banner 468x60 banner 468x60

Durasi Finishing Proyek tambahan RSUD Agoesdjam Ketapang ditambah

Trigger Netmedia - 15 Desember 2019
Durasi Finishing Proyek tambahan RSUD Agoesdjam Ketapang ditambah
Bagian ruang selasar RSUD Agoesdjam yang dikerjakan Pihak Kontraktor dalam serapan APBD Kabupaten Ketapang TA 2019. - ()

triggernetmedia.com – Pelaksana proyek pembangunan Ruang Operasi RSUD Agoesdjam Ketapang, Iwan Supriadi, mengaku siap menyelesaikan sisa pekerjaan selama masa tambahan waktu lima hari yang tersisa.

Sisa waktu akan diselesaikan untuk mengerjakan dua item pekerjaan tambahan diluar item yang tidak terdapat didalam kontrak kerja secara maksimal, mengingat kedua item dinilai perlu dan penting untuk dimiliki pihak rumah sakit.

“Waktu tambahan lima hari itu untuk pengerjaan item tambahan diluar dari item yang ada didalam kontrak,” ujarnya.

Iwan menjelaskan, item tambahan tersebut yakni berupa pengadaan hydrant dan selasar penghubung bangunan yang akan dikerjakan secara maksimal sehingga dapat selesai sesuai waktu tambahan dari pihak terkait.

“Kita optimis selesai. Untuk item tambahan ini diberikan karena dua item diperlukan. Misalkan Hydrant diperlukan sebagai sarana jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran mengingat ruangan bangunan gedung ada yang ruangan steril sedangkan untuk selasar diperlukan sebagai jalur penghubung antara bangunan satu dengan yang lainnya,” jelasnya.

Secara keseluruhan, ujar Iwan, pembangunan yang dilakukan pihaknya saat ini sudah sesuai dan progresnya, yakni sudah mencapai 97% lebih, tinggal pemasangan perlengkapan di ruangan OK yang menurutnya semuanya akan selesai selama masa tambahan yang diberikan.

 

“Untuk item kerjaan baru karena mungkin kerjaan kita dinilai baik makanya kita diminta untuk itu, harapan kita apa yang telah dilaksanakan kedepan dapat bermanfaat dan memberikan dampak positif khususnya untuk rumah sakit,” katanya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek pembangunan ruang operasi RSUD Agoesdjam Ketapang, Amrulla menegaskan, pemberian tambahan waktu selama lima hari ditujukan untuk mengerjakan item pekerjaan tambahan yang tidak tertuang dalam kontrak awal.

“Dengan catatan, ketika pengerjaan selama masa tambahan tidak selesai maka pelaksana pekerjaan akan dikenakan denda perhari 1/mil dari nilai kontrak,” jelasnya.

Jhon I Ariz

Tinggalkan Komentar

Terkini

Denmark Open 2021: Fajar/Rian Kandas di Babak Perempat Final

Denmark Open 2021: Fajar/Rian Kandas di Babak Perempat Final

Headline   Internasional   Kabar Arena   News   Sport
Persib Permalukan PSS Sleman di Stadion Manahan

Persib Permalukan PSS Sleman di Stadion Manahan

Headline   Nasional   News   Sepak Bola   Sport   Superliga
Jelang Duel Timnas Indonesia Vs Nepal, Shin Tae-yong Keluhkan Kondisi Stadion

Jelang Duel Timnas Indonesia Vs Nepal, Shin Tae-yong Keluhkan Kondisi Stadion

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sport
Menpora dan PSSI Diskusi Liga 1 Bisa Dihadiri Penonton, Kapan Terlaksana?

Menpora dan PSSI Diskusi Liga 1 Bisa Dihadiri Penonton, Kapan Terlaksana?

Headline   Nasional   News   Sepak Bola   Sorotan   Sospolhukam   Sport
Joe Biden Sebut Amerika Serikat Bakal Bela Taiwan Jika Diserang China

Joe Biden Sebut Amerika Serikat Bakal Bela Taiwan Jika Diserang China

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Bentrok Berdarah di Kamp Pengungsi Rohingya, 6 Orang Tewas dan 10 Lainnya Terluka

Bentrok Berdarah di Kamp Pengungsi Rohingya, 6 Orang Tewas dan 10 Lainnya Terluka

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Tak Ada Ampun, Pengemplang Dana BLBI Tak Bakal Dapat Keringanan Bayar Utang

Tak Ada Ampun, Pengemplang Dana BLBI Tak Bakal Dapat Keringanan Bayar Utang

Ekonomi   Headline   Keuangan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Pentingnya Pemetaan dan Identifikasi Titik Rawan Korupsi di Daerah

Pentingnya Pemetaan dan Identifikasi Titik Rawan Korupsi di Daerah

Headline   Kilas Kalbar   News   Pontianak   Sorotan   Sospolhukam
Dukung Pembangunan Rumah Ibadah Lewat Bansos, Wagub Kalbar: Bantuan Sesuai Kemampuan Keuangan Daerah

Dukung Pembangunan Rumah Ibadah Lewat Bansos, Wagub Kalbar: Bantuan Sesuai Kemampuan Keuangan Daerah

Headline   Kesra   Kilas Kalbar   Kubu Raya   News   Sorotan   Sospolhukam
Sutarmidji: Hilangkan Sekat Perbedaan, Gunakan Pola Pikir NKRI Dalam Membangun Kalbar

Sutarmidji: Hilangkan Sekat Perbedaan, Gunakan Pola Pikir NKRI Dalam Membangun Kalbar

Headline   Kilas Kalbar   News   Pontianak   Sospolhukam

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com