Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Headline

Warga di Ketapang Keluhkan Mahalnya Biaya Rapid Test di RS Fatima

ariz by ariz
13 Juli 2020
in Headline, Kesehatan, Ketapang, Kilas Kalbar
0
Warga di Ketapang Keluhkan Mahalnya Biaya Rapid Test di RS Fatima

Kepala Bandara Rahadi Oesman Ketapang Amran Hamid.

0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan Surat Edaran terkait batas biaya maksimal rapid test mandiri senilai Rp150.000 pada 6 Juli 2020 lalu.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor HK.02.02/I/2875/2020 tentang Batasan Tarif Tertinggi Pemeriksaan Rapid Tes Antibodi yang ditandatangani oleh Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Bambang Wibowo pada Senin (6/7/2020).

Salah satu fasilitas yang menyediakan rapid test di Kabupaten Ketapang adalah Rumah Sakit Fatima. Melalui admin rumah sakit Fatima yang menerima WhatsApp dari calon warga yang ingin melakukan pemeriksaan, RS Fatima tidak menerima pelayanan khusus rapid test secara mandiri, namun hanya menyediakan fasilitas medical checkup yang didalamnya ada bonus free rapid test.

Dalam informasi yang dikirim melalui pesan WhatsApp dari nomor pelayanan medical check up rapid test Rumah Sakit Fatima (0812-5614-6550), Senin (13/7/2020), ada dua paket yang rumah sakit swasta tersebut sediakan. Paket yang pertama adalah paket A. Biayanya Rp440.000, di dalamnya warga akan mendapatkan jasa Hematologi rutin, hitung jenis, NLR, ACL, konsultasi dokter umum dan bonus free rapid tes.

Sementara paket B seharga Rp630.000. Dengan merogoh kocek demikian, warga akan mendapatkan pelayanan hematologi rutin, hitung jenis, NLR, ACL, rontgen thorax PA dewasa, konsultasi dokter umum dan bonus free rapid tes.

Agus (36), merasa keberatan dengan biaya yang harus ia keluarkan untuk keperluan rapid test. Meski dinilai mahal, namun ia harus mendapatkan hasil pemeriksaan rapid test karena harus keluar daerah menggunakan pesawat terbang.

“Harga segitu ya mahal lah, apa lagi sekarang ekonomi tengah merosot akibat pandemi Covid-19, padahal sekarang pemerintah pusat sudah mengeluarkan kebijakan batas atas biaya rapid,” katanya saat ditemui di Bandara Rahadi Oesman Ketapang, Senin (13/7/2020).

Sementara itu, Kepala Bandara Rahadi Oesman Ketapang Amran Hamid mengatakan, meski warga mengeluhkan mahalnya biaya rapid test, namun jumlah penumpang dalam beberapa pekan terakhir ini cukup ramai.

“Hari ini saja, Wings Air berangkat 70 orang, artinya full seat,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya.

Ia menambahkan, di daerah lain seperti di Sintang, pemerintah daerah di Sintang tidak mewajibkan rapid test bagi warga yang melakukan perjalanan (menggunakan pesawat terbang) di dalam daerah seperti perjalanan Sintang – Pontianak.

“Tapi di sini belum ada tanggapan dari pemerintah khususnya bupati, jadi kami di bandara tetap mengikuti prosedur yang ada,” ujarnya.

Terpisah, Direktur Rumah Sakit Fatima, Margaretha Indah mengakui, pihaknya saat ini tidak ada menyediakan paket rapid test mandiri, pihaknya hanya menyediakan paket medical check up (free rapid test).

Terkait harga yang cukup mahal untuk kebutuhan medical check up (free rapid test) di RS Fatima, Margaretha Indah mengaku, produk yang digunakan saat ini adalah produk impor.

“Karena produk impor, belum lagi izin impor. Kemudian punya kami juga sertifikat FDA (seperti BPOM nya internasional),” jelasnya, Senin (13/7/2020) sore.

Ia juga mengatakan, awalnya produk tersebut tidak untuk dijual ke masyarakat umum. Produk tersebut hanya kebutuhan internal medis yang berhadapan secara langsung dengan pasien. Namun dengan tingginya permintaan, pihaknya memutuskan untuk menjualnya kepada masyarakat umum.

“Awalnya kami nggak mau jual, cuma untuk tenaga kesehatan sendiri makanya kami beli yang bagus walaupun mahal, untuk menjamin spesifitas dan sensitivitas yang tinggi, karena petugas kesehatan kami harus melayani pasien. Jadi kami pakai yang harganya agak mahal. Tetapi karena ada permintaan dari pasien untuk kepentingan perjalanan pesawat, kapal dan lain-lainnya akhirnya kami jual keluar juga,” jelasnya lagi.

Saat ini pihaknya sedang memesan alat rapid test sesuai surat edaran Kementrian Kesehatan. Jika alatnya, tiba RS Fatima akan menjual jasa rapid test dengan harga Rp150.000.

“Sesuai informasi dari bagian marketing produk rapid test, yang sesuai anjuran Pemerintah untuk menggunakan produksi dalam negeri. Baru ready akhir Agustus ini,” tukas Margaretha.

Jhon I Ariz

About Author

ariz

See author's posts

Tags: covid-19rapid testRS Fatimawarga keluhkan mahalnya biaya rapid test
Previous Post

Pontianak Nihil Kasus Baru Covid-19

Next Post

Pemkab Ketapang Sampaikan Pertanggung jawaban APBD 2019 Kepada Legislatif

ariz

ariz

Next Post
Pemkab Ketapang Sampaikan Pertanggung jawaban APBD 2019 Kepada Legislatif

Pemkab Ketapang Sampaikan Pertanggung jawaban APBD 2019 Kepada Legislatif

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
Bahasan Jalan Sehat Bersama Warga di Pontianak Utara

Bahasan Jalan Sehat Bersama Warga di Pontianak Utara

15 Agustus 2026
Lomba Sampan Bidar Kampung Yuka Didorong Jadi Agenda Tahunan dan Destinasi Wisata Sungai

Lomba Sampan Bidar Kampung Yuka Didorong Jadi Agenda Tahunan dan Destinasi Wisata Sungai

15 Agustus 2026
Jibril Cisse dan Farras Dila Terpilih Jadi Bujang Dare Pontianak 2026

Jibril Cisse dan Farras Dila Terpilih Jadi Bujang Dare Pontianak 2026

15 Agustus 2026
Pontianak Carnaval Khatulistiwa Jadi Ruang Kreativitas dan Dorong Ekonomi Lokal

Pontianak Carnaval Khatulistiwa Jadi Ruang Kreativitas dan Dorong Ekonomi Lokal

15 Agustus 2026

Recent News

Bahasan Jalan Sehat Bersama Warga di Pontianak Utara

Bahasan Jalan Sehat Bersama Warga di Pontianak Utara

15 Agustus 2026
Lomba Sampan Bidar Kampung Yuka Didorong Jadi Agenda Tahunan dan Destinasi Wisata Sungai

Lomba Sampan Bidar Kampung Yuka Didorong Jadi Agenda Tahunan dan Destinasi Wisata Sungai

15 Agustus 2026
Jibril Cisse dan Farras Dila Terpilih Jadi Bujang Dare Pontianak 2026

Jibril Cisse dan Farras Dila Terpilih Jadi Bujang Dare Pontianak 2026

15 Agustus 2026
Pontianak Carnaval Khatulistiwa Jadi Ruang Kreativitas dan Dorong Ekonomi Lokal

Pontianak Carnaval Khatulistiwa Jadi Ruang Kreativitas dan Dorong Ekonomi Lokal

15 Agustus 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development