KPK Limpahkan Berkas Penyuap Edhy Prabowo ke Pengadilan Tipikor

Trigger Netmedia - 4 Februari 2021
KPK Limpahkan Berkas Penyuap Edhy Prabowo ke Pengadilan Tipikor
Ilustrasi KPK  - (Suara.com)

triggernetmedia.com – Jaksa Penuntut Umum atau JPU dari Komisi Pemberantasan Korupsi telah melimpahkan surat dakwaan Suharjito, pemilik PT Dua Putera Perkasa Pratama ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, Kamis (4/2/2021).

“Hari ini, JPU KPK melimpahkan berkas perkara Terdakwa Suharjito selaku pemilik PT DPPP,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dikonfirmasi, Kamis (4/2/2021).

Ali menyebut untuk penahanan penyuap eks Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dalam kasus suap izin ekspor benih lobster itu kini menjadi kewenangan pengadilan.

“Saat ini JPU masih menunggu penetapan penunjukan Majelis Hakim dan juga penetapan jadwal persidangan dengan agenda awal pembacaan surat dakwaan,” ujarnya.

Suharjito pun didakwa, pertama dengan Pasal 5 ayat (1) huruf a UU Tipikor Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP atau kedua, Pasal 13 UU Tipikor Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Dalam kasus ini, KPK menemukan adanya dugaan bahwa Edhy memakai uang izin ekspor benih lobster untuk kebutuhan pribadinya. Salah satu yang diungkap KPK, untuk membeli beberapa unit mobil. Kemudian, adanya penyewaan apartemen untuk sejumlah pihak.

Adapula uang suap itu juga digunakan Edhy untuk pembelian minuman beralkohol jenis Wine. Kemudian, memakai uang suap untuk membeli sejumlah bidang tanah.

 

KPK pun kini tengah membuka peluang Edhy Prabowo akan dijerat dengan pasal tindak pidana pencucian uang atau TPPU. Edhy dalam perkara ini diduga menerima suap mencapai Rp3,4 miliar dan 100 ribu dolar Amerika Serikat. Uang itu sebagian diduga digunakan Edhy bersama istrinya untuk berbelanja tas hermes, sepeda, hingga jam rolex di Amerika Serikat.

Edhy bersama istrinya Iis Rosita Dewi ditangkap tim satgas KPK di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang pada Rabu (25/11/2020) dini hari. Operasi tangkap tangan itu dilakukan KPK seusai Edhy dan istrinya melakukan kunjungan dari Honolulu, Hawai, Amerika Serikat.

 

Dalam OTT itu, KPK sempat mengamankan sebanyak 17 orang. Namun, dalam gelar perkara yang dilakukan penyidik antirasuah dan pimpinan hanya tujuh orang yang ditetapkan tersangka termasuk Edhy.

 

Sementara istrinya, Iis Rosita Dewi lolos dari jeratan KPK. Iis kembali dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan intensif di KPK.

Edhy menjadi tersangka bersama enam orang lainnya. Mereka adalah Safri selaku stafsus Menteri KKP; Pengurus PT ACK, Siswadi; staf istri Edhy, Ainul Faqih; dan pemberi suap Direktur PT DPP, Suharjito. Kemudian, dua staf pribadi Menteri KKP Andreau Pribadi Misata dan Amiril Mukminin.

Sumber : Suara.com

Tinggalkan Komentar

Terkini

Serukan Vaksinasi ke Masyarakat, Jokowi: Jangan Ada yang Menolak!

Serukan Vaksinasi ke Masyarakat, Jokowi: Jangan Ada yang Menolak!

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Kasus Harian Covid-19 Indonesia Tembus Rekor Baru, 15.305 Orang Sehari, 303 Jiwa Meninggal

Kasus Harian Covid-19 Indonesia Tembus Rekor Baru, 15.305 Orang Sehari, 303 Jiwa Meninggal

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Warga Australia Lebih Percaya Jacinda daripada Jokowi Atasi Masalah Global

Warga Australia Lebih Percaya Jacinda daripada Jokowi Atasi Masalah Global

Headline   Internasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan   Sospolhukam
Portugal vs Prancis di Grup F Euro 2020: Prediksi, Jadwal, dan Live Streaming

Portugal vs Prancis di Grup F Euro 2020: Prediksi, Jadwal, dan Live Streaming

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sport
Prediksi Jerman vs Hungaria Grup F Euro 2020: Jerman Bisa Menang Asalkan Sabar

Prediksi Jerman vs Hungaria Grup F Euro 2020: Jerman Bisa Menang Asalkan Sabar

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sport
Pelatih Spanyol Dihujani Kritik, Busquets: Salah Jika Orang Meragukan Luis Enrique

Pelatih Spanyol Dihujani Kritik, Busquets: Salah Jika Orang Meragukan Luis Enrique

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sport   Uncategorized
Jadi Aktor Kelolosan Kroasia ke 16 Besar Euro 2020, Luka Modric Belum Habis

Jadi Aktor Kelolosan Kroasia ke 16 Besar Euro 2020, Luka Modric Belum Habis

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sport
Banyak Usulan Soal Lockdown, Ini Kata Anak Buah Menko Airlangga

Banyak Usulan Soal Lockdown, Ini Kata Anak Buah Menko Airlangga

Ekonomi   Headline   Nasional   News   Sospolhukam
Jokowi: PPKM Mikro dan Lockdown Punya Esensi yang Sama, Tak Perlu Dipertetangkan

Jokowi: PPKM Mikro dan Lockdown Punya Esensi yang Sama, Tak Perlu Dipertetangkan

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Zona Merah-Oranye Dilarang Salat Idul Adha, MUI Minta Masjid Koordinasi ke Satgas Covid

Zona Merah-Oranye Dilarang Salat Idul Adha, MUI Minta Masjid Koordinasi ke Satgas Covid

Headline   Kesehatan   Kesra   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com