banner 468x60

Korban Bertambah, Virus Corona Lebih Sulit Ditangani daripada SARS

Trigger Netmedia - 31 Januari 2020
Korban Bertambah, Virus Corona Lebih Sulit Ditangani daripada SARS
Ilustrasi wabah virus corona (coronavirus). (Shutterstock) - ()

triggernetmedia.com – Terkini, virus corona Wuhan telah merenggut nyawa lebih dari 80 orang. Bahkan, orang yang positif terinfeksi virus corona pun mencapai lebih dari 2.000 orang secara global.

Virus corona yang memengaruhi sistem pernapasan ini pun sudah menyebar ke sejumlah negara lain di luar China, seperti Thailand, Amerika Serikat, Singapura dan lainnya.

Pejabat kesehatan di Inggris pun memeringatkan kalau kasus virus corona ini kemungkinan besar juga ditemukan di Inggris. Sejauh ini, mereka telah menguji 50 orang.

Departemen Kesehatan mengatakan risiko virus corona di Inggris masih terhitung rendah. Tetapi, mereka tetap memantau perkembangan dan penyebaran virus mematikan ini.

Di China sendiri, dilansir oleh mirror.co.uk, setidaknya sudah 10 kota dengan 33 juta orang telah diisolasi dalam upaya menghentikan penyebaran virus corona, terutama Wuhan yang merupakan tempat munculnya virus corona.

Pemerintah Inggris juga memutuskan untuk menutup akses transportasi yang masuk dan keluar dari China sementara waktu. Mereka pun meminta warganya yang masih di wilayah terdampak agar segera kembali dengan melalui tes kesehatan.

David Marland, seorang guru asal Inggris yang tinggal di pusat wabah virus corona Wuhan pun sempat melalui tes kesehatan ketika kembali ke negaranya.

Ia tinggal lima menit dari pasar hewan dan makanan laut di Wuhan meyakini bahwa virus corona ini mirip seperti SARS yang bisa ditularkan antar manusia.

Para ahli dari Organisasi Kesehatan Dunia juga memeringatkan bahwa jumlah orang yang terinfeksi virus corona dapat berlipat ganda setiap harinya.

Pihaknya juga berpendapat virus corona jauh lebih sulit dikendalikan daripada SARS dan Ebola. Karena, manusia yang terinfeksi virus ini bisa tidak menunjukkan gejala apapun.Bahkan, seseorang mungkin tak menyadari sudah terinfeksi virus corona dan melakukan kegiatan sehari-hari seperti biasanya.

“Kasus ini seperti game changer, artinya infeksi jauh lebih menular daripada yang kita temui sebelumnya. Kondisinya juga jauh lebih buruk,” kata Dr William Schaffner, seorang spesialis penyakit menular di Vanderbilt University Medical Center, dinukil laman suara.com.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni

Tinggalkan Komentar

Terkini

Masih Dibutuhkan di Indonesia, JK Harap PMI Terus Ada di Garis Depan

Masih Dibutuhkan di Indonesia, JK Harap PMI Terus Ada di Garis Depan

Comunity   Headline   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan
BLT Cair Tanpa Antri, untuk Anda Penerima BPUM, Ini Caranya

BLT Cair Tanpa Antri, untuk Anda Penerima BPUM, Ini Caranya

Headline   IT   Kesra   Nasional   News
Jawab Ancaman Kapal Perang China di Natuna, Prabowo Bawa Kapal Frigate dari Inggris

Jawab Ancaman Kapal Perang China di Natuna, Prabowo Bawa Kapal Frigate dari Inggris

Headline   Internasional   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Lewat Professional Womens Week, Desainer Nina Nugroho Asah Keberdayaan Kaum Perempuan

Lewat Professional Womens Week, Desainer Nina Nugroho Asah Keberdayaan Kaum Perempuan

Fashion   Headline   Infotainment   Lifestyle   Nasional   News   Serba-serbi   Trend
Presiden Jokowi Serukan Peralihan Batu Bara ke Energi Baru Terbarukan

Presiden Jokowi Serukan Peralihan Batu Bara ke Energi Baru Terbarukan

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Timnas Putri Indonesia Siap Berlaga di Kualifikasi Piala Asia 2022

Timnas Putri Indonesia Siap Berlaga di Kualifikasi Piala Asia 2022

Headline   Internasional   Kabar Arena   Nasional   Sport
Persija vs Persipura, Braif Fatari dan Novri Setiawan Masih Absen

Persija vs Persipura, Braif Fatari dan Novri Setiawan Masih Absen

Headline   Kabar Arena   News   Sport   Superliga
Belum Mendapatkan Vaksin Covid-19, 3.000 Nakes Prancis Ditangguhkan

Belum Mendapatkan Vaksin Covid-19, 3.000 Nakes Prancis Ditangguhkan

Headline   Internasional   Kesehatan   News   Sorotan   Sospolhukam
Taliban Hapus Kementerian Perempuan, Diganti dengan Kementerian Kebajikan

Taliban Hapus Kementerian Perempuan, Diganti dengan Kementerian Kebajikan

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Tasya Farasya Tiru Makeup Gigi Hadid di Met Gala, Dipuji Cantik Nggak Ada Obat

Tasya Farasya Tiru Makeup Gigi Hadid di Met Gala, Dipuji Cantik Nggak Ada Obat

Gosip   Headline   Infotainment   Lifestyle   Selebritis   Serba-serbi   Trend

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com