bikram Shah dan keluarganya tewas dalam pembantaian yang melenyapkan sebagian besar keluarga kerajaan.

Dia mengundurkan diri pada Juni 2008 setelah parlemen memilih untuk menghapuskan monarki Hindu Nepal yang berusia 240 tahun, mengubah negara itu menjadi republik sekuler.

Sumber : Suara.com
banner 468x60

Tinggalkan Komentar

Terkini

Hasil MotoGP Prancis 2021: Marquez Jatuh Dua Kali, Jack Miller Juara

Hasil MotoGP Prancis 2021: Marquez Jatuh Dua Kali, Jack Miller Juara

Headline   Internasional   Kabar Arena   News   Otomotif   Sport
Liga Italia: Napoli Gusur Milan dan Juventus Usai Gebuk Fiorentina

Liga Italia: Napoli Gusur Milan dan Juventus Usai Gebuk Fiorentina

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sport   Superliga
Jadwal Liga Prancis: PSG Was-was, Lille Bisa Juara Malam Ini

Jadwal Liga Prancis: PSG Was-was, Lille Bisa Juara Malam Ini

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sport   Superliga
Cara Menyetujui Kebijakan WhatsApp Terbaru

Cara Menyetujui Kebijakan WhatsApp Terbaru

Gadgets   Headline   IT   Lifestyle   Mobile Phones   Pelayanan Puplik
Viral 170 WN China Kembali Masuk Indonesia, Ini Kata Kemenhub

Viral 170 WN China Kembali Masuk Indonesia, Ini Kata Kemenhub

Headline   Internasional   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Soal Israel-Palestina, Rocky Gerung: Jokowi Tak Diangggap di Internasional

Soal Israel-Palestina, Rocky Gerung: Jokowi Tak Diangggap di Internasional

Headline   Internasional   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Fakta Tentang Hamas dan Konflik Israel – Palestina

Fakta Tentang Hamas dan Konflik Israel – Palestina

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Serukan Ganyang Israel, Ulama Syiah Irak Siapkan Bantuan untuk Palestina

Serukan Ganyang Israel, Ulama Syiah Irak Siapkan Bantuan untuk Palestina

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Dorr! Tiga Anggota KKB Teroris Papua Ditembak, Dua Tewas dan Satu Kabur

Dorr! Tiga Anggota KKB Teroris Papua Ditembak, Dua Tewas dan Satu Kabur

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
DPR Minta Pemerintah Aktif Protes Israel Atas Kekerasan di Palestina

DPR Minta Pemerintah Aktif Protes Israel Atas Kekerasan di Palestina

Headline   Internasional   Nasional   News   Parlementaria   Sorotan   Sospolhukam

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com

Close Ads X