triggernetmedia.com – Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa menyatakan, salah satu prioritas provinsi pada tahun 2020 adalah desa mandiri, pembentukan desa mandiri ini ada beberapa sayaratnya yang harus kita siapkan terlebih dahulu.
“Komponen-komponen dalam bidang pendidikan menjadi soal yang sangat penting juga dalam mewujudkan desa mandiri, untuk itu Disdikbud juga harus menyesuaikan program-program tersebut dengan program Kementerian Pendidikan,” ungkap Karolin Margret Natasa dalam rapat internal bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DISDIKBUD) Kabupaten Landak, pada Rabu (5/2) di aula Disdikbud Kabupaten Landak.
Terkait dengan bidang Sekolah Dasar (SD) dan Bidang Sekolah Menengah Pertama (SMP), dikatakan Karolin, bahwa dua bidang ini yang menjadi inti dari dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Dua bidang ini, jelasnya, merupakan hal utama yang harus urus dengan serius.
“Jika salah satu dari bidang ini kekurangan staf, staf bidang lain boleh di tempatkan ke bidang tersebut, karena dua bidang ini jantung dan inti dari dinas pendidikan dan kebudayaan, dan peningkatan SDM kita juga dimulai dari pendidikan SD dan SMP yang masih dibawah naungan kita,” ujarnya.
Menurut Karolin, persoalan selama ini dari bidang pendidikan yakni sarana prasarana, Sumber Daya Manusianya hingga pada outputnya. Hasil dari semua itu dilihat dari angka kelulusan atau pun dari Ujian Nasional yang di selenggarakan.
“Hal ini memang masih menjadi persoalan pada sekolah-sekolah yang ada, karena masih banyak sekolah yang kekurangan guru, maka dari itu kita melakukan regruping pada sekolah dasar (SD), Regrouping yang dilakukan pada saat ini pada sekolah-sekolah yang sangat berdekatkan guna melakukan efektivitas di dunia pendidikan,” katanya.
Bupati Karolin menyebut, ada 152 Sekolah Dasar yang kondisi siswanya kurang dari 60 Orang. Menurutnya, hal itu juga yang membuat sekolah-sekolah yang harus di regrouping.
Lebih lanjut, Karolin meminta Disdikbud Landak melakukan pemetaan ulang kembali secara detail. Misalnya, sekolah mana saja yang dipioritaskan terlebih dahulu.
“Temukan persoalan-persoalan apa saja yang membuat kondisi sekolah tersebut kekurangan murid. Kalau memang masih bisa kita lakukan sesuatu untuk meningkatkan jumlah murid agar murid bisa bertambah, dan ini Saya minta kinerja yang serius, cepat dan tepat dari Disdikbud,” tegas Karolin.
Rapat internal Disdikbud turut dihadiri staf ahli Bupati Landak Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Kepala Dinas Disdikbud, Sekretaris Disdikbud, seluruh kepala Bidang dan kepala seksi yang ada di Disdikbud.
Ariz



