banner 468x60 banner 468x60 banner 468x60

Pacu Literasi, Kubu Raya Canangkan Gerakan Membacakan

Trigger Netmedia - 31 Januari 2020
Pacu Literasi, Kubu Raya Canangkan Gerakan Membacakan
 - ()
triggernetmedia.com – Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mencanangkan Gerakan Membaca-kan. Gerakan Membaca-kan adalah gerakan inovasi literasi yang bertujuan membangun karakter dan kemampuan literasi pada peserta didik.
“Selain menumbuhkan minat baca, gerakan membacakan bertujuan membangun rasa percaya diri, mengembangkan dasar relasi hubungan sosial, dan meningkatkan kemampuan berkomunikasi pada anak,” ungkapnya, Jum’at (31/1).
Muda menyebut, pencanangan Gerakan Membaca-kan Kamis (30/1) itu dihadiri 586 orang peserta. Mereka terdiri dari 61 pengawas atau penilik, 377 kepala sekolah dasar negeri dan swasta, dan 148 kepala sekolah menengah pertama negeri dan swasta, yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Kubu Raya.
Pencanangan, kata Muda, ditandai penyerahan secara simbolis Peraturan Bupati Kubu Raya Nomor 3 Tahun 2020 tentang Gerakan Membacakan kepada perwakilan kepala sekolah. Selain itu diserahkan modul kepada perwakilan siswa SD dan SMP.
“Kalau gerakan membaca itu sudah jelas dari dulu. Dan ternyata budaya baca di negeri ini masih sangat rendah. Sekadar membaca sendiri pintarnya juga pintar sendiri,” katanya.
“Mungkin banyak anak yang pintar tapi kemampuan komunikasinya sangat lemah. Nilainya baik tapi belum tentu sukses ke depan. Padahal kepemimpinan dalam level apapun perlu kemampuan komunikasi,” katanya lagi.
Gerakan Membaca-kan, sambung Muda, bukanlah gerakan instan. Alih-alih sekadar gagah-gagahan. Gerakan Membacakan, menurutnya, adalah bagian dari panggilan rasa tanggung jawab kepada generasi.
Menurutnya, Gerakan tersebut terinspirasi dari beberapa sekolah alam di sejumlah negara maju. Di mana kemampuan berkomunikasi anak-anak di negara itu bisa optimal.
“Dalam aktivitas membacakan ada kontak antara pembaca dan pendengar. Nah, tentu itu membutuhkan adanya suatu kemampuan untuk anak bisa membuka relasi dan keberanian untuk percaya diri membacakan kepada siapapun di lingkungannya,” ujar Muda.
Muda menyebut Gerakan Membacakan juga menjadi upaya untuk anak bisa menghargai buku sebagai sumber ilmu. Sekaligus sebagai opsi baru berkegiatan yang dapat mengalihkan anak dari ketergantungan kepada gadget atau gawai.
Bahkan menurutnya keberadaan gawai harus dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan Gerakan membacakan.
“Jangan sampai anak-anak hanya berkelindan dengan gawai. Bahkan itu harus digunakan untuk mendukung Gerakan Membacakan. Anak-anak bisa saling aktualisasi dengan direkam melalui gawai. Nanti dokumentasi itu disampaikan kepada guru,” jelasnya.
Masih menurut Muda, Gerakan Membacakan sejalan dengan pokok-pokok kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim yakni Merdeka Belajar. Yang salah satunya mengubah ujian nasional tahun 2021 menjadi assesmen kompetensi minimal dan survey karakter yaitu literasi, numerasi, dan karakter. Ia menyebut Gerakan Membacakan menjawab apa yang diprogramkan Menteri Nadiem.
“Ini membangun korelasi antara sekolah, murid, dan orang tua. Ada empat desa yang dilakukan lebih dulu Gerakan ini, yaitu Tebang Kacang, Tanjung Saleh, Punggur, dan Sungai Kupah,” jelas Muda.
“Dan kelihatan pergeseran karakter anak yang itu nanti juga disurvei oleh guru yakni survei karakter. Juga menilai bagaimana merdeka belajar, di mana salah satunya membangun inisiatif anak, kemampuan berpendapat, dan memunculkan ide anak,” pungkas Muda.
Rio I Ariz

Tinggalkan Komentar

Terkini

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa: Pentingnya Laksanakan 10 Program PKK

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa: Pentingnya Laksanakan 10 Program PKK

Headline   Kesra   Kilas Kalbar   Landak   News
Ajak Masyarakat Berempati Pada Anak yang Terdampak Pandemi

Ajak Masyarakat Berempati Pada Anak yang Terdampak Pandemi

Education   Headline   Kesehatan   Kilas Kalbar   News   Pelayanan Puplik   Pontianak   Sorotan
PPKM Level IV DIperpanjang Hingga 2 Agustus 2021, Walkot Pontianak: Boleh Makan Minum di Tempat Dengan Syarat!

PPKM Level IV DIperpanjang Hingga 2 Agustus 2021, Walkot Pontianak: Boleh Makan Minum di Tempat Dengan Syarat!

Bisnis   Headline   Kesehatan   Kilas Kalbar   News   Pontianak   Sorotan   Sospolhukam
Menpora Berharap Eko Yuli Ikut Serta dalam Bina Lifter Junior

Menpora Berharap Eko Yuli Ikut Serta dalam Bina Lifter Junior

Headline   Internasional   Kabar Arena   Nasional   News   Sorotan   Sport
Korea Selatan Dominasi Emas Panahan Olimpiade Tokyo

Korea Selatan Dominasi Emas Panahan Olimpiade Tokyo

Headline   Internasional   Kabar Arena   News   Sport
Tak Melulu Gronya, Ini 5 Pebulu Tangkis Cantik di Olimpiade Tokyo 2020

Tak Melulu Gronya, Ini 5 Pebulu Tangkis Cantik di Olimpiade Tokyo 2020

Headline   Infotainment   Internasional   Kabar Arena   Sorotan   Sport   Trend
Diledek Mata Duitan Gegara Diet Demi Rp 500 Juta, Ivan Gunawan Punya Alasan Mulia

Diledek Mata Duitan Gegara Diet Demi Rp 500 Juta, Ivan Gunawan Punya Alasan Mulia

Gosip   Headline   Infotainment   Lifestyle   Selebritis   Serba-serbi   Trend
Selebgram Aceh yang Disebut Mirip Barbie, 7 Fakta Herlin Kenza

Selebgram Aceh yang Disebut Mirip Barbie, 7 Fakta Herlin Kenza

Gosip   Headline   Infotainment   Lifestyle   Selebritis   Serba-serbi   Trend
PPKM Jawa-Bali Resmi Diperpanjang, Ini Pembagian Wilayah untuk Level 3 dan 4

PPKM Jawa-Bali Resmi Diperpanjang, Ini Pembagian Wilayah untuk Level 3 dan 4

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Waspadai Varian Covid-19 Lain yang Lebih Ganas

Waspadai Varian Covid-19 Lain yang Lebih Ganas

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan   Sospolhukam

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com