banner 468x60 banner 468x60 banner 468x60

Pendapatan Turun Signifikan, Jukir di Ketapang Terdampak Covid-19

Trigger Netmedia - 8 April 2020
Pendapatan Turun Signifikan, Jukir di Ketapang Terdampak Covid-19
Kamel, Jukir di Pasar Baru Ketapang. - ()

triggernetmedia.com – Pandemi COVID-19 mulai berimbas terhadap penghasilan para pekerja lepas. Hal tersebut mulai dirasakan juru parkir (Jukir) di Kabupaten Ketapang.

Semula, jauh sebelum wabah Covid-19 menyebar luas, penghasilan para Jukir di Ketapang terbilang mencukupi. Sepinya pengunjung pasar atau tempat perbelanjaan memicu penyebab turunnya penghasilan mereka.

Satu diantara Jukir di Ketapang, Kamel menyatakan, sejak maraknya pencegahan penyebaran Covid-19 mengakibatkan pengunjung pasar tempatnya bekerja menjadi sepi. Kondisi ini berlangsung sudah hampir tiga pekan.

“Sepinya pengunjung pasar tempat biasa saya markir berpengaruh terhadap penghasilan. Biasanya perhari rata-rata bisa 50 ribu, kalau sekarang jauh menurun,” ungkap pria 24 tahun ini, Rabu (7/4/2020).

Jukir Komplek Pasar Baru itu menuturkan, sepinya pengunjung pasar di tengah upaya pencegahan penyebaran Covid-19, tentu saja sangat berharap kepada pemerintah untuk dapat menyalurkan bantuan, seperti vitamin, masker maupun sembako, sebagaimana dilakukan Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota lainnya di Indonesia.

“Di hari normal saja biasa hasilnya tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari dan membantu orang tua, apalagi sekarang. Kita harap, pada kondisi sekarang mendapat bantuan,” ujar Kamel.

Kepala Bidang Perhubungan Darat Dinas Perhubungan (Dishub) Ketapang, MF Yuliansyah mengaku jika pihaknya sudah memiliki program dan wacana pembagian masker ke para juru parkir, khususnya yang terdaftar di Dishub.

“Kemarin sore kiriman masker kita baru datang, jadi hari ini sudah bisa langsung dibagikan ke para juru parkir, terutama mereka yang masuk daftar Dishub,” katanya.

Yuliansyah menjelaskan, keseluruhan Jukir di bawah intansinya kurang lebih 45 orang. Mereka tersebar di berbagai pasar. Sedangkan Jukir yang berada di pusat-pusat perbelanjaaan seperti mall langsung ditangani Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

“Intinya, setiap yang berada di bawah Dishub kita akan upayakan maksimal untuk memberi bantuan, seperti pemberian masker dan sarung tangan. Bahkan petugas Dihub juga akan melakukan penyemprotan disinfektan di areal parkir mereka,” jelas.

Mengenai bantuan berupa sembako ke Jukir, dia menyebut sudah melakukan koordinasi pada instansi terkait, sebab hal itu sudah jadi wacana. Hanya saja soal pos bantuan belum diketahui secara pasti lantaran bukan ranah dinasnya.

“Yang jelas, pemerintah saya pastikan terus berupaya menanggulangi persoalan ini dengan maksimal. Tapi perlu dipahami juga, semua itu bertahap,” ujar Yuliansyah.

Jhon I Ariz

Tinggalkan Komentar

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com