banner 468x60 banner 468x60

Sosek Malindo wujud bilateral Indonesia-Malaysia yang saling menguntungkan

Trigger Netmedia - 31 Oktober 2018
Sosek Malindo wujud bilateral Indonesia-Malaysia yang saling menguntungkan
 - ()

PUTUSSIBAU (Triggernetmedia.com) – Bilateral antara Indonesia dan Malaysia menggelar rapat Sosial ekonomi (Sosek) Malindo. Kegiatan akan dilaksanakan di wilayah perbatasan Kalimantan Barat dan di Sibu Negeri Serawak-Malaysia.

“Sosek Malindo lebih menekankan keharmonisan antar kedua negara dalam kehidupan sosial ekonomi di daerah perbatasan,” kata Ketua Kelompok Kerja Sosek Malindo untuk Kalimantan Barat, Alexander Rombonang, Rabu (31/10).

Kerjasama Sosek Malindo telah berlangsung selama 34 tahun. Kegiatan tersebut telah merekatkan hubungan bilateral kedua negara semakin baik.

“Ini sangat selaras dengan program pemerintah pusat, sekaligus sejalan dengan visi misi Gubernur Kalimantan Barat yang baru dalam mendorong pertumbuhan perekonomian kesejahteraan masyarakat di perbatasan,” kata Rombonang.

Lebih lanjut dikatakan, penempatan fungsi Pos Lintas Batas Entikong, Sajingan Besar dan Nanga Badau sudah layak dilalui pelintasan orang, barang atau kendaraan antar dua negara.

Baca juga  Indonesia Berpotensi Resesi, Ini 4 Dana yang Harus Dimiliki di Masa Depan

“Bagian dari kerjasama bilateral antar kedua negara tetangga itu merupakan wujud pencapaian kesepakatan bersama, khususnya terkait grand opening Lubuk Antu – Badau dan Aduk – Biawak dapat dilaksanakan tanpa menunggu Border Crossing Agreement (BCA) ditandatangani,” ujar Rombonang.

Selain itu, dikatakan bahwa sejumlah daerah perbatasan baik warga Indonesia mau pun Malaysia dinilai saling membutuhkan, sehingga kerjasama Sosek Malindo harus saling menguntungkan kedua negara.

Sidang Sosek Malindo dihadiri pejabat Negeri Serawak – Malaysia dan sejumlah kepala daerah di wilayah Kalimantan Barat yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia. Bupati Kapuas Hulu, Abang Muhammad Nasir menyampaikan beberapa point penting yang mesti menjadi kesepakatan bersama terutama untuk keluar masuk orang sakit yang ingin berobat ke Malaysia.

Baca juga  Serikat Guru: Kuota Gratis Tak Bantu Siswa Miskin

“Kemudian pelintasan barang dan kendaraan baik untuk kehidupan sosial masyarakat perbatasan mau pun yg angkat berkaitan dengan pelintasan kendaraan dan orang bidang pariwisata. Selama ini belum ada aturan yang berkaitan dengan pengakutan kendaraan orang sakit, itu penting menjadi perhatian bersama,” kata bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir.

Kerjasama bilateral Indonesia-Malaysia dalam Sosek Malindo diharapkan semakin mendorong peningkatan sektor pembangunan wilayah perbatasan kedua negara. Khususnya dalam aspek sosial, ekonomi, infrastruktur, budaya dan lain sebagainya.

Pewarta : Lay
Editor : Arthur

banner 468x60

Tinggalkan Komentar

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com

Close Ads X