banner 468x60 banner 468x60

833 Warga Binaan Dapat Asimilasi, 44 Terima Integritas di Kalbar

Trigger Netmedia - 16 April 2020
833 Warga Binaan Dapat Asimilasi, 44 Terima Integritas di Kalbar
kalbar.kemenkumham.go.id - ()

triggernetmedia.com – Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kemenkumham Kalbar Suprobowati mengatakan narapidana yang mendapatkan asimilasi adalah mereka yang tidak termasuk PP nomor 99 Thun 2012 dan sudah menjalani setengah masa pidana dan sudah melakukan assement atau penilaian yang ada di Lapas Rutan.

“Dari 1 April sampai 15 April 2020 sudah ada 833 warga binaan yang ditahan di sejumlah lapas di Kalbar mendapatkan program asimilasi dan ditambah ada 44 penerima integritas integrasi dari Kemenkumham,” kata Suprobowati di Pontianak, Kamis (16/4/2020).

Dalam rangka pencegahan Covid-19. Dan kondisi didalam lapas sudah over crowded serta harus menerapkan psychal distancing yang memang tidak mungkin bisa dilakukan di dalam . Maka dari itu minimal dilakukan pengurangan dan munculah permenkumham nomor 10.

“Jadi asimilasinya narapida kembali kerumah bertemu dan bergabung bersama keluarga agar lebih tenang dan nyaman. Jadi bisa dikayakan asimilasi Rumah ,” jelasnya.

Apabila setelah asimilasi selesai, lanjutnya, para narapidana tersebut berhasil menjalaninya. Maka akan meningkat pada program berikutnya, yakni integrasi. Namun jika terdapat pelanggaran asimilasi. Maka otomatis asimilasi itu akan langsung di cabut.

Baca juga  Pemkab Kubu Raya Salurkan 5 Ribu Masker untuk Kader Kesehatan di Desa

“Masuk lagi dalam sel tahanan dan harus menyelesaikan sisa hukuman yang lama dan ditambah dengan hukuman baru yang dilakukannya,” jelas dia.

Menurut Suprobowati, waktu seorang napi menjalani asimilasi tergantung masa tahanan yang sudah dihitung didalam SK.

“Tapi jika melanggar akan dimasukan ke sel lagi untuk di proses untuk kasus barunya,” sebut dia.

Suprobowati mengaku, sampai saat ini sudah ada dua orang Narapidana yang mendapatkan asimilasi yang kembali berulah lagi terlibat dalam kasus pencurian.

“Pertama narapidana yang melakukan pencurian berinisial GR (23) bersama dua teman lainnya. Sebelumnya penangkapan tersangka pencurian ini dilakukan oleh Unit 2 Resmob bersama dengan Polsek Sungai Raya pada 13 April 2020.

Otomatis GR akan menjadi tahanan di Polsek Kubu Raya untuk mempertanggung jawabkan atas pencurian yang kedua kalinya. Setelah di proses di Polsek akan masuk lagi ke Lapas Rutan melanjutkan hukuman lama. Jadi hukumannya double. Karena ulahnya maka akan langsung di cabut SK asimilasi dan status menjadi tahanan baru,” tegasnya.

Baca juga  Tambah Lagi, WNI Perempuan 26 Tahun Positif Corona di Singapura

Kedua, lanjut dia, yakni seorang berinisial R di Singkawang dengan kasus pencurian. Kedua orang ini sama-sama keluar mendapatkan asimilasi dari Lapas Singkawang.

“Seperti si GR awalnya di Mempawah pindah ke Singkawang setelah menerima asimilasi rumah kembali melakukan pencurian di Sungai Raya,” ucapnya.

Bagi penerima asimilasi mereka akan diawasi oleh BP Bapas yang akan memberikan bimbingan serta dipantau oleh Kejaksaan. Mereka tidak boleh berkeliaran kemana-mana pengawasan juga akan dilakukan bersama.

“Asimilasi rumah ini sesuai pasal 23 dari Permenkemhum nomor 10 tahun 2010 kalau masa kedaruratan negara selesai jadi kembali ke aturan lama ini hanya untuk mengantasi penyebaran covid-19 di Rutan,” tandas Suprobowati.

Dhesta

banner 468x60

Tinggalkan Komentar

Terkini

Roma vs Man United: Tanpa De Gea, Setan Merah Mungkin Tak Lolos ke Final

Roma vs Man United: Tanpa De Gea, Setan Merah Mungkin Tak Lolos ke Final

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sport   Superliga
Hasil Liga Europa: Villarreal Kubur Mimpi Arsenal ke Babak Final

Hasil Liga Europa: Villarreal Kubur Mimpi Arsenal ke Babak Final

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sport   Superliga
Singgung 5 Daerah Dalam Zona Orange, Sutarmidji Tekankan Pentingnya Disiplin Prokes, Termasuk di Tempat Ibadah

Singgung 5 Daerah Dalam Zona Orange, Sutarmidji Tekankan Pentingnya Disiplin Prokes, Termasuk di Tempat Ibadah

Headline   Kesehatan   Kesra   Kilas Kalbar   News   Pelayanan Puplik   Pontianak   Sorotan   Sospolhukam
Beralih ke Akun WhatsApp Bisnis: Cara Mudahnya dan Fitur yang Didapat

Beralih ke Akun WhatsApp Bisnis: Cara Mudahnya dan Fitur yang Didapat

Bisnis   Headline   IT   Kekinian   Serba-serbi
Wow, Atta Halilintar Dampingi Bamsoet Serahkan Motor Listrik ke Korlantas

Wow, Atta Halilintar Dampingi Bamsoet Serahkan Motor Listrik ke Korlantas

Bisnis   Headline   Nasional   News   Otomotif   Serba-serbi   Technology
Sepekan Jelang Lebaran, Kementan Klaim Harga Pangan Pokok Nasional Stabil

Sepekan Jelang Lebaran, Kementan Klaim Harga Pangan Pokok Nasional Stabil

Ekonomi   Headline   Maritim   Nasional   News   Sorotan
Menaker: Indonesia dan Malaysia Matangkan Kerja Sama Penempatan Pekerja

Menaker: Indonesia dan Malaysia Matangkan Kerja Sama Penempatan Pekerja

Ekonomi   Headline   Internasional   Kesra   Nasional   News   Sorotan
Satgas Covid-19: Warga Boleh Masuk Tanpa SIKM di 8 Kawasan Aglomerasi Ini

Satgas Covid-19: Warga Boleh Masuk Tanpa SIKM di 8 Kawasan Aglomerasi Ini

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Marti Rantan: BUMD dan TP3D Harus Bekerja Profesional dan Proporsional

Marti Rantan: BUMD dan TP3D Harus Bekerja Profesional dan Proporsional

Headline   Ketapang   Kilas Kalbar   News   Pelayanan Puplik   Sospolhukam
Legislatif Beri 26 Rekomendasi Terhadap LKPj Bupati Ketapang TA 2020

Legislatif Beri 26 Rekomendasi Terhadap LKPj Bupati Ketapang TA 2020

Headline   Kesra   Ketapang   Kilas Kalbar   News   Parlementaria   Sorotan

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com

Close Ads X