<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pemberantasan Korupsi Archives - Trigger Netmedia</title>
	<atom:link href="https://triggernetmedia.com/tag/pemberantasan-korupsi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/pemberantasan-korupsi/</link>
	<description>Adverstising &#38; News Agency</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Jul 2026 22:57:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://triggernetmedia.com/wp-content/uploads/cropped-triggernet-logo-1-32x32.png</url>
	<title>Pemberantasan Korupsi Archives - Trigger Netmedia</title>
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/pemberantasan-korupsi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Analis: Prabowo Perlu Bersikap atas Kasus Eks Jampidsus, Bungkam Bisa Picu Kritik</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/07/15/analis-prabowo-perlu-bersikap-atas-kasus-eks-jampidsus-bungkam-bisa-picu-kritik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 22:57:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[Arif Susanto]]></category>
		<category><![CDATA[Dugaan Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[eks Jampidsus]]></category>
		<category><![CDATA[Exposit Strategic]]></category>
		<category><![CDATA[Febrie Adriansyah]]></category>
		<category><![CDATA[kasus eks Jampidsus]]></category>
		<category><![CDATA[kejaksaan agung]]></category>
		<category><![CDATA[kritik Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberantasan Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo soal Febrie Adriansyah]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=134753</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Analis politik dari Exposit Strategic, Arif Susanto, menilai Presiden Prabowo Subianto perlu menyampaikan sikap secara langsung terkait polemik dugaan korupsi yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Menurut Arif, perhatian publik tidak hanya tertuju pada perkembangan proses hukum terhadap Febrie, tetapi juga pada respons kepala negara yang hingga kini [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/07/15/analis-prabowo-perlu-bersikap-atas-kasus-eks-jampidsus-bungkam-bisa-picu-kritik/">Analis: Prabowo Perlu Bersikap atas Kasus Eks Jampidsus, Bungkam Bisa Picu Kritik</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Analis politik dari Exposit Strategic, Arif Susanto, menilai Presiden Prabowo Subianto perlu menyampaikan sikap secara langsung terkait polemik dugaan korupsi yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.</p>
<p data-start="421" data-end="620">Menurut Arif, perhatian publik tidak hanya tertuju pada perkembangan proses hukum terhadap Febrie, tetapi juga pada respons kepala negara yang hingga kini belum memberikan pernyataan secara langsung.</p>
<p data-start="622" data-end="845">“Pertanyaan yang jauh lebih penting adalah ke mana Prabowo?” kata Arif dalam diskusi bertajuk <em data-start="716" data-end="790">Drama Polisi VS Kejaksaan: Saling Bongkar atau Saling Ngunci (Kompromi)?</em> di kantor Formappi, Jakarta Pusat, Selasa (14/7/2026).</p>
<p data-start="847" data-end="1047">Arif menilai penyampaian sikap oleh Presiden tidak cukup diwakili oleh pejabat lain, melainkan perlu disampaikan langsung sebagai bentuk kepemimpinan dalam merespons isu yang menjadi perhatian publik.</p>
<p data-start="1049" data-end="1184">Ia juga berpendapat Presiden memiliki kewenangan untuk melakukan evaluasi terhadap pimpinan lembaga terkait apabila dinilai diperlukan.</p>
<p data-start="1186" data-end="1252">“Kenapa? Karena itu kan masih di bawah kendali Presiden,” ujarnya.</p>
<p data-start="1254" data-end="1412">Arif mengingatkan bahwa jika Presiden terus memilih diam, hal tersebut berpotensi memunculkan kritik terhadap komitmen pemerintah dalam pemberantasan korupsi.</p>
<p data-start="1414" data-end="1559">“Jangan-jangan benar bahwa Presiden cuma pandai omon-omon. Ayolah Presiden, buktikan bahwa Anda bisa menghajar bajingan-bajingan ini,” kata Arif.</p>
<p data-start="1561" data-end="1783">Ia menambahkan persoalan integritas, menurutnya, tidak hanya terdapat di lingkungan politik, tetapi juga dapat terjadi di lembaga penegak hukum sehingga membutuhkan komitmen kuat dari pemerintah untuk melakukan pembenahan.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/07/15/analis-prabowo-perlu-bersikap-atas-kasus-eks-jampidsus-bungkam-bisa-picu-kritik/">Analis: Prabowo Perlu Bersikap atas Kasus Eks Jampidsus, Bungkam Bisa Picu Kritik</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KPK Didesak Awasi Penanganan Dugaan Korupsi MBG Lewat Supervisi</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/07/14/kpk-didesak-awasi-penanganan-dugaan-korupsi-mbg-lewat-supervisi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 08:15:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Gizi Nasional (BGN)]]></category>
		<category><![CDATA[Dugaan korupsi MBG]]></category>
		<category><![CDATA[intervensi politik]]></category>
		<category><![CDATA[kasus korupsi MBG]]></category>
		<category><![CDATA[kejaksaan agung]]></category>
		<category><![CDATA[koordinasi dan supervisi (korsup)]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[MBG]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberantasan Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan perkara korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[penegakan hukum]]></category>
		<category><![CDATA[program makan bergizi gratis]]></category>
		<category><![CDATA[pukat ugm]]></category>
		<category><![CDATA[Supervisi KPK]]></category>
		<category><![CDATA[Zaenur Rohman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=134736</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didorong untuk mengawasi penanganan dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui fungsi koordinasi dan supervisi (korsup). Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan proses hukum berjalan independen dan tidak dipengaruhi kepentingan di luar aspek penegakan hukum. Desakan itu disampaikan Peneliti Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada (UGM), Zaenur [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/07/14/kpk-didesak-awasi-penanganan-dugaan-korupsi-mbg-lewat-supervisi/">KPK Didesak Awasi Penanganan Dugaan Korupsi MBG Lewat Supervisi</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didorong untuk mengawasi penanganan dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui fungsi koordinasi dan supervisi (korsup). Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan proses hukum berjalan independen dan tidak dipengaruhi kepentingan di luar aspek penegakan hukum.</p>
<div class="qMYqUG_convSearchResultHighlightRoot">
<div class="" data-turn-id-container="request-6a4fbf2c-4918-83ec-a6c6-ba90f8366de3-25" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&:has([data-writing-block])>*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-6a4fbf2c-4918-83ec-a6c6-ba90f8366de3-25" data-turn-id-container="request-6a4fbf2c-4918-83ec-a6c6-ba90f8366de3-25" data-testid="conversation-turn-262" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" data-conversation-screenshot-content="">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="3d5d61a3-146e-402d-822b-4677c1b5bd16" data-message-model-slug="gpt-5-5" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full light markdown-new-styling">
<p data-start="448" data-end="755">Desakan itu disampaikan Peneliti Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada (UGM), Zaenur Rohman, menyusul keputusan Kejaksaan Agung menghentikan pengumpulan data pelaksanaan Program MBG di daerah. Menurut dia, keputusan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai konsistensi penanganan perkara.</p>
<p data-start="757" data-end="932">“Ini saatnya KPK turun dalam bentuk koordinasi dan supervisi. KPK bisa melakukan supervisi terhadap penanganan perkara MBG,” kata Zaenur saat dikonfirmasi, Selasa (14/7/2026).</p>
<p data-start="934" data-end="1110">Zaenur menegaskan, supervisi diperlukan agar proses penyidikan tetap berjalan sesuai ketentuan hukum dan tidak terpengaruh kepentingan politik maupun faktor nonyuridis lainnya.</p>
<p data-start="1112" data-end="1437">Ia membedakan sikap Pukat terhadap perkara MBG dengan kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Dalam perkara MBG, Pukat belum meminta KPK mengambil alih penyidikan, melainkan cukup menjalankan fungsi pengawasan melalui mekanisme koordinasi dan supervisi.</p>
<p data-start="1439" data-end="1589">“Kalau kasus eks Jampidsus kami merekomendasikan KPK mengambil alih. Tetapi untuk MBG, kami sangat merekomendasikan KPK melakukan supervisi,” ujarnya.</p>
<p data-start="1591" data-end="1758">Menurut Zaenur, kehadiran KPK sebagai supervisor penting untuk memastikan penanganan perkara tidak dihentikan atau diarahkan karena pertimbangan di luar koridor hukum.</p>
<p data-start="1760" data-end="1932">“Agar penanganannya sesuai dengan aturan hukum yang berlaku, tidak mudah dimulai atau dihentikan di tengah jalan hanya karena alasan nonhukum atau alasan politik,” katanya.</p>
<p data-start="1934" data-end="2225">Sebelumnya, Kejaksaan Agung memerintahkan seluruh Kejaksaan Tinggi menghentikan pengumpulan data dan keterangan terkait pelaksanaan Program MBG. Kejagung menyatakan langkah tersebut diambil karena proses inventarisasi awal telah selesai dan untuk mencegah potensi penyalahgunaan di lapangan.</p>
<p data-start="2227" data-end="2464" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Data yang telah dihimpun disebut akan digunakan sebagai bagian dari penyidikan dugaan korupsi tata kelola Program MBG di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN). Hingga kini, Kejagung telah menetapkan tujuh tersangka dalam perkara tersebut.</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div class="z-0 flex min-h-[46px] justify-start"></div>
<div class="mt-3 w-full empty:hidden">
<div class="text-center"></div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
</div>
<div class="pointer-events-none -mt-px h-px translate-y-(--scroll-root-safe-area-inset-bottom)" aria-hidden="true"></div>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/07/14/kpk-didesak-awasi-penanganan-dugaan-korupsi-mbg-lewat-supervisi/">KPK Didesak Awasi Penanganan Dugaan Korupsi MBG Lewat Supervisi</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Hormati Proses Hukum Terkait Dugaan Kasus Korupsi Jampidsus Febrie Adriansyah</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/07/10/pemerintah-hormati-proses-hukum-terkait-dugaan-kasus-korupsi-jampidsus-febrie-adriansyah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 04:23:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[# istana kepresidenan]]></category>
		<category><![CDATA[# proses hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Aparat penegak hukum (APH)]]></category>
		<category><![CDATA[asas praduga tak bersalah]]></category>
		<category><![CDATA[Dugaan Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Febrie Adriansyah]]></category>
		<category><![CDATA[Integritas aparatur negara]]></category>
		<category><![CDATA[Jampidsus Febrie Adriansyah]]></category>
		<category><![CDATA[kejaksaan agung]]></category>
		<category><![CDATA[Mensesneg Prasetyo Hadi]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Sekretaris Negara]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberantasan Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[penegakan hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[prasetyo hadi]]></category>
		<category><![CDATA[stabilitas nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=134581</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Istana Kepresidenan meminta publik menghormati proses hukum terkait penyidikan dugaan perkara yang menyeret nama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Pemerintah juga mengingatkan pentingnya menjunjung asas praduga tak bersalah. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah menghormati setiap proses penegakan hukum yang dilakukan aparat penegak hukum. “Kita semua menghormati setiap proses [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/07/10/pemerintah-hormati-proses-hukum-terkait-dugaan-kasus-korupsi-jampidsus-febrie-adriansyah/">Pemerintah Hormati Proses Hukum Terkait Dugaan Kasus Korupsi Jampidsus Febrie Adriansyah</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Istana Kepresidenan meminta publik menghormati proses hukum terkait penyidikan dugaan perkara yang menyeret nama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Pemerintah juga mengingatkan pentingnya menjunjung asas praduga tak bersalah.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah menghormati setiap proses penegakan hukum yang dilakukan aparat penegak hukum.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Kita semua menghormati setiap proses hukum yang sedang dilaksanakan aparat penegak hukum. Kita juga menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah sehingga terhindar dari spekulasi maupun penilaian yang tidak produktif,” kata Prasetyo kepada wartawan, Jumat (10/7/2026).</p>
<p class="isSelectedEnd">Prasetyo menegaskan pemberantasan korupsi tetap menjadi komitmen Presiden Prabowo Subianto. Menurut dia, Presiden berulang kali mengingatkan seluruh aparatur negara untuk memperkuat integritas dan berbenah sebelum tindakan penegakan hukum dilakukan.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Beliau berulang kali mengingatkan seluruh jajaran pemerintahan agar segera berbenah dan membersihkan diri,” ujarnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia menambahkan pemerintah terus berupaya memperbaiki tata kelola pemerintahan, memperkuat integritas, dan membangun birokrasi yang bersih sebagai bagian dari agenda pemberantasan korupsi.</p>
<p class="isSelectedEnd">Selain itu, Prasetyo mengajak seluruh pihak menjaga stabilitas dan persatuan di tengah berlangsungnya proses hukum.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Hanya dengan suasana yang aman, bersatu, dan saling percaya, kita dapat menyelesaikan berbagai persoalan bangsa serta mempercepat pelaksanaan program pembangunan,” katanya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Sebelumnya, nama Febrie Adriansyah menjadi perhatian publik setelah muncul informasi mengenai penyidikan dugaan perkara yang disebut berkaitan dengannya. Hingga kini, aparat penegak hukum belum menyampaikan keterangan resmi mengenai status hukum Febrie maupun hasil penyidikan yang sedang berlangsung.</p>
<p class="isSelectedEnd">Sementara itu, beredar informasi dari sumber yang mengetahui perkara tersebut yang menyebut Presiden telah menerima laporan mengenai perkembangan penyidikan. Namun, informasi tersebut belum dikonfirmasi secara resmi oleh Istana maupun aparat penegak hukum.</p>
<p>Hingga Jumat (10/7/2026), Febrie Adriansyah juga belum memberikan pernyataan kepada publik terkait perkara tersebut.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/07/10/pemerintah-hormati-proses-hukum-terkait-dugaan-kasus-korupsi-jampidsus-febrie-adriansyah/">Pemerintah Hormati Proses Hukum Terkait Dugaan Kasus Korupsi Jampidsus Febrie Adriansyah</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Akademisi UII Desak Prabowo Ambil Alih Kendali di Tengah Memanasnya Relasi Polri, Kejagung, dan TNI Terkait Tipikor</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/07/09/akademisi-uii-desak-prabowo-ambil-alih-kendali-di-tengah-memanasnya-relasi-polri-kejagung-dan-tni-terkait-tipikor/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 11:23:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[# presiden prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Febrie Adriansyah]]></category>
		<category><![CDATA[kejaksaan agung]]></category>
		<category><![CDATA[konflik Polri Kejaksaan TNI]]></category>
		<category><![CDATA[Kortastipidkor Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Masduki UII]]></category>
		<category><![CDATA[Netralitas TNI]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberantasan Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[PSAD UII]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=134527</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Kepala Pusat Studi Agama dan Demokrasi (PSAD) Universitas Islam Indonesia (UII) Masduki meminta Presiden Prabowo Subianto segera mengambil langkah untuk meredam memanasnya hubungan antara Kepolisian, Kejaksaan Agung, dan TNI. Menurut dia, Presiden perlu memastikan proses penegakan hukum tetap berjalan tanpa diwarnai konflik antarlembaga. Masduki menilai dinamika yang berkembang dalam beberapa hari terakhir menunjukkan persoalan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/07/09/akademisi-uii-desak-prabowo-ambil-alih-kendali-di-tengah-memanasnya-relasi-polri-kejagung-dan-tni-terkait-tipikor/">Akademisi UII Desak Prabowo Ambil Alih Kendali di Tengah Memanasnya Relasi Polri, Kejagung, dan TNI Terkait Tipikor</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Kepala Pusat Studi Agama dan Demokrasi (PSAD) Universitas Islam Indonesia (UII) Masduki meminta Presiden Prabowo Subianto segera mengambil langkah untuk meredam memanasnya hubungan antara Kepolisian, Kejaksaan Agung, dan TNI. Menurut dia, Presiden perlu memastikan proses penegakan hukum tetap berjalan tanpa diwarnai konflik antarlembaga.</p>
<p data-start="478" data-end="668">Masduki menilai dinamika yang berkembang dalam beberapa hari terakhir menunjukkan persoalan serius karena dugaan korupsi muncul di lebih dari satu institusi penegak hukum dan lembaga negara.</p>
<blockquote data-start="670" data-end="908">
<p data-start="672" data-end="908">“Dalam situasi semacam ini, menurut saya, Pak Prabowo harus segera turun untuk menegaskan bahwa tindakan-tindakan korupsi di kedua lembaga, kejaksaan, kepolisian, tetap harus diproses,” kata Masduki kepada <em data-start="878" data-end="889">Suara.com</em>, Kamis (9/7/2026).</p>
</blockquote>
<p data-start="910" data-end="1088">Ia berpandangan, kepemimpinan Presiden diperlukan agar perselisihan antarlembaga tidak berkembang menjadi konflik kepentingan yang justru menghambat agenda pemberantasan korupsi.</p>
<p data-start="1090" data-end="1225">Selain itu, Masduki meminta TNI menjaga posisi netral dan tidak terlibat dalam dinamika penegakan hukum yang melibatkan institusi lain.</p>
<blockquote data-start="1227" data-end="1317">
<p data-start="1229" data-end="1317">“Dan oleh karenanya, militer agar menarik diri dari konflik dua institusi ini,” ujarnya.</p>
</blockquote>
<p data-start="1319" data-end="1470">Masduki menilai proses hukum harus tetap berjalan terhadap siapa pun berdasarkan alat bukti, tanpa intervensi ataupun perlindungan dari institusi lain.</p>
<p data-start="1472" data-end="1659">Menurut dia, di balik memanasnya hubungan antarlembaga, publik justru memperoleh manfaat karena dugaan tindak pidana korupsi yang sebelumnya belum terungkap mulai terbuka ke ruang publik.</p>
<blockquote data-start="1661" data-end="1815">
<p data-start="1663" data-end="1815">“Jadi, ini hikmahnya dari situasi ini, terlepas mereka perang antar-institusi, tapi ini bagusnya bagi publik adalah terbongkarnya dua korupsi,” katanya.</p>
</blockquote>
<h3 data-section-id="fzr3gp" data-start="1817" data-end="1837">Soroti Sikap TNI</h3>
<p data-start="1839" data-end="1959">Masduki juga mengkritik keterlibatan TNI yang dinilainya tidak berada pada posisi netral dalam dinamika yang berkembang.</p>
<blockquote data-start="1961" data-end="2154">
<p data-start="1963" data-end="2154">“TNI cenderung berpihak kepada, dalam hal ini, kejaksaan. Terlepas apa motif di balik semua ini, TNI harusnya tidak turut campur dalam dua institusi ini yang saling bongkar korupsi,” ujarnya.</p>
</blockquote>
<p data-start="2156" data-end="2507"><strong data-start="2156" data-end="2168">Insight:</strong> Pernyataan Masduki mencerminkan kekhawatiran bahwa konflik antarlembaga penegak hukum dapat menggeser fokus dari substansi pemberantasan korupsi. Menurutnya, Presiden perlu memainkan peran sebagai pengendali agar persaingan institusional tidak mengganggu independensi proses hukum maupun kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/07/09/akademisi-uii-desak-prabowo-ambil-alih-kendali-di-tengah-memanasnya-relasi-polri-kejagung-dan-tni-terkait-tipikor/">Akademisi UII Desak Prabowo Ambil Alih Kendali di Tengah Memanasnya Relasi Polri, Kejagung, dan TNI Terkait Tipikor</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jaksa Agung Ungkap Aset Sitaan Kejagung Banyak Tercecer, Sebagian Ditempati Jaksa</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/02/12/jaksa-agung-ungkap-aset-sitaan-kejagung-banyak-tercecer-sebagian-ditempati-jaksa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2026 11:25:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ASN]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[apartemen sitaan]]></category>
		<category><![CDATA[aset korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[aset sitaan Kejaksaan Agung]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Pemulihan Aset]]></category>
		<category><![CDATA[BPA]]></category>
		<category><![CDATA[Jaksa Agung ST Burhanuddin]]></category>
		<category><![CDATA[jaksa menempati aset sitaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kejaksaan Agung RI]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberantasan Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[pemulihan keuangan negara]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan barang sitaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=131044</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Jaksa Agung ST Burhanuddin mengungkapkan bahwa hingga kini masih banyak aset sitaan Kejaksaan Agung yang belum tertata dengan baik, khususnya aset berupa apartemen di wilayah Jakarta Pusat. Bahkan, sebagian aset tersebut diketahui justru ditempati oleh oknum jaksa. “Aset-aset kita masih banyak yang tercecer, terutama di Jakarta Pusat. Banyak apartemen yang seharusnya menjadi aset sitaan,” [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/02/12/jaksa-agung-ungkap-aset-sitaan-kejagung-banyak-tercecer-sebagian-ditempati-jaksa/">Jaksa Agung Ungkap Aset Sitaan Kejagung Banyak Tercecer, Sebagian Ditempati Jaksa</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Jaksa Agung ST Burhanuddin mengungkapkan bahwa hingga kini masih banyak aset sitaan Kejaksaan Agung yang belum tertata dengan baik, khususnya aset berupa apartemen di wilayah Jakarta Pusat. Bahkan, sebagian aset tersebut diketahui justru ditempati oleh oknum jaksa.</p>
<p data-start="641" data-end="942">“Aset-aset kita masih banyak yang tercecer, terutama di Jakarta Pusat. Banyak apartemen yang seharusnya menjadi aset sitaan,” kata Burhanuddin saat memberikan sambutan dalam Peringatan Hari Lahir ke-2 Badan Pemulihan Aset (BPA), Kamis (12/2/2026), yang disiarkan melalui kanal YouTube Kejaksaan Agung.</p>
<p data-start="944" data-end="1166">Burhanuddin menyebutkan, sejumlah kamar apartemen hasil sitaan perkara pidana, termasuk kasus korupsi, saat ini digunakan tanpa izin resmi. Ia menegaskan penggunaan aset sitaan tanpa persetujuan BPA tidak dapat dibenarkan.</p>
<p data-start="1168" data-end="1310">“Banyak aset yang bukan dimiliki oleh jaksa, tetapi ditempati oleh jaksa. Bahkan seolah-olah dilupakan bahwa itu adalah aset sitaan,” ujarnya.</p>
<p data-start="1312" data-end="1536">Ia meminta BPA untuk segera menertibkan seluruh aset sitaan dan memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkannya tanpa izin. Seluruh aset yang digunakan tanpa persetujuan resmi harus segera ditarik dan dikembalikan ke negara.</p>
<p data-start="1538" data-end="1815">Burhanuddin juga menekankan pentingnya menjaga kerahasiaan data aset sitaan agar tidak memicu permintaan pemanfaatan dari kementerian atau lembaga lain. Menurutnya, tujuan utama penyitaan aset adalah memulihkan kerugian keuangan negara, bukan sekadar mencatat kepemilikan aset.</p>
<p data-start="1817" data-end="1959">“Negara membutuhkan dana, bukan sekadar catatan aset. Aset itu harus dikembalikan menjadi uang negara yang bisa digunakan,” tegas Burhanuddin.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/02/12/jaksa-agung-ungkap-aset-sitaan-kejagung-banyak-tercecer-sebagian-ditempati-jaksa/">Jaksa Agung Ungkap Aset Sitaan Kejagung Banyak Tercecer, Sebagian Ditempati Jaksa</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>IPK Indonesia Turun, DPR Dorong Evaluasi Strategi Pemberantasan Korupsi</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/02/12/ipk-indonesia-turun-dpr-dorong-evaluasi-strategi-pemberantasan-korupsi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2026 11:15:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[# budaya antikorupsi]]></category>
		<category><![CDATA[# indeks persepsi korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[# ipk]]></category>
		<category><![CDATA[# transparency international indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hasbiallah Ilyas]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi III DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[komisi pemberantasan korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberantasan Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Pencegahan Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[pengawasan DPR]]></category>
		<category><![CDATA[Tata kelola pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[TII]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=131041</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Hasbiallah Ilyas, menilai penurunan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia sebagai peringatan serius bagi pemerintah dan aparat penegak hukum. Berdasarkan laporan Transparency International Indonesia (TII), skor IPK Indonesia pada 2025 turun tiga poin menjadi 34 dan menempatkan Indonesia di peringkat 109 dari 180 negara. “Laporan TII ini [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/02/12/ipk-indonesia-turun-dpr-dorong-evaluasi-strategi-pemberantasan-korupsi/">IPK Indonesia Turun, DPR Dorong Evaluasi Strategi Pemberantasan Korupsi</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Hasbiallah Ilyas, menilai penurunan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia sebagai peringatan serius bagi pemerintah dan aparat penegak hukum. Berdasarkan laporan Transparency International Indonesia (TII), skor IPK Indonesia pada 2025 turun tiga poin menjadi 34 dan menempatkan Indonesia di peringkat 109 dari 180 negara.</p>
<p data-start="644" data-end="820">“Laporan TII ini tidak bisa diabaikan. Penurunan skor menjadi 34 menunjukkan upaya pemberantasan korupsi masih menghadapi persoalan serius,” ujar Hasbiallah, Kamis (12/2/2026).</p>
<p data-start="822" data-end="1095">Ia menilai pemerintah perlu segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap strategi pemberantasan korupsi, khususnya yang dijalankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurutnya, penindakan harus diimbangi dengan penguatan sistem pencegahan yang terukur dan berkelanjutan.</p>
<p data-start="1097" data-end="1308">Hasbiallah juga menekankan pentingnya pendidikan dan sosialisasi antikorupsi kepada seluruh lapisan masyarakat. Tanpa dukungan kesadaran kolektif, upaya pemberantasan korupsi dinilai tidak akan berjalan efektif.</p>
<p data-start="1310" data-end="1475">Komisi III DPR RI, kata dia, akan memperkuat fungsi pengawasan terhadap aparat penegak hukum agar tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan dapat terwujud.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/02/12/ipk-indonesia-turun-dpr-dorong-evaluasi-strategi-pemberantasan-korupsi/">IPK Indonesia Turun, DPR Dorong Evaluasi Strategi Pemberantasan Korupsi</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Empat Jam di Kertanegara, Prabowo Diskusi dengan Tokoh Nasional</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/02/01/empat-jam-di-kertanegara-prabowo-diskusi-dengan-tokoh-nasional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Jan 2026 21:24:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[# Presiden Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[Abraham Samad]]></category>
		<category><![CDATA[Dialog nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kertanegara]]></category>
		<category><![CDATA[Konsolidasi politik]]></category>
		<category><![CDATA[kritik pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Oligarki]]></category>
		<category><![CDATA[Oposisi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberantasan Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Pertemuan tertutup]]></category>
		<category><![CDATA[reformasi polri]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=130545</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah tokoh nasional ke kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat malam, 30 Januari 2026. Pertemuan tertutup yang berlangsung sekitar empat jam itu dihadiri sejumlah tokoh yang selama ini kerap dipersepsikan berada di luar lingkar kekuasaan. Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad membenarkan kehadirannya dalam pertemuan tersebut. Menurut dia, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/02/01/empat-jam-di-kertanegara-prabowo-diskusi-dengan-tokoh-nasional/">Empat Jam di Kertanegara, Prabowo Diskusi dengan Tokoh Nasional</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah tokoh nasional ke kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat malam, 30 Januari 2026. Pertemuan tertutup yang berlangsung sekitar empat jam itu dihadiri sejumlah tokoh yang selama ini kerap dipersepsikan berada di luar lingkar kekuasaan.</p>
<p data-start="2374" data-end="2563">Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad membenarkan kehadirannya dalam pertemuan tersebut. Menurut dia, diskusi berlangsung sejak pukul 17.00 hingga sekitar pukul 21.00 WIB.</p>
<p data-start="2565" data-end="2665">“Ada sekitar tujuh tokoh, selain beberapa menteri,” kata Samad kepada Tempo, Sabtu, 31 Januari 2026.</p>
<p data-start="2667" data-end="3003">Samad menyebut sejumlah nama yang hadir antara lain Peneliti Utama Politik BRIN Siti Zuhro dan mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu. Sementara dari jajaran pemerintah tampak Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Mayjen TNI (Purn) Zacky Anwar Makarim.</p>
<p data-start="3005" data-end="3297">Menurut Samad, undangan disampaikan melalui Sjafrie. Dalam pertemuan itu, Prabowo memaparkan pandangannya mengenai situasi nasional dan global, termasuk pengalaman mengikuti World Economic Forum di Davos, Swiss. Presiden juga membuka ruang bagi para tokoh untuk menyampaikan pandangan kritis.</p>
<p data-start="3299" data-end="3504">Samad mengaku menyoroti persoalan Indeks Persepsi Korupsi Indonesia yang berada di angka 37. Ia mengatakan Prabowo menegaskan komitmennya dalam pemberantasan korupsi, termasuk rencana reformasi kepolisian.</p>
<p data-start="3506" data-end="3596">“Dia bilang tidak takut menghadapi oligarki dan membuka diri terhadap kritik,” ujar Samad.</p>
<p data-start="3598" data-end="3752">Meski membahas isu serius seperti korupsi dan reformasi institusi, Samad menilai suasana pertemuan berlangsung cair. “Banyak senyum dan candaan,” katanya.</p>
<p data-start="3754" data-end="3930">Sebelumnya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyebut pertemuan tersebut sebagai ajang Presiden mendengar langsung pandangan tokoh-tokoh yang berada di luar pemerintahan.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/02/01/empat-jam-di-kertanegara-prabowo-diskusi-dengan-tokoh-nasional/">Empat Jam di Kertanegara, Prabowo Diskusi dengan Tokoh Nasional</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prabowo Luapkan Kekesalan soal Korupsi, Prioritaskan Pembangunan Jembatan Desa</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2025/11/29/prabowo-luapkan-kekesalan-soal-korupsi-prioritaskan-pembangunan-jembatan-desa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Nov 2025 03:27:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[# brimob]]></category>
		<category><![CDATA[# Purbaya Yudhi Sadewa]]></category>
		<category><![CDATA[Akses pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Brian Yuliarto]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Guru Nasional 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Arena]]></category>
		<category><![CDATA[infrastruktur desa]]></category>
		<category><![CDATA[Komitmen pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa teknik sipil]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan daerah terpencil]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberantasan Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerataan pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[Satgas Darurat Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[Siswa menyeberangi sungai]]></category>
		<category><![CDATA[TNI Zeni]]></category>
		<category><![CDATA[Video viral siswa menyeberang sungai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=128953</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Presiden Prabowo Subianto tak mampu menyembunyikan kekecewaannya terhadap praktik korupsi yang dinilai menghambat pemerataan layanan dasar, terutama pendidikan. Dalam Puncak Peringatan Hari Guru Nasional di Indonesia Arena, Jakarta, Jumat (28/11/2025), Prabowo menunjukkan sebuah video yang memperlihatkan siswa di wilayah terpencil menyeberangi sungai deras tanpa jembatan demi pergi ke sekolah. “Coba tayangkan itu. Anak-anak ke [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2025/11/29/prabowo-luapkan-kekesalan-soal-korupsi-prioritaskan-pembangunan-jembatan-desa/">Prabowo Luapkan Kekesalan soal Korupsi, Prioritaskan Pembangunan Jembatan Desa</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Presiden Prabowo Subianto tak mampu menyembunyikan kekecewaannya terhadap praktik korupsi yang dinilai menghambat pemerataan layanan dasar, terutama pendidikan. Dalam Puncak Peringatan Hari Guru Nasional di Indonesia Arena, Jakarta, Jumat (28/11/2025), Prabowo menunjukkan sebuah video yang memperlihatkan siswa di wilayah terpencil menyeberangi sungai deras tanpa jembatan demi pergi ke sekolah.</p>
<p data-start="577" data-end="837">“Coba tayangkan itu. Anak-anak ke sekolah harus menyeberang sungai tiap hari,” kata Prabowo. Setelah video muncul di layar, nada bicaranya berubah lebih keras. “Ini koruptor-koruptor lihat ini! Mereka ke sekolah basah, di sekolah basah, pulang basah,” ujarnya.</p>
<h2 data-start="839" data-end="878"><strong data-start="842" data-end="878">Satgas Darurat Jembatan Dibentuk</strong></h2>
<p data-start="879" data-end="1102">Merespons kondisi tersebut, Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah telah membentuk <em data-start="961" data-end="999">Satuan Tugas Khusus Darurat Jembatan</em>. Satgas ini dirancang untuk mempercepat pembangunan jembatan di wilayah-wilayah yang masih terisolasi.</p>
<p data-start="1104" data-end="1335">“Video-video yang langsung dikirim kepada saya membuat saya tidak bisa diam. Saya sudah bentuk satgas khusus,” kata Prabowo. Ia menargetkan sekitar <strong data-start="1252" data-end="1273">300 ribu jembatan</strong> dapat dibangun di berbagai daerah, terutama kawasan pedesaan.</p>
<p data-start="1337" data-end="1442">“Anak-anak sabar. Saya sedang bekerja. Tahun depan semoga jembatan-jembatan itu bisa berdiri,” tambahnya.</p>
<h2 data-start="1444" data-end="1495"><strong data-start="1447" data-end="1495">Sinergi Mahasiswa, TNI–Polri, dan Pemerintah</strong></h2>
<p data-start="1496" data-end="1679">Untuk mempercepat pekerjaan, Prabowo meminta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, agar melibatkan mahasiswa teknik sipil dalam proyek pembangunan jembatan.</p>
<p data-start="1681" data-end="1765">“Mungkin semua mahasiswa teknik sipil akan saya minta terjun ke desa-desa,” ujarnya.</p>
<p data-start="1767" data-end="1929">Prabowo juga mengajak TNI dan Polri berpartisipasi melalui Batalyon Zeni serta personel Brimob. “Saya ingin mereka turun langsung membantu rakyat,” kata Presiden.</p>
<p data-start="1931" data-end="2214">Sementara itu, kebutuhan anggaran menjadi tantangan besar. Prabowo pun melontarkan candaan kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.<br data-start="2067" data-end="2070" />“Ini tambah pusing Purbaya. Tapi pusingnya mulia untuk rakyat. Saya lihat dia belum botak, jadi masih kuat,” katanya yang disambut tawa peserta.</p>
<h2 data-start="2216" data-end="2248"><strong data-start="2219" data-end="2248">Komitmen Berantas Korupsi</strong></h2>
<p data-start="2249" data-end="2423">Di akhir pidato, Prabowo menegaskan kembali bahwa pembangunan hanya akan berjalan jika korupsi diberantas. Ia meminta dukungan para guru untuk memperkuat gerakan antikorupsi.</p>
<p data-start="2425" data-end="2510">“Saya minta doamu, saya minta dukunganmu. Bantu saya berantas korupsi,” ujar Prabowo.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2025/11/29/prabowo-luapkan-kekesalan-soal-korupsi-prioritaskan-pembangunan-jembatan-desa/">Prabowo Luapkan Kekesalan soal Korupsi, Prioritaskan Pembangunan Jembatan Desa</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Evaluasi 100 Hari Prabowo-Gibran, ICW: Agenda Antikorupsi Cenderung Berbalik Arah</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2025/01/24/evaluasi-100-hari-prabowo-gibran-icw-agenda-antikorupsi-cenderung-berbalik-arah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jan 2025 00:28:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[# Antikorupsi]]></category>
		<category><![CDATA[100 hari prabowo-gibran]]></category>
		<category><![CDATA[ICW]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberantasan Korupsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=121073</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Indonesian Corruption Watch (ICW) menilai belum ada gebrakan dalam pemberantasan korupsi yang berarti dari Pemerintahan Prabowo-Gibran selama 100 hari pertama pemerintahannya. Peneliti ICW, Seira Tamara mengatakan, dalam 100 hari kerjanya, Pemerintahan Prabowo-Gibran malah terkesan berbalik arah seolah toleran terhadap korupsi. “Agenda antikorupsi tersebut kemudian dibumbui pernyataan Presiden Prabowo yang tajam dan menjanjikan. Tapi saat ini cenderung berbalik arah [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2025/01/24/evaluasi-100-hari-prabowo-gibran-icw-agenda-antikorupsi-cenderung-berbalik-arah/">Evaluasi 100 Hari Prabowo-Gibran, ICW: Agenda Antikorupsi Cenderung Berbalik Arah</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Indonesian Corruption Watch (<a href="https://www.suara.com/tag/icw">ICW</a>) menilai belum ada gebrakan dalam <a href="https://www.suara.com/tag/pemberantasan-korupsi">pemberantasan korupsi</a> yang berarti dari Pemerintahan Prabowo-Gibran selama 100 hari pertama pemerintahannya.</p>
<p>Peneliti ICW, Seira Tamara mengatakan, dalam 100 hari kerjanya, Pemerintahan Prabowo-Gibran malah terkesan berbalik arah seolah toleran terhadap korupsi.</p>
<p>“Agenda <a href="https://www.suara.com/tag/antikorupsi">antikorupsi</a> tersebut kemudian dibumbui pernyataan Presiden Prabowo yang tajam dan menjanjikan. Tapi saat ini cenderung berbalik arah dan terkesan toleran terhadap koruptor,” katanya di Jakarta Selatan, Kamis (23/1/2025).</p>
<p>Tamara menilai, Pemerintah Prabowo-Gibran mewarisi pengaruh dalam situasi pemberantasan korupsi saat ini.</p>
<p>Dari situasi tersebut, ICW memberikan catatan terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran dalam  agenda pemberantasan korupsi 2025.</p>
<p>Berikut 5 poin catatan ICW untuk pemberantasan korupsi di tahun 2025.</p>
<p>Pertama, mengatur sistem pendanaan dan pembiayaan politik yang transparan;</p>
<p>Kedua, melakukan penguatan KPK, Kepolisian, Kejaksaan, dan Kehakiman serta menjamin untuk tidak mengintervensi penegakan kasus korupsi;</p>
<p>Ketiga, menjadikan KPK sebagai <em>center of excellence</em> dalam upaya pemberantasan korupsi yang bersifat preventif;</p>
<p>Keempat, memperkuat program edukasi antikorupsi bagi generasi muda, serta bekerja sama dengan swasta untuk menguatkan sinergi gerakan antikorupsi di sektor swasta dan publik;</p>
<p>Kelima, revitalisasi pengawasan melalui pembangunan inspektorat (independen dan akuntabel) dan pengawasan kebocoran penerimaan perpajakan yang dikombinasikan sistem transaksi keuangan yang bersifat <em>bankable</em> dan pembayaran non-tunai.</p>
<p><strong>Sumber: Suara.com</strong></p>
<p> </p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2025/01/24/evaluasi-100-hari-prabowo-gibran-icw-agenda-antikorupsi-cenderung-berbalik-arah/">Evaluasi 100 Hari Prabowo-Gibran, ICW: Agenda Antikorupsi Cenderung Berbalik Arah</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Presiden Prabowo Ditantang Tuntaskan Kasus Korupsi Mangrak, Pengamat Sebut Payment Gateway Kemenkumham</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2024/10/26/presiden-prabowo-ditantang-tuntaskan-kasus-korupsi-mangrak-pengamat-sebut-payment-gateway-kemenkumham/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Oct 2024 02:41:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[# korupsi payment gateway]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkumham]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberantasan Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=118120</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com –  Pengamat hukum dari Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar menyambut positif keinginan Presiden Prabowo Subianto yang ingin memberantas korupsi selama kepemimpinannya. Ia menilai hal ini sudah menjadi kewajiban tiap kepala pemerintahan. Tak hanya itu, ia juga meminta Prabowo tak segan menindak pejabat yang diduga melakukan korupsi serta upaya hukum harus segera diambil tanpa adanya kompromi. “Yang penting harus diimplementasikan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2024/10/26/presiden-prabowo-ditantang-tuntaskan-kasus-korupsi-mangrak-pengamat-sebut-payment-gateway-kemenkumham/">Presiden Prabowo Ditantang Tuntaskan Kasus Korupsi Mangrak, Pengamat Sebut Payment Gateway Kemenkumham</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong><strong> </strong>Pengamat hukum dari Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar menyambut positif keinginan Presiden <a href="https://www.suara.com/tag/prabowo-subianto">Prabowo Subianto</a> yang ingin memberantas <a href="https://www.suara.com/tag/korupsi">korupsi</a> selama kepemimpinannya. Ia menilai hal ini sudah menjadi kewajiban tiap kepala pemerintahan.</p>
<p>Tak hanya itu, ia juga meminta Prabowo tak segan menindak pejabat yang diduga melakukan korupsi serta upaya hukum harus segera diambil tanpa adanya kompromi.</p>
<p>“Yang penting harus diimplementasikan pada program-program kerja pemerintahan. Jika ada indikasi melakukan korupsi harus langsung diproses pidana,” ujar Abdul kepada wartawan, Jumat (25/10/2024).</p>
<p>Sebagai ajang pembuktian komitmennya, Abdul meminta Prabowo mendorong penuntasan kasus korupsi yang mangkrak. Ia mencontohkan, salah satunya kasus <em>payment gateway</em> <a href="https://www.suara.com/tag/kemenkumham">Kemenkumham</a> yang tak diurus hampir 10 tahun.</p>
<p>Bahkan sampai sekarang, tersangkanya masih melenggang bebas di luar sana.</p>
<p>“Siapapun yang terbukti atau ada indikasi buktinya harus diproses hukum, terutama diprioritaskan untuk menghindari dan mengembalikan kerugian negara berkaitan dengan penyalahgunaan jabatan,” jelasnya.</p>
<p>Kasus <em>payment gateway</em> Kemenkumham kembali mencuat usai eks Wamenkumham Denny Indrayana di situs miliknya, menyinggung status tersangka yang akan genap berusia 10 tahun pada Februari 2025.</p>
<p>Pada Maret 2023, Andi Syamsul Bahri, sang pelapor dugaan korupsi ini sempat mengeluhkan perkembangan kasus yang jalan di tempat, tapi hingga sekarang belum juga ada tanda-tanda kelanjutan dari perkara ini.</p>
<p>Abdul Fickar pun menyarankan bagi pihak yang merasa tidak puas dengan kondisi tersebut, untuk mengajukan gugatan praperadilan, agar kasus ini bisa kembali bergulir penanganannya.</p>
<p>“Bagi yang berkepentingan dan tidak puas silakan ajukan upaya hukum praperadilan,” katanya.</p>
<p><strong>Sumber: Suara.com</strong></p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2024/10/26/presiden-prabowo-ditantang-tuntaskan-kasus-korupsi-mangrak-pengamat-sebut-payment-gateway-kemenkumham/">Presiden Prabowo Ditantang Tuntaskan Kasus Korupsi Mangrak, Pengamat Sebut Payment Gateway Kemenkumham</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
