triggernetmedia.com – Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap lingkungan khususnya bencana banjir dan tanah longsor.
“Karena berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat disebutkan untuk sebagian besar wilayah Kalbar masih akan terjadi musim hujan dengan intensitas tinggi termasuk Kabupaten Landak,” ujarnya Kamis (16/7/2020) di Ngabang.
“Berdasarkan laporan prakiraan cuaca di Kabupaten Landak untuk bulan Juli tahun 2020 masih terjadi hujan di berbagai wilayah Landak bahkan di seluruh kecamatan dilaporkan kondisi cuacanya masih berawan yang bisa saja terjadi perubahan menjadi turun hujan. Maka dari itu saya mengimbau seluruh masyarakat untuk waspada terhadap banjir maupun tanah longsor akibat tingginya curah hujan ini,” katanya menambahkan.
Selain itu, Karolin berpesan kepada masyarakat untuk selalu menjaga lingkungan sekitar terutama menjaga kelestarian hutan dengan melakukan penanaman pohon.
“Melihat situasi banjir di Kabupaten Landak beberapa waktu terakhir maka kita perlu memikirkan daerah serapan dan penahan air di bagian hulu. Oleh karena itu saya mengajak kita semua untuk melakukan penanaman pohon di tempatnya masing-masing untuk ambil bagian dalam menjaga hutan,” katanya berpesan.
Karolin menegaskan, dirinya bahkan telah mengajak seluruh Kepala Desa di Kabupaten Landak untuk menggelar penanaman pohon dan dilakukan secara rutin.
“Kita ingin seluruh Kepala Desa mengajak warganya secara rutin setiap tahun menanam pohon, namun supaya hal ini berkelanjutan akan lebih bagus jika kita memulainya terlebih dahulu untuk memberikan contoh bagi warga, misalnya menanam pohon buah-buahan lokal. Selain dapat memberikan dampak pada lingkungan hal ini juga dapat berguna dalam melestarikan tanaman buah lokal atau endemik kita,” ucapnya.
Dek I Ariz



