banner 120x600 banner 120x600 banner 120x600 banner 120x600 banner 120x600

Penolakan Turis China di Sumbar, Wishnutama: Saya Belum Dapat Laporan Lebih

https://www.youtube.com/watch?v=TF2YyOR4org&feature=youtu.be
banner 468x60

triggernetmedia.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Wishnutama mengaku belum mendapat laporan yang lebih rinci terkait penolakan warga di Bukti Tinggi, Sumatera Barat terhadap ratusan turis China. Penolakan itu menyusul adanya virus corona.

“Saya belum dapat laporan lebih. Baru lihat sepintas saja,” ujar Wishnutama di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dinukil laman suara.com.

Wishnutama kemudian ingin mengomentari lebih lanjut terkait adanya penolakan turis China. Hal ini dikarnekan dirinya belum menerima laporan yang komprehensif mengenai hal tersebut.

“Beritanya kan bener enggak ini, kadang cuma dibesar-besarkan. Takutnya saya mengomentari sesuatu yang belum terlalu komprehensif laporannya,” katanya.

Baca juga  Bukan Sekadar Tinggal Gowes, Begini Tips Memilih Sepeda untuk Anak

Diberitakan sebelumnya ratusan warga yang tergabung dalam GNPF Ulama Bukittinggi-Agam menolak kedatangan 174 turis China untuk plesiran di daerah itu. Padahal sebelumnya, ratusan turis yang datang sejak Minggu (26/1) pagi itu disambut meriah oleh Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno.

Sejumlah warga Bukittinggi menolak kedatangan ratusan turis China itu dengan alasan, wabah virus corona tengah merebak di negara Tirai Bambu itu.

Warga mengaku khawatir virus corona bisa menyebar terbawa para turis yang datang, meski sebelumnya telah dinyatakan negatif dan melalui pengecekkan di bandara.

Diketahui, ratusan turis China itu saat ini telah berada di salah satu hotel di Bukittinggi. Namun mereka dilarang dan tidak akan melakukan kunjungan wisata di daerah itu.

Baca juga  Deklarasi di Yogyakarta, Sahabat Ganjar Dukung Ganjar Pranowo Maju Pilpres 2024

“Sesuai kesepakatan, para wisatawan atau turis itu tidak dibolehkan keluar dari hotel dan tidak dibolehkan melakukan kunjungan wisata di Bukittinggi. Dan besok pagi turis itu akan meninggalkan Bukittinggi,” ujar Humas GNPF Ulama Bukittinggi-Agam, Yulhendri, Minggu (26/1).

Dwi Bowo Raharjo | Ummi Hadyah Saleh

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.