triggernetmedia.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pontianak, Satarudin, mengatakan penetapan status kejadian luar biasa (KLB) Covid-19 di kota ini seharusnya tidak hanya terfokus terhadap Dinas Kesehatan saja. Ia pun meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Pontianak untuk ikut bergerak.
“Kepala dinas harusnya bekerja memperhatikan tupoksi, jangan sampai berlebihan,” ujar Satarudin di Pontianak.
Kekinian, Satarudin menilai ada kepala dinas yang bekerja melebihi tugas dan fungsinya. Satu diantaranya adalah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Pontianak yang memiliki tugas pembantuan di bidang komunikasi dan informatika, bidang statistik dan bidang persandian.
Sehingga, kata dia, seharusnya Diskominfo memaksimalkan tupoksinya.
“Ini kepala dinas Kominfo saya lihat sudah seperti sekda, selalu ada di samping Wali Kota,” ujarnya.
Satarudin juga menilai sejauh ini masyarakat masih banyak menerima pesan yang belum dipastikan kebenarannya.
Dalam hal ini, katanya, seharusnya Diskominfo Kota Pontianak harusnya mengambil peran sentral dalam mengedukasi masyarakat.
“Harusnya Diskominfo Kota Pontianak bisa memantau kebenaran informasi yang beredar, sehingga masyarakat tidak menerima informasi hoaks,” sebut Satarudin.
Dengan memperhatikan tupoksi, lanjutnya, maka kinerja kepala dinas bisa terukur dengan jelas. Sehingga segala target dari sebuah dinas bisa tercapai dan maksimal.
“Evaluasi pun akan mudah dilakukan jika kepala dinas bekerja sesuai tupoksi,” tandasnya.
Dhesta




