banner 468x60 banner 468x60

Lomba Kadarkum Tingkat Provinsi Kalbar Hanya diikuti 10 Kab/Kota

Trigger Netmedia - 16 Oktober 2019
Lomba Kadarkum Tingkat Provinsi Kalbar Hanya diikuti 10 Kab/Kota
Lomba Kadarkum Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2019. - ()

triggernetmedia.com – Wakil Gubernur Kalbar H.Ria Norsan mempertanyakan ketidakhadiran beberapa Kabupaten/Kota pada Lomba Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) Tingkat Provinsi Kalbar yang diselenggarakan oleh Kanwil Kemkumham Kalbar. Pasalnya lomba Kadarkum itu hanya diikuti 10 Kabupaten/Kota di Kalbar.

“Lomba Kadarkum ini hanya diikuti 10 Kabupaten/Kota. Ada 4 Kabupaten yang tak ikut,” ucap H Ria Norsan, Rabu (16/10), saat membuka Lomba Kadarkum Tingkat Provinsi Kalbar du Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar.

Kesepuluh Kabupaten/Kota yang mengikuti Lomba Kadarkum diantaranya, Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Kayong Utara, Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Sambas, Kabupaten Sanggau, Kota Singkawang dan Kabupaten Sintang, Jelasnya.

Ia mempertanyakan kepada Kabupaten yang tidak mengikutsertakan diri pada Lomba Kadarkum Tingkat Provinsi Kalbar ini apa Kabupaten tersebut semuanya sudah sadar hukum atau memang tidak siap dalam mengikuti lomba Kadarkum ini.

“Saya harap, Kabupaten yang tak ikut itu semuanya sudah sadar hukum atau mereka tidak siap,” katanya sambil bertanya.

Kemudian dirinya juga berharap apabila masyarakat sadar hukum dalam budayanya, sehingga aturan-aturan yang dilarang oleh hukum, pasti tidak dilanggar.

“Kita bisa hidup dengan kesadaran kita dan kita budaya hukum tersebut dan kita bisa hidup tenang dan baik. Tidak melanggar norma-norma yang dilarang oleh hukum,” pesannya.

Selain itu, menurut Wagub Kalbar H Ria Norsan, Lomba Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) Tingkat Provinsi Kalbar ini diadakan dalam rangka memantapkan dan meningkatkan kesadaran hukum bagi masyarakat di Provinsi Kalbar, serta memilih kelompok Kadarkum yang berprestasi dalam pemahaman hukum untuk diikutsertakan pada lomba Kadamum Tingkat Nasional yang akan diselenggarakan pada Tahun 2020.

“Dengan Kegiatan Lomba Kadarkum ini diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang cerdas hukum, yang kemudian menjadi pioner dalam membentuk desa sadar hukum,” kata H Ria Norsan.

Dikatakannya, hal ini dilakukan karena pemerintah dan pemerintah daerah turut bersalah jika banyak rakyatnya yang melanggar hukum akibat ketidaktahuan mereka akan hukum itu sendiri.

Diseminasi dan pembudayaan hukum itu harus dilakukan mulai dari komunitas yang paling kecil yaitu keluarga.

Membangun budaya hukum masyarakat merupakan bagian dan upaya membangun karakter bangsa (nation characterbuilding).

Beberapa negara berhasil mengubah pola pikir, karakter dan budaya hukum masyarakatnya menjadi demokratis dan menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia.

“Budaya hukum merupakan nilai-nilai, sikap serta perilaku anggota masyarakat dalam kehidupan hukum.Hukum dan budaya hukum Indonesia tidak dapat dilepaskan dari proses transformasi masyarakat Indonesia menuju masyarakat modem-industnal berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara Republik lndonesia Tahun 1945,” ujarnya.

Terkait dengan budaya hukum, mantan Bupati Mempawah, langkah yang ditempuh untuk mendukung pembenahan sistem dan politik hukum dijabarkan ke dalam program peningkatan kesadaran hukum dan hak asasi manusia.

Program ini ditujukan untuk menumbuh kembangkan serta meningkatkan kadar kesadaran hukum dan hak asasi manusia mesyarakat termauk para penyelenggara negara agar mereka tidak hanya mengetahui dan menyadari hak dan kewajibannya, tetapi juga mampu berperilaku sesuai dengan kaedah hukum serta menghormati hak asasi manusia.

“Dengan program tersebut diharapkan terwujudnya penyelenggaraan negara yang bersih serta memberikan penghematan dan perlindungan terhadap hak asasi manusia,” jelasnya.

Humpro 

Tinggalkan Komentar

Terkini

Denmark Open 2021: Fajar/Rian Kandas di Babak Perempat Final

Denmark Open 2021: Fajar/Rian Kandas di Babak Perempat Final

Headline   Internasional   Kabar Arena   News   Sport
Persib Permalukan PSS Sleman di Stadion Manahan

Persib Permalukan PSS Sleman di Stadion Manahan

Headline   Nasional   News   Sepak Bola   Sport   Superliga
Jelang Duel Timnas Indonesia Vs Nepal, Shin Tae-yong Keluhkan Kondisi Stadion

Jelang Duel Timnas Indonesia Vs Nepal, Shin Tae-yong Keluhkan Kondisi Stadion

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sport
Menpora dan PSSI Diskusi Liga 1 Bisa Dihadiri Penonton, Kapan Terlaksana?

Menpora dan PSSI Diskusi Liga 1 Bisa Dihadiri Penonton, Kapan Terlaksana?

Headline   Nasional   News   Sepak Bola   Sorotan   Sospolhukam   Sport
Joe Biden Sebut Amerika Serikat Bakal Bela Taiwan Jika Diserang China

Joe Biden Sebut Amerika Serikat Bakal Bela Taiwan Jika Diserang China

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Bentrok Berdarah di Kamp Pengungsi Rohingya, 6 Orang Tewas dan 10 Lainnya Terluka

Bentrok Berdarah di Kamp Pengungsi Rohingya, 6 Orang Tewas dan 10 Lainnya Terluka

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Tak Ada Ampun, Pengemplang Dana BLBI Tak Bakal Dapat Keringanan Bayar Utang

Tak Ada Ampun, Pengemplang Dana BLBI Tak Bakal Dapat Keringanan Bayar Utang

Ekonomi   Headline   Keuangan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Pentingnya Pemetaan dan Identifikasi Titik Rawan Korupsi di Daerah

Pentingnya Pemetaan dan Identifikasi Titik Rawan Korupsi di Daerah

Headline   Kilas Kalbar   News   Pontianak   Sorotan   Sospolhukam
Dukung Pembangunan Rumah Ibadah Lewat Bansos, Wagub Kalbar: Bantuan Sesuai Kemampuan Keuangan Daerah

Dukung Pembangunan Rumah Ibadah Lewat Bansos, Wagub Kalbar: Bantuan Sesuai Kemampuan Keuangan Daerah

Headline   Kesra   Kilas Kalbar   Kubu Raya   News   Sorotan   Sospolhukam
Sutarmidji: Hilangkan Sekat Perbedaan, Gunakan Pola Pikir NKRI Dalam Membangun Kalbar

Sutarmidji: Hilangkan Sekat Perbedaan, Gunakan Pola Pikir NKRI Dalam Membangun Kalbar

Headline   Kilas Kalbar   News   Pontianak   Sospolhukam

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com