<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>The Fed Archives - Trigger Netmedia</title>
	<atom:link href="https://triggernetmedia.com/tag/the-fed/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/the-fed/</link>
	<description>Adverstising &#38; News Agency</description>
	<lastBuildDate>Mon, 31 Aug 2026 04:03:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.7</generator>

<image>
	<url>https://triggernetmedia.com/wp-content/uploads/cropped-triggernet-logo-1-32x32.png</url>
	<title>The Fed Archives - Trigger Netmedia</title>
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/the-fed/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>IHSG Diprediksi Bergerak Terbatas Awal Pekan, Investor Cermati Suku Bunga The Fed dan Data Ekonomi</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/08/31/ihsg-diprediksi-bergerak-terbatas-awal-pekan-investor-cermati-suku-bunga-the-fed-dan-data-ekonomi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 04:03:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[IHSG]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[# cuan]]></category>
		<category><![CDATA[AMRT]]></category>
		<category><![CDATA[BNI Sekuritas]]></category>
		<category><![CDATA[BRPT]]></category>
		<category><![CDATA[bursa saham Asia]]></category>
		<category><![CDATA[ENRG]]></category>
		<category><![CDATA[FORE]]></category>
		<category><![CDATA[higher for longer]]></category>
		<category><![CDATA[IHSG 31 Agustus 2026]]></category>
		<category><![CDATA[IHSG awal pekan]]></category>
		<category><![CDATA[IHSG hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[IHSG melemah]]></category>
		<category><![CDATA[IHSG rebound]]></category>
		<category><![CDATA[INDF]]></category>
		<category><![CDATA[INDY]]></category>
		<category><![CDATA[inflasi Agustus 2026]]></category>
		<category><![CDATA[inflasi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Investor Asing]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan moneter AS]]></category>
		<category><![CDATA[Kevin Warsh]]></category>
		<category><![CDATA[Kiwoom Sekuritas]]></category>
		<category><![CDATA[LSIP]]></category>
		<category><![CDATA[MNC Sekuritas]]></category>
		<category><![CDATA[net sell saham]]></category>
		<category><![CDATA[PMI manufaktur Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[prediksi IHSG]]></category>
		<category><![CDATA[prediksi saham]]></category>
		<category><![CDATA[rekomendasi saham]]></category>
		<category><![CDATA[resistance IHSG]]></category>
		<category><![CDATA[Saham Hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[suku bunga The Fed]]></category>
		<category><![CDATA[support IHSG]]></category>
		<category><![CDATA[TAPG]]></category>
		<category><![CDATA[The Fed]]></category>
		<category><![CDATA[TPIA]]></category>
		<category><![CDATA[VKTR]]></category>
		<category><![CDATA[Wall Street]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=136012</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak terbatas pada perdagangan Senin (31/8/2026). Sejumlah analis melihat indeks masih menghadapi tekanan, meski peluang penguatan terbatas tetap terbuka. Sentimen pasar global, terutama arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve (The Fed), menjadi salah satu faktor utama yang akan memengaruhi pergerakan IHSG. VP Equity [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/08/31/ihsg-diprediksi-bergerak-terbatas-awal-pekan-investor-cermati-suku-bunga-the-fed-dan-data-ekonomi/">IHSG Diprediksi Bergerak Terbatas Awal Pekan, Investor Cermati Suku Bunga The Fed dan Data Ekonomi</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak terbatas pada perdagangan Senin (31/8/2026). Sejumlah analis melihat indeks masih menghadapi tekanan, meski peluang penguatan terbatas tetap terbuka.</p>
<p class="isSelectedEnd">Sentimen pasar global, terutama arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve (The Fed), menjadi salah satu faktor utama yang akan memengaruhi pergerakan IHSG.</p>
<p class="isSelectedEnd">VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi memperkirakan IHSG bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Secara teknikal, IHSG diproyeksikan berada pada area support 6.430 dan resistance 6.606.</p>
<p class="isSelectedEnd">“IHSG awal pekan depan kami perkirakan bergerak mixed cenderung melemah dalam rentang level support 6.430 dan resistance 6.606,” ujar Oktavianus.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia menjelaskan, pasar masih mencermati sikap The Fed setelah pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh dalam simposium Jackson Hole. Pernyataan tersebut dinilai menunjukkan bahwa inflasi inti Amerika Serikat belum melambat sesuai ekspektasi.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kondisi ini kembali memperkuat kekhawatiran bahwa suku bunga tinggi akan bertahan lebih lama atau higher for longer. Jika ekspektasi tersebut terus menguat, ruang penurunan suku bunga The Fed dapat semakin terbatas dan berpotensi memberikan tekanan terhadap pasar saham.</p>
<p class="isSelectedEnd">“​​Nada hawkish Fed masih nyata, seiring dengan pernyataan Warsh terkait inflasi inti belum melambat dan mengonfirmasi higher for longer masih berlanjut,” katanya.</p>
<h3>Data Ekonomi Indonesia Jadi Penentu</h3>
<p class="isSelectedEnd">Dari dalam negeri, investor akan mencermati sejumlah data ekonomi yang dijadwalkan dirilis pada awal pekan. Salah satunya adalah data inflasi Indonesia untuk periode Agustus 2026.</p>
<p class="isSelectedEnd">Konsensus memperkirakan inflasi berada di level 2,86 persen secara tahunan. Selain itu, pelaku pasar juga menantikan data Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia yang diproyeksikan masih berada di zona ekspansi dengan level 50,5.</p>
<p class="isSelectedEnd">Oktavianus menilai data tersebut kemungkinan direspons secara moderat oleh pasar karena belum menunjukkan perubahan yang signifikan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Berbeda dengan Kiwoom Sekuritas, Head of Retail Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana masih melihat peluang IHSG untuk menguat terbatas. Ia memperkirakan support berada di level 6.506 dan resistance 6.539.</p>
<p class="isSelectedEnd">BNI Sekuritas juga melihat peluang IHSG untuk berbalik menguat setelah pada perdagangan sebelumnya hanya terkoreksi tipis 0,06 persen. Namun, investor asing tercatat melakukan net sell sebesar Rp442 miliar.</p>
<p class="isSelectedEnd">BNI Sekuritas memperkirakan IHSG memiliki peluang rebound dengan area support 6.460–6.500 dan resistance 6.580–6.620.</p>
<h3>Wall Street Jadi Bayang-Bayang</h3>
<p class="isSelectedEnd">Pergerakan IHSG juga akan dipengaruhi perkembangan bursa global. Pada perdagangan Jumat (28/8), tiga indeks utama Wall Street kompak berakhir di zona merah.</p>
<p class="isSelectedEnd">S&P 500 turun 0,25 persen, Nasdaq Composite melemah 0,52 persen, sedangkan Dow Jones Industrial Average terkoreksi 0,02 persen.</p>
<p class="isSelectedEnd">Tekanan tersebut muncul setelah pasar kembali mencermati komitmen The Fed dalam menekan inflasi Amerika Serikat menuju target 2 persen.</p>
<p class="isSelectedEnd">Di sisi lain, sejumlah bursa Asia sebelumnya masih mampu menguat. Pergerakan tersebut turut didukung penurunan harga minyak mentah dan yield obligasi serta optimisme terhadap pembukaan kembali jalur pelayaran Selat Hormuz setelah dialog diplomatik Iran dan Oman.</p>
<h3>Saham yang Bisa Dicermati</h3>
<p class="isSelectedEnd">Di tengah proyeksi IHSG yang cenderung terbatas, sejumlah sekuritas memberikan rekomendasi saham untuk perdagangan awal pekan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kiwoom Sekuritas merekomendasikan INDY dengan strategi buy on break di level 2.850. Sementara VKTR masuk radar speculative buy dengan support 870 dan resistance 1.140.</p>
<p class="isSelectedEnd">MNC Sekuritas merekomendasikan AMRT dengan target 1.455–1.520, INDF pada 7.450–7.650, serta LSIP dengan target 1.525–1.590.</p>
<p class="isSelectedEnd">Sementara itu, BNI Sekuritas memasukkan CUAN, BRPT, TPIA, ENRG, TAPG, dan FORE dalam daftar saham yang dapat dicermati investor dengan strategi dan level teknikal masing-masing.</p>
<p>Dengan kombinasi sentimen global dan domestik tersebut, investor diperkirakan masih akan berhati-hati menentukan arah perdagangan. Pergerakan IHSG pada awal pekan akan sangat bergantung pada respons pasar terhadap kebijakan The Fed serta data ekonomi Indonesia yang akan dirilis.</p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p>Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis kembali risiko serta potensi keuntungan sebelum melakukan transaksi jual beli saham maupun instrumen kripto.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/08/31/ihsg-diprediksi-bergerak-terbatas-awal-pekan-investor-cermati-suku-bunga-the-fed-dan-data-ekonomi/">IHSG Diprediksi Bergerak Terbatas Awal Pekan, Investor Cermati Suku Bunga The Fed dan Data Ekonomi</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ETF Emas Catat Inflow Terbesar Sepanjang Sejarahv</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/02/08/etf-emas-catat-inflow-terbesar-sepanjang-sejarahv/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Feb 2026 06:31:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[# Geopolitik Global]]></category>
		<category><![CDATA[arus dana investor]]></category>
		<category><![CDATA[emas Asia]]></category>
		<category><![CDATA[emas China]]></category>
		<category><![CDATA[ETF emas]]></category>
		<category><![CDATA[Harga Emas]]></category>
		<category><![CDATA[inflow ETF emas]]></category>
		<category><![CDATA[investasi emas]]></category>
		<category><![CDATA[kepemilikan ETF emas]]></category>
		<category><![CDATA[pasar emas global]]></category>
		<category><![CDATA[safe haven]]></category>
		<category><![CDATA[The Fed]]></category>
		<category><![CDATA[WGC]]></category>
		<category><![CDATA[World Gold Council]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=130796</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Pasar emas global mencetak rekor baru pada awal 2026. Laporan World Gold Council (WGC) mencatat arus dana masuk (inflow) ke Exchange-Traded Fund (ETF) emas mencapai 120 ton atau setara US$19 miliar sepanjang Januari 2026. Capaian tersebut menjadi arus masuk bulanan terbesar sepanjang sejarah industri emas. Lonjakan inflow ini mendorong total kepemilikan emas dalam instrumen [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/02/08/etf-emas-catat-inflow-terbesar-sepanjang-sejarahv/">ETF Emas Catat Inflow Terbesar Sepanjang Sejarahv</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Pasar emas global mencetak rekor baru pada awal 2026. Laporan World Gold Council (WGC) mencatat arus dana masuk (inflow) ke Exchange-Traded Fund (ETF) emas mencapai 120 ton atau setara US$19 miliar sepanjang Januari 2026. Capaian tersebut menjadi arus masuk bulanan terbesar sepanjang sejarah industri emas.</p>
<p data-start="459" data-end="642">Lonjakan inflow ini mendorong total kepemilikan emas dalam instrumen ETF menembus rekor tertinggi sepanjang masa sebesar 4.145 ton, melampaui rekor sebelumnya yang tercatat pada 2020.</p>
<p data-start="644" data-end="991">Pertumbuhan paling signifikan datang dari kawasan Asia. Wilayah ini menyumbang arus masuk sebesar 62 ton atau hampir US$10 miliar, setara 51 persen dari total inflow global. China menjadi kontributor utama dengan nilai transaksi mencapai US$6 miliar, menempatkannya tepat di bawah Amerika Serikat sebagai sumber arus masuk ETF emas terbesar dunia.</p>
<p data-start="993" data-end="1166">WGC mencatat tingginya minat investor di China dipicu oleh ketidakpastian geopolitik global serta meningkatnya permintaan institusional domestik terhadap aset lindung nilai.</p>
<p data-start="1168" data-end="1481">Di Amerika Utara, investor juga menunjukkan minat kuat dengan akumulasi 43,4 ton emas senilai hampir US$7 miliar. Meski pasar sempat bergejolak menjelang akhir Januari akibat penunjukan Kevin Warsh sebagai Ketua Bank Sentral AS (The Fed), koreksi harga justru dimanfaatkan investor untuk menambah kepemilikan ETF.</p>
<p data-start="1483" data-end="1735">Selain faktor moneter, meningkatnya tensi geopolitik global turut menopang permintaan emas. Ketegangan yang melibatkan Amerika Serikat dengan Iran, sejumlah kawasan Eropa, hingga isu strategis di Greenland mendorong investor beralih ke aset safe haven.</p>
<p data-start="1737" data-end="1893">Sementara itu, pasar Eropa relatif tertinggal. Investor di kawasan tersebut hanya menambah sekitar 13 ton emas dengan nilai transaksi mendekati US$2 miliar.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/02/08/etf-emas-catat-inflow-terbesar-sepanjang-sejarahv/">ETF Emas Catat Inflow Terbesar Sepanjang Sejarahv</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Analis Sebut Penguatan Kurs Rupiah Bisa Terhalang Pidato Pamungkas Jerome Powell</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2024/07/08/analis-sebut-penguatan-kurs-rupiah-bisa-terhalang-pidato-pamungkas-jerome-powell/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ariz]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jul 2024 05:17:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[# IDR]]></category>
		<category><![CDATA[# kurs rupiah]]></category>
		<category><![CDATA[jerome powell]]></category>
		<category><![CDATA[The Fed]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=114132</guid>

					<description><![CDATA[<p>trigernnetmedi.com – Nilai tukar rupiah atau kurs rupiah (IDR) terhadap dolar AS pada perdagangan Senin berpotensi menguat di tengah meningkatnya tingkat pengangguran di Amerika Serikat (AS). Pada awal perdagangan Senin pagi, rupiah melemah tipis sebesar dua poin atau 0,02 persen menjadi Rp16.280 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di Rp16.278 per dolar AS. “Tingkat pengangguran di AS naik [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2024/07/08/analis-sebut-penguatan-kurs-rupiah-bisa-terhalang-pidato-pamungkas-jerome-powell/">Analis Sebut Penguatan Kurs Rupiah Bisa Terhalang Pidato Pamungkas Jerome Powell</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>trigernnetmedi.com – </strong>Nilai tukar rupiah atau <a href="https://www.suara.com/tag/kurs-rupiah">kurs rupiah</a> (<a href="https://www.suara.com/tag/idr">IDR</a>) terhadap dolar AS pada perdagangan Senin berpotensi menguat di tengah meningkatnya tingkat pengangguran di Amerika Serikat (AS).</p>
<p>Pada awal perdagangan Senin pagi, rupiah melemah tipis sebesar dua poin atau 0,02 persen menjadi Rp16.280 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di Rp16.278 per dolar AS.</p>
<p>“Tingkat pengangguran di AS naik dari 4 persen menjadi 4,1 persen,” kata analis Lukman Leong di Jakarta, Senin (8/7/2024).</p>
<p>Lukman menjelaskan bahwa rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS yang kembali melemah setelah data Non-Farm Payroll (NFP) AS menunjukkan hasil yang lebih rendah dari perkiraan.</p>
<p>Meskipun penambahan pekerjaan pada bulan Juni sebesar 206 ribu lebih tinggi dari perkiraan 190 ribu, terdapat revisi penurunan yang signifikan pada bulan-bulan sebelumnya. Penambahan pekerjaan pada bulan Mei dan April 2024 direvisi turun masing-masing sebesar 54 ribu dan 57 ribu pekerjaan.</p>
<p>Namun, penguatan rupiah kemungkinan akan terbatas karena investor mengantisipasi beberapa data ekonomi penting AS minggu depan, seperti data inflasi dan pidato Ketua Bank Sentral AS, <a href="https://www.suara.com/tag/jerome-powell">Jerome Powell</a>. Hal ini membuat pergerakan rupiah cenderung stabil dalam rentang tertentu.</p>
<p>Lukman memperkirakan bahwa rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.225 per dolar AS hingga Rp16.325 per dolar AS pada perdagangan hari ini.</p>
<p>Pengaruh fluktuasi nilai tukar mata uang sangat signifikan, karena dapat mempengaruhi harga barang impor, ekspor, dan bahkan investasi di pasar keuangan.</p>
<p>Oleh karena itu, pelaku pasar dan masyarakat perlu terus memantau perkembangan ekonomi global dan domestik untuk mengantisipasi perubahan yang dapat mempengaruhi nilai tukar rupiah.</p>
<p><strong>Sumber: Suara.com</strong></p>
<p> </p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2024/07/08/analis-sebut-penguatan-kurs-rupiah-bisa-terhalang-pidato-pamungkas-jerome-powell/">Analis Sebut Penguatan Kurs Rupiah Bisa Terhalang Pidato Pamungkas Jerome Powell</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dolar AS Keok Pasca Kenaikan Suku Bunga The Fed, Rupiah Diprediksi Makin Perkasa</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2023/05/04/dolar-as-keok-pasca-kenaikan-suku-bunga-the-fed-rupiah-diprediksi-makin-perkasa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 May 2023 07:59:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[# nilai tukar]]></category>
		<category><![CDATA[dolar]]></category>
		<category><![CDATA[kurs]]></category>
		<category><![CDATA[rupiah]]></category>
		<category><![CDATA[The Fed]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=94455</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Nilai tukar (kurs) rupiah hari ini, Kamis (4/5/2023) terpantau menguat setelah Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed memberikan sinyal untuk jeda kenaikan suku bunga acuan. Rupiah pada Kamis pagi dibuka meningkat 107 poin atau 0,73 persen ke posisi Rp14.585 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.692 per dolar AS. “Hari ini kami perkirakan rupiah akan tetap [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2023/05/04/dolar-as-keok-pasca-kenaikan-suku-bunga-the-fed-rupiah-diprediksi-makin-perkasa/">Dolar AS Keok Pasca Kenaikan Suku Bunga The Fed, Rupiah Diprediksi Makin Perkasa</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong><a href="https://www.suara.com/tag/nilai-tukar">Nilai tukar</a> (<a href="https://www.suara.com/tag/kurs">kurs</a>) <a href="https://www.suara.com/tag/rupiah">rupiah</a> hari ini, Kamis (4/5/2023) terpantau menguat setelah Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau <a href="https://www.suara.com/tag/the-fed">The Fed</a> memberikan sinyal untuk jeda kenaikan suku bunga acuan.</p>
<p>Rupiah pada Kamis pagi dibuka meningkat 107 poin atau 0,73 persen ke posisi Rp14.585 per <a href="https://www.suara.com/tag/dolar">dolar</a> AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.692 per dolar AS.</p>
<p>“Hari ini kami perkirakan rupiah akan tetap stabil dengan kecenderungan menguat. Faktor utama adalah sinyal dari The Fed untuk menghentikan kenaikan suku bunga,” kata ekonom Mirae Asset Sekuritas Rully Arya Wisnubroto. Melansir<a href="https://www.suara.com/bisnis/2023/05/04/105147/dolar-as-keok-pasca-kenaikan-suku-bunga-the-fed-rupiah-diprediksi-makin-perkasa"><em> suara.com</em></a>.</p>
<p>Sementara, dolar justru keok terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya di awal sesi Asia pada Kamis pagi, setelah Federal Reserve AS atau The Fed membuka pintu untuk jeda dalam siklus pengetatan agresifnya. Langkah yang dilakukan demi menghindari risiko di tengah kehancuran saham-saham bank regional AS.</p>
<p>Sehari sebelumnya, The Fed  menaikkan suku bunga acuan overnight sebesar seperempat persentase poin, seperti yang diharapkan, tetapi dalam melakukannya menghapus bahasa pernyataan kebijakannya bahwa pihaknya “mengantisipasi” kenaikan suku bunga lebih lanjut akan diperlukan.</p>
<p>Dengan mengirim dolar AS turun secara luas dan imbal hasil obligasi pemerintah meluncur, para pedagang memberi respon terkait potensi kenaikan suku bunga AS telah tercapai. Namun, perkiraan lainnya juga mengatakan, kemungkinan penurunan suku bunga akhir tahun ini.</p>
<div class="placeholder_read_body">
<div class="AV6423def0e3a02d072c0a4fa6">
<div id="aniBox">
<div id="aniplayer_AV6423def0e3a02d072c0a4fa6-1683186946984">
<div id="aniplayer_AV6423def0e3a02d072c0a4fa6-1683186946984Wrapper" class="avp-floating-container avp-p-wrapper" tabindex="0">
<div class="avp-body">
<div class="avp-content">
<div id="aniplayer_AV6423def0e3a02d072c0a4fa6-1683186946984Container" class="avp-source" tabindex="-1">
<div class="avp-top">
<div class="avp-top-center">
<div class="avp-heading">Rully memperkirakan besar peluang suku bunga AS akan ditahan pada 5,25 persen pada pertemuan Federal Open Market Committee atau dewan rapat kebijakan Bank Sentral AS pada Juni 2023.</div>
<div>
<p>Sementara dari dalam negeri, ia menuturkan pasar menantikan rilis data Produk Domestik Bruto kuartal pertama 2023.</p>
<p>Ia memproyeksikan rupiah akan diperdagangkan pada kisaran Rp14.665 per dolar AS hingga Rp14.725 per dolar AS.</p>
<p>Pada Rabu (3/5/2023) rupiah ditutup menguat 22 poin atau 0,15 persen ke posisi Rp14.692 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.714 per dolar AS.</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2023/05/04/dolar-as-keok-pasca-kenaikan-suku-bunga-the-fed-rupiah-diprediksi-makin-perkasa/">Dolar AS Keok Pasca Kenaikan Suku Bunga The Fed, Rupiah Diprediksi Makin Perkasa</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rupiah Ambruk Lagi Tersengat Kenaikan Suku Bunga The Fed</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2022/12/16/rupiah-ambruk-lagi-tersengat-kenaikan-suku-bunga-the-fed/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Dec 2022 02:07:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[dolar AS]]></category>
		<category><![CDATA[kurs]]></category>
		<category><![CDATA[nilai tukar rupiah]]></category>
		<category><![CDATA[The Fed]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=89202</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Nilai tukar rupiah di pasar spot tak berdaya hingga akhir perdagangan hari ini Kamis (15/12/2022) mata uang garuda ditutup di level Rp 15.626 per dolar Amerika Serikat (AS). Ini membuat rupiah melemah 0,21 persen dibanding penutupan hari sebelumnya di Rp 15.593 per dolar AS. Pergerakan rupiah ini sejalan dengan mayoritas mata uang di Asia. Direktur [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2022/12/16/rupiah-ambruk-lagi-tersengat-kenaikan-suku-bunga-the-fed/">Rupiah Ambruk Lagi Tersengat Kenaikan Suku Bunga The Fed</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong><a href="https://www.suara.com/tag/nilai-tukar-rupiah">Nilai tukar rupiah</a> di pasar spot tak berdaya hingga akhir perdagangan hari ini Kamis (15/12/2022) mata uang garuda ditutup di level Rp 15.626 per dolar Amerika Serikat (AS).</p>
<p>Ini membuat rupiah melemah 0,21 persen dibanding penutupan hari sebelumnya di Rp 15.593 per <a href="https://www.suara.com/tag/dolar-as">dolar AS</a>. Pergerakan rupiah ini sejalan dengan mayoritas mata uang di Asia.</p>
<p>Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan dolar naik pada hari Kamis setelah Federal Reserve menaikkan suku bunga sebesar setengah persentase poin dan akan membuat kenaikan lebih lanjut.</p>
<p>“Menetapkan tekad Komite Pasar Terbuka Federal untuk menjinakkan inflasi meskipun ada risiko resesi, Ketua Fed Jerome Powell mengatakan suku bunga diperkirakan akan mencapai puncak di atas 5%,” kata Ibrahim dalam analisanya. Disitat dari laman <a href="https://www.suara.com/bisnis/2022/12/16/062824/nilai-tukar-rupiah-ambruk-lagi-tersengat-kenaikan-suku-bunga-the-fed"><em>suara.com</em></a>.</p>
<p>Sementara itu kata dia dana Fed berjangka menunjukkan bahwa pasar mengharapkan suku bunga AS mencapai puncaknya di bawah 5% pada Mei tahun depan, lebih rendah dari yang telah dipandu oleh Fed.</p>
<p>Sementara itu di Asia, data yang dirilis pada hari Kamis menunjukkan bahwa ekonomi China kehilangan lebih banyak tenaga pada bulan November karena output pabrik melambat dan penjualan ritel memperpanjang penurunan, keduanya meleset dari perkiraan dan mencatat pembacaan terburuk dalam enam bulan, dengan ekonomi tertatih-tatih oleh lonjakan kasus COVID-19 dan meluasnya pembatasan virus, yang baru dilonggarkan minggu lalu.</p>
<p>“Pasar sekarang mengalihkan perhatian mereka ke keputusan suku bunga oleh Bank of England dan Bank Sentral Eropa (ECB) yang dijadwalkan pada hari Kamis, dengan kedua bank sentral tersebut juga diperkirakan akan memberikan kenaikan suku bunga 50 basis poin,” katanya.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2022/12/16/rupiah-ambruk-lagi-tersengat-kenaikan-suku-bunga-the-fed/">Rupiah Ambruk Lagi Tersengat Kenaikan Suku Bunga The Fed</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nilai Tukar Rupiah Amblas, Tembus Rp15.089 per Dolar AS</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2022/09/26/nilai-tukar-rupiah-amblas-tembus-rp15-089-per-dolar-as/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Sep 2022 03:21:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[# kurs rupiah]]></category>
		<category><![CDATA[# nilai tukar]]></category>
		<category><![CDATA[IHSG]]></category>
		<category><![CDATA[The Fed]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=84805</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Nilai tukar atau kurs rupiah awal pekan ini masih tertekan kenaikan suku bunga The Fed. Rupiah pagi ini melemah 51 poin atau 0,34 persen ke posisi Rp15.089 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.038 per dolar AS. “Nilai tukar rupiah kemungkinan masih akan melemah hari ini terhadap dolar AS imbas dari ekspektasi kenaikan suku [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2022/09/26/nilai-tukar-rupiah-amblas-tembus-rp15-089-per-dolar-as/">Nilai Tukar Rupiah Amblas, Tembus Rp15.089 per Dolar AS</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong><a href="https://www.suara.com/tag/nilai-tukar">Nilai tukar</a> atau <a href="https://www.suara.com/tag/kurs-rupiah">kurs rupiah</a> awal pekan ini masih tertekan kenaikan suku bunga <a href="https://www.suara.com/tag/the-fed">The Fed</a>. Rupiah pagi ini melemah 51 poin atau 0,34 persen ke posisi Rp15.089 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.038 per dolar AS.</p>
<p>“Nilai tukar rupiah kemungkinan masih akan melemah hari ini terhadap dolar AS imbas dari ekspektasi kenaikan suku bunga acuan AS yang agresif tahun ini,” kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra.</p>
<p>The Fed yang belum lama ini menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin (bps) lagi pada pertemuan September ini. The Fed diproyeksikan akan menaikkan suku bunga hingga di kisaran 4,25-4,5 persen pada akhir 2022.</p>
<p>“Pada rapat berikutnya di November, pasar masih berekspektasi bahwa bank sentral AS masih akan menaikkan suku bunga acuannya sebesar 75 basis poin. Ancaman inflasi di AS yang masih besar memicu ekspektasi tersebut,” ujar Ariston. Melansir<a href="https://www.suara.com/bisnis/2022/09/26/093712/nilai-tukar-rupiah-amblas-lagi-kini-tembus-rp15089-per-dolar-as"><em> suara.com</em></a>.</p>
<p>Ia melanjutkan, sentimen pasar juga terlihat negatif dengan indeks saham Asia terlihat bergerak melemah di pembukaan pagi ini.</p>
<p>“Ini bisa mengindikasikan bahwa pasar sedang enggan masuk ke aset berisiko hari ini,” kata Ariston.</p>
<p>Bank Indonesia juga memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan alias BI-7 Days Reverse Repo Rate (BI7DDR) sebesar 50 basis poin (bps) dari 3,75 persen menjadi 4,25 persen.</p>
<p>BI pun meningkatkan suku bunga deposit facility dan suku bunga lending facility masing-masing sebesar 50 bps dari tiga persen menjadi 3,5 persen dan 4,5 persen menjadi lima persen.</p>
<p>Ariston memperkirakan hari ini rupiah akan bergerak di kisaran level Rp15.000 per dolar AS hingga Rp15.100 per dolar AS.</p>
<p>Pada Jumat (23/9) lalu, rupiah ditutup melemah 15 poin atau 0,1 persen ke posisi Rp15.038 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.023 per dolar AS.</p>
<div class="placeholder_read_body">
<div class="vidcrunchJS811541101">
<div id="aniBox">
<div id="aniplayer_vidcrunchJS811541101-1664162327935">
<div id="aniplayer_vidcrunchJS811541101-1664162327935Wrapper" class="avp-p-wrapper">
<div id="aniplayer_vidcrunchJS811541101-1664162327935Container">
<div id="content_1430614275"></div>
<div class="avp-p-gui p-hover" data-id="gui_2406841276" data-avp-mobile="false" data-avp-width="380" data-avp-height="214" data-avp-theme="solid" data-theme-color="#ff0000" data-avp-ui-size="xs">
<div class="avp-p-gui-m avp-hidden">
<div class="avp-p-cn-breplay avp-pos-abs avp-btn avp-hidden">
<div class="avp-p-cn-breplay-t"></div>
</div>
</div>
<div class="avp-p-gui-t">
<div class="avp-logo-0 top-logo avp-pos-abs">
<div class="avp-logo-0-i"></div>
</div>
</div>
<div class="avp-auto-skip-wrapper avp-hidden">
<div class="avp-auto-skip-container">
<div class="avp-auto-skip-bar"></div>
<div class="avp-auto-skip-button"></div>
</div>
<div class="avp-stay-button"></div>
</div>
<div class="avp-spinner avp-pos-abs avp-pointer-none avp-hidden" data-avp-style="default" data-avp-state="spinner"></div>
<div class="nonl-container">
<div>
<div id="nonl"></div>
</div>
</div>
</div>
<div class="avp-shared-gui" data-id="sharedGui_3264619918" data-avp-ui-size="xs"></div>
<div id="ads_950361866">
<div id="aniview_slot_1617946537">
<div id="aniview_slot_1617946537gui">
<div id="av-container" class=" av-desktop hide-controls">
<div id="av-inner">
<div id="slot">
<div id="imgpreloader"></div>
<div id="videoslot" class="loaded">
<div id="AVplayer0">
<div></div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2022/09/26/nilai-tukar-rupiah-amblas-tembus-rp15-089-per-dolar-as/">Nilai Tukar Rupiah Amblas, Tembus Rp15.089 per Dolar AS</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Inflasi AS Capai Rekor Tertinggi dalam 40 Tahun, The Fed Naikkan Suku Bunga</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2022/03/17/inflasi-as-capai-rekor-tertinggi-dalam-40-tahun-the-fed-naikkan-suku-bunga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Mar 2022 04:05:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Sentral]]></category>
		<category><![CDATA[Inflasi]]></category>
		<category><![CDATA[The Fed]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=73960</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Pada Rabu (16/3/2022) lalu, Federal Reserve AS menaikkan suku bunga acuannya untuk pertama kalinya sejak 2018. Mereka berusaha mengendalikan inflasi Amerika Serika yang mencatat rekor tertinggi dalam empat dekade. “Inflasi tetap tinggi, mencerminkan ketidakseimbangan penawaran dan permintaan terkait pandemi, harga energi yang lebih tinggi, dan tekanan harga yang lebih luas,” kata The Fed dalam sebuah pernyataan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2022/03/17/inflasi-as-capai-rekor-tertinggi-dalam-40-tahun-the-fed-naikkan-suku-bunga/">Inflasi AS Capai Rekor Tertinggi dalam 40 Tahun, The Fed Naikkan Suku Bunga</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Pada Rabu (16/3/2022) lalu, Federal Reserve AS menaikkan suku bunga acuannya untuk pertama kalinya sejak 2018. Mereka berusaha mengendalikan <a href="https://www.suara.com/tag/inflasi">inflasi</a> Amerika Serika yang mencatat rekor tertinggi dalam empat dekade.</p>
<p>“Inflasi tetap tinggi, mencerminkan ketidakseimbangan penawaran dan permintaan terkait pandemi, harga energi yang lebih tinggi, dan tekanan harga yang lebih luas,” kata <a href="https://www.suara.com/tag/the-fed">The Fed</a> dalam sebuah pernyataan setelah pertemuan kebijakan dua hari, menambahkan krisis Ukraina dan peristiwa terkait kemungkinan akan ” menciptakan tekanan ke atas tambahan” pada inflasi dan membebani kegiatan ekonomi.</p>
<p>Kisaran arget suku bunga dana federal yang dinaikkan <a href="https://www.suara.com/tag/bank-sentral">Bank Sentral</a> capai seperempat poin persentase menjadi 0,25 hingga 0,50 persen dan “mengantisipasi bahwa kenaikan berkelanjutan dalam kisaran target akan sesuai.</p>
<p>Selain itu, bank sentral mengharapkan untuk mulai mengurangi kepemilikan surat berharga AS dan utang agensi dan sekuritas yang didukung hipotek agensi “pada pertemuan mendatang”, menurut pernyataan itu.</p>
<p>Kisaran target suku bunga dana federal sebelumnya ditetapkan mendekati nol pada Maret 2020 untuk merangsang ekonomi AS pada awal pandemi COVID-19.</p>
<p>Bank sentral juga memulai program pembelian obligasi tanpa batas untuk menopang pasar dan mengurangi biaya pinjaman jangka panjang.</p>
<p>Saat ini, neraca The Fed telah membengkak menjadi hampir 9 triliun dolar AS dari sekitar 4,5 triliun dolar AS dua tahun lalu.</p>
<div class="placeholder_read_body">
<div id="div-ad-read_body_1" class="widget-ads3" data-ad-type="desktop_read_body_1" data-google-query-id="CIaF7ryhzPYCFfYC1Qod-J4G7A">
<div id="google_ads_iframe_/148558260/SuaraDesktop_21__container__" class="parent_id_suara_curation_desktop">
<div id="gliaplayer-id_suara_curation_desktop-1647489722484-199078005-container" class="gliaplayer-container account_id_suara slot_id_suara_curation_desktop slot_undefined ad-playing gliaplayer-float" data-slot="id_suara_curation_desktop" data-article="suara.com" data-inited="">
<div class="gliaplayer-wrapper">
<div id="gliaplayer-id_suara_curation_desktop-1647489722484-199078005" class="gliaplayer" data-video-type="collection">
<div class="ivs-sdk-wrapper ivs-content-mediaready ivs-content-loaded ivs-sdk-adplaying" lang="id" data-container-id="gliaplayer-id_suara_curation_desktop-1647489722484-199078005">
<div class="ivs-sdk-wrappercenter ivs-sdk-wrappercore">
<div class="ivs-overlay ivs-overlay-adplaying ivs-overlay-adlinear" data-block-name="overlay">
<div class="ivs-overlay-ads" data-block-name="ads">
<div class="ivs-overlay-hidden ivs-overlay-aralego" data-block-name="aralego">Inflasi AS yang akhirnya mencapai nilai tertinggi selama 40 tahun itu berada jauh di atas target bank sentral sebesar 2,0 persen.</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<p>Banyak pejabat Fed telah menyatakan dalam beberapa bulan terakhir bahwa mereka akan mendukung rencana untuk memulai serangkaian kenaikan suku bunga dan mengurangi neraca tahun ini dalam upaya mendinginkan ekonomi yang terlalu panas.</p>
<div id="dailymotion-widget" class="dailymotion-widget">
<div class="dm-player dm-processed dm-show-player">
<div class="dm-player-wrapper dm-thumbnail-placeholder">
<div id="dm-player-631" class="dailymotion-player-root dailymotion-player-x4ujk"></div>
</div>
</div>
</div>
<p>Indeks harga konsumen (IHK) bulan lalu melonjak 7,9 persen dari tahun sebelumnya, pertumbuhan 12 bulan terbesar sejak periode yang berakhir Januari 1982, menurut Departemen Tenaga Kerja AS.</p>
<p>Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), komite pembuat kebijakan Fed, pada Rabu (16/3/2022) menyetujui kenaikan suku bunga dengan suara 8 banding 1, dengan Presiden Bank Federal Reserve St. Louis James Bullard tidak setuju dalam mendukung peningkatan setengah poin persentase yang lebih besar.</p>
<p>Proyeksi ekonomi triwulanan <a href="https://www.suara.com/tag/the-fed">The Fed</a> yang dirilis Rabu (16/3/2022) menunjukkan bahwa sebagian besar pejabat Fed memperkirakan suku bunga dana federal akan naik menjadi 1,9 persen pada akhir tahun ini dan sekitar 2,8 persen pada akhir 2023. Itu menyiratkan total tujuh kenaikan suku bunga seperempat persentase poin tahun ini dan tiga atau empat tahun depan.</p>
<p>“Tentu saja, proyeksi ini tidak mewakili keputusan atau rencana komite, dan tidak ada yang tahu dengan pasti di mana ekonomi akan berada satu tahun atau lebih dari sekarang,” kata Ketua Fed Jerome Powell pada konferensi pers virtual.</p>
<p>Memperhatikan bahwa setiap pertemuan Fed adalah “pertemuan langsung” mengenai kenaikan suku bunga, Powell mengatakan “kami merasa ekonomi sangat kuat dan berada pada posisi yang baik untuk menahan kebijakan moneter yang lebih ketat.”</p>
<p>“Jika kami menyimpulkan bahwa akan lebih tepat untuk bergerak lebih cepat untuk menghapus akomodasi, maka kami akan melakukannya. Saya tidak bisa secara spesifik menjelaskannya. Tapi itu pasti kemungkinan saat kita melewati tahun ini,” katanya.</p>
<p>Ditanya kapan <a href="https://www.suara.com/tag/inflasi">inflasi</a> AS akan turun, Powell mengatakan bahwa dia memperkirakan inflasi “tetap tinggi hingga pertengahan tahun” dan mulai turun lebih tajam tahun depan.</p>
<p>“Mungkin perlu waktu lebih lama, tetapi saya yakin kita akan menurunkan inflasi,” kata Powell, mengakui bahwa inflasi yang tinggi merugikan semua orang, terutama orang-orang yang menggunakan sebagian besar pendapatan mereka untuk membeli kebutuhan pokok seperti makanan, perumahan, dan transportasi.</p>
<p>“Kami tidak akan membiarkan inflasi tinggi bercokol. Biayanya akan terlalu tinggi. Dan kami tidak akan menunggu terlalu lama untuk melakukan itu,” tambahnya. Dinukil dari <a href="https://www.suara.com/bisnis/2022/03/17/102534/inflasi-as-capai-rekor-tertinggi-dalam-40-tahun-the-fed-naikkan-suku-bunga?page=all"><em>suara.com</em></a>.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2022/03/17/inflasi-as-capai-rekor-tertinggi-dalam-40-tahun-the-fed-naikkan-suku-bunga/">Inflasi AS Capai Rekor Tertinggi dalam 40 Tahun, The Fed Naikkan Suku Bunga</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komentar Bos The Fed Membuat Harga Emas Dunia Naik</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2021/08/30/komentar-bos-the-fed-membuat-harga-emas-dunia-naik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Aug 2021 01:33:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Harga Emas]]></category>
		<category><![CDATA[harga emas dunia]]></category>
		<category><![CDATA[The Fed]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=55565</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Harga emas dunia melambung lebih dari 1 persen pada perdagangan akhir pekan ini setelah Chairman Federal Reserve Jerome Powell berhenti memberi sinyal jadwal bank sentral AS akan mulai menarik stimulus moneter. Powell menegaskan kembali pandangannya bahwa lonjakan harga saat ini bersifat sementara. Mengutip CNBC, Senin (30/8/2021) harga emas di pasar spot naik 1,4 persen [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2021/08/30/komentar-bos-the-fed-membuat-harga-emas-dunia-naik/">Komentar Bos The Fed Membuat Harga Emas Dunia Naik</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong><a href="https://www.suara.com/tag/harga-emas">Harga emas</a> dunia melambung lebih dari 1 persen pada perdagangan akhir pekan ini setelah Chairman Federal Reserve Jerome Powell berhenti memberi sinyal jadwal bank sentral AS akan mulai menarik stimulus moneter.</p>
<p>Powell menegaskan kembali pandangannya bahwa lonjakan harga saat ini bersifat sementara.</p>
<p>Mengutip CNBC, Senin (30/8/2021) harga emas di pasar spot naik 1,4 persen menjadi 1.817,21 dolar AS per ons. Sedangkan emas di pasar futures AS ditutup naik 0,9 persen pada 1.819,50 dolar AS.</p>
<p>“Mereka tidak akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat dan pembicaraan tapering tidak akan kembali bermain sampai laporan pasar tenaga kerja minggu depan,” kata Phillip Streible, kepala strategi pasar di Blue Line Futures di Chicago.</p>
<p>Dalam pidato virtual di konferensi Jackson Hole, Powell mengisyaratkan bank sentral AS akan tetap sabar dan mengulangi bahwa ia ingin menghindari mengejar inflasi “sementara” dan berpotensi menghambat pertumbuhan lapangan pekerjaan yang sedang dalam proses.</p>
<p>“Menguatkan emas, Powell menggunakan ‘perisai’ Delta untuk mengulur waktu untuk data ketenagakerjaan yang lebih banyak sebelum pengumuman penurunan,” kata seorang trader yang berbasis di New York.</p>
<p>Emas sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga AS, yang meningkatkan biaya peluang memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil dan mendorong dolar.</p>
<p>Meminjamkan dorongan lebih lanjut ke emas, patokan imbal hasil Treasury AS dan dolar melemah setelah komentar Powell.</p>
<p>Harga logam mulia lainnya seperti, perak naik 2,2 persen menjadi 24,05 dolar AS per ounce, menuju minggu terbaik sejak Mei. Platinum melonjak 3,2 persen menjadi 1.010,73 dolar AS per ounce, sementara paladium naik 0,8 persen menjadi 2.411,54 dolar AS.</p>
<p> </p>
<p>Sumber : <a href="https://www.suara.com/bisnis/2021/08/30/080119/komentar-bos-the-fed-membuat-harga-emas-dunia-naik"><em>Suara.com</em></a></p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2021/08/30/komentar-bos-the-fed-membuat-harga-emas-dunia-naik/">Komentar Bos The Fed Membuat Harga Emas Dunia Naik</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Potensi Resesi AS Dorong Penguatan Nilai Tukar Rupiah</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2020/08/31/potensi-resesi-as-dorong-penguatan-nilai-tukar-rupiah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ariz]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2020 02:29:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Makro]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[dolar AS]]></category>
		<category><![CDATA[jerome powell]]></category>
		<category><![CDATA[nilai tukar rupiah]]></category>
		<category><![CDATA[resesi]]></category>
		<category><![CDATA[The Fed]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://triggernetmedia.com/?p=22800</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memprediksi pergerakan nilai tukar rupiah awal pekan ini bisa menguat terhadap dolar AS. Menurut pengamatannya, nilai tukar rupiah mungkin masih akan mendapatkan sentimen positif dari indikasi kebijakan pelonggaran moneter yang lebih lama dan mungkin lebih agresif dari Bank Sentral AS untuk membantu pemulihan ekonomi AS. Hal ini lanjutnya, seperti [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2020/08/31/potensi-resesi-as-dorong-penguatan-nilai-tukar-rupiah/">Potensi Resesi AS Dorong Penguatan Nilai Tukar Rupiah</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memprediksi pergerakan <a href="https://www.suara.com/tag/nilai-tukar-rupiah">nilai tukar rupiah</a> awal pekan ini bisa menguat terhadap <a href="https://www.suara.com/tag/dolar-as">dolar AS</a>.</p>
<p>Menurut pengamatannya, nilai tukar rupiah mungkin masih akan mendapatkan sentimen positif dari indikasi kebijakan pelonggaran moneter yang lebih lama dan mungkin lebih agresif dari Bank Sentral AS untuk membantu pemulihan ekonomi AS.</p>
<p>Hal ini lanjutnya, seperti yang diungkapkan Gubernur <a href="https://www.suara.com/tag/the-fed">The Fed</a> dalam pidato di pertemuan online para pejabat bank sentral dunia Kamis pekan lalu.</p>
<p>Ia menambahkan, sikap The Fed ini mendorong pelemahan nilai tukar dolar AS dan bisa membantu penguatan aset berisiko termasuk rupiah.</p>
<p>Di sisi lain, tutur Ariston, penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bisa tertahan karena kekhawatiran potensi resesi dan penularan covid-19 yang meninggi.</p>
<p>“Potensi penguatan rupiah terhadap dolar AS hari ini di kisaran Rp 14.550 – Rp 14.750,” ujar Ariston dalam riset hariannya, Senin (31/8/2020).</p>
<p>Berdasarkan data Bloomberg pergerakan rupiah pada Jumat pekan kemarin (28/8/2020) berada di level Rp 14.632 per dolar AS. Level itu menguat dibanding pergerakan kamis sebelumnya di level Rp 14.660 per dolar AS.</p>
<p>Sementara itu, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada Jumat pekan kemarin berada di level Rp 14.702 per dolar AS. Posisi itu menguat dibandingkan pada Kamis sebelumnya yang di level Rp 14.714 per dolar AS.</p>
<p>Sumber :<a href="https://www.suara.com/bisnis/2020/08/31/085807/potensi-resesi-as-dorong-penguatan-nilai-tukar-rupiah"><em> Suara.com</em></a></p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2020/08/31/potensi-resesi-as-dorong-penguatan-nilai-tukar-rupiah/">Potensi Resesi AS Dorong Penguatan Nilai Tukar Rupiah</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
