5 WNI Diculik Abu Sayyaf, Pemerintah Baru Pikir Penyelesaian Jangka Panjang

Trigger Netmedia - 28 Januari 2020
5 WNI Diculik Abu Sayyaf, Pemerintah Baru Pikir Penyelesaian Jangka Panjang
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (MenkoPolhukam) Mahfud MD. (Suara.com/Ria Rizki) - ()

triggernetmedia.com – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengatakan pemerintah tengah menyiapkan rencana jangka panjang guna mencegah terjadinya peristiwa penculikan WNI oleh kelompok Abu Sayyaf.

Upaya pencegahan itu dilakukan menyusul diculiknya kembali lima awak kapal WNI oleh kelompok Abu Sayyaf di Perairan Sabah, Malaysia.

Menurut Mahfud rencana jangka panjang terkait pencegahan itu sangat dibutuhkan. Pasalnya, penculikan yang dilakukan kelompok Abu Sayyaf terhadap WNI telah terjadi berulang kali.

“Kami sebenarnya sedang berpikir penyelesaian yang jangka panjang. Bukan kasus per kasus begitu,” kata Mahfud di Kantor KemenkoPolhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (21/1), dinukil suara.com.

Mahfud mengatakan pemerintah bakal membahas terkait upaya pencegahan tersebut dengan kementerian dan lembaga terkait. Mahfud mengaku capek bila peristiwa penculikan WNI oleh kelompok Abu Sayyaf kembali terjadi berulang kali.

“Kami ingin menyelesaikan bukan sekedar yang lima (WNI) itu karena sudah terjadi berkali-kali kan? Nanti yang lima selesai, capek kita ada lagi-ada lagi,” katanya.

“Kita sedang akan membicarakan itu dalam waktu dekat tetapi tentu pengintaian terus dilakukan sebagai kegiatan rutin dari aparat kita kerja sama kita,” sambung Mahfud.

Diberitakan sebelumnya, lima awak kapal WNI dilaporkan kembali diculik saat berada di tepi timur perairan Sabah, Malaysia, tepatnya di Lahad Datu oleh kelompok Abu Sayyaf dari Filipina selatan.

Penculikan itu terjadi setelah sebelumnya pemerintah Indonesia bersama Filipina berhasil membebaskan tiga awak kapal WNI dari kelompok Abu Sayyaf.

Para awak yang diculik adalah kapten kapal Arsyad Dahlan (41), La Baa (32), Riswanto Hayano (27), Edi Lawalopo (53) dan Syarizal Kastamiran (29). Semuanya disebut sebagai orang Indonesia yang bekerja di perusahaan perikanan yang berbasis di Sandakan, Malaysia.

Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri pun telah mengimbau awak kapal WNI untuk sementara tidak melaut di Perairan Sabah, Malaysia. Imbauan itu disampaikan guna meminimalisir terjadinya kembali peristiwa penculikan.

“Untuk mencegah terulangnya kasus penculikan, Pemerintah RI melalui Perwakilan RI di Kota Kinabalu dan Tawau mengimbau awak kapal WNI untuk tidak melaut karena situasi keamanan di perairan Sabah yang belum terjamin,” tulis Kementerian Luar Negeri sebgaimana dikutip suara.com dari situs kemlu.go.id, pada Selasa (21/1).

Dwi Bowo Raharjo | Muhammad Yasir

Tinggalkan Komentar

Terkini

Orang Kaya Indonesia ke Amerika Serikat Demi Cepat Dapat Vaksin Covid-19

Orang Kaya Indonesia ke Amerika Serikat Demi Cepat Dapat Vaksin Covid-19

Artikel   Headline   Internasional   Kesehatan   Sorotan
Trae Young dan Jamal Murray Jadi Penguji Bola Baru NBA Musim 2021-2022

Trae Young dan Jamal Murray Jadi Penguji Bola Baru NBA Musim 2021-2022

Headline   Internasional   Kabar Arena   News   Sport
Masalah Keausan Berlebihan Ban Depan Masih Jadi PR buat Ferrari

Masalah Keausan Berlebihan Ban Depan Masih Jadi PR buat Ferrari

Headline   Internasional   Kabar Arena   News   Otomotif   Sport
Sutarmidji Apresiasi Pebalap Senior Kalbar Fasilitasi Giat Vaksinasi Massal

Sutarmidji Apresiasi Pebalap Senior Kalbar Fasilitasi Giat Vaksinasi Massal

Headline   Kesehatan   Kilas Kalbar   News   Otomotif   Pontianak   Sport
Pentingnya Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat Melalui Gerakan Kalbar Membaca

Pentingnya Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat Melalui Gerakan Kalbar Membaca

Education   Headline   Kapuas Raya   Kilas Kalbar   Literasi   News
Meningkat Drastis, Kasus Penularan Covid-19 Capai Rekor Tertinggi Selama Pandemi

Meningkat Drastis, Kasus Penularan Covid-19 Capai Rekor Tertinggi Selama Pandemi

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan
Polemik Pegawai KPK, Komnas HAM Minta BIN Hingga BNPT Penuhi Panggilan Pemeriksaan

Polemik Pegawai KPK, Komnas HAM Minta BIN Hingga BNPT Penuhi Panggilan Pemeriksaan

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Satgas Minta Pemda Lebih Peka Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19, Apa Maksudnya?

Satgas Minta Pemda Lebih Peka Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19, Apa Maksudnya?

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Prajurit TNI Kodim 1207/BS Asah Kemampuan Menembak

Prajurit TNI Kodim 1207/BS Asah Kemampuan Menembak

Headline   Kilas Kalbar   Kubu Raya   News   Sorotan   Sospolhukam
Bali Bakal Jadi Destinasi Pariwisata Berbasis Vaksin Pertama di Indonesia

Bali Bakal Jadi Destinasi Pariwisata Berbasis Vaksin Pertama di Indonesia

Headline   Maritim   News   Pesona Dunia   Situs-situs   Sorotan   Travel

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com