<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Korupsi Chromebook Kemendikbud Archives - Trigger Netmedia</title>
	<atom:link href="https://triggernetmedia.com/tag/korupsi-chromebook-kemendikbud/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/korupsi-chromebook-kemendikbud/</link>
	<description>Adverstising &#38; News Agency</description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Jul 2025 23:52:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.6</generator>

<image>
	<url>https://triggernetmedia.com/wp-content/uploads/cropped-triggernet-logo-1-32x32.png</url>
	<title>Korupsi Chromebook Kemendikbud Archives - Trigger Netmedia</title>
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/korupsi-chromebook-kemendikbud/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jurist Tan Terancam DPO, Kejagung Kerucutkan Buronan Skandal Chromebook Rp1,9 Triliun</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2025/07/31/jurist-tan-terancam-dpo-kejagung-kerucutkan-buronan-skandal-chromebook-rp19-triliun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Jul 2025 23:52:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[9 Triliun Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Buronan Kemendikbudristek]]></category>
		<category><![CDATA[Jampidsus Kejagung Chromebook]]></category>
		<category><![CDATA[Jurist Tan DPO]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Rp1]]></category>
		<category><![CDATA[Kerugian negara pendidikan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi Chromebook Kemendikbud]]></category>
		<category><![CDATA[Pengadaan TIK bermasalah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=125771</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Jaring Kejaksaan Agung (Kejagung) semakin merapat dalam penyelidikan megakorupsi pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek. Salah satu tersangka kunci, Jurist Tan, berada di ambang status buronan setelah tiga kali mangkir dari panggilan penyidik. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, menyampaikan bahwa proses memasukkan nama Jurist Tan ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) tengah berlangsung. “On [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2025/07/31/jurist-tan-terancam-dpo-kejagung-kerucutkan-buronan-skandal-chromebook-rp19-triliun/">Jurist Tan Terancam DPO, Kejagung Kerucutkan Buronan Skandal Chromebook Rp1,9 Triliun</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Jaring Kejaksaan Agung (Kejagung) semakin merapat dalam penyelidikan megakorupsi pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek. Salah satu tersangka kunci, <strong data-start="461" data-end="475">Jurist Tan</strong>, berada di ambang status buronan setelah tiga kali mangkir dari panggilan penyidik.</p>
<p data-start="561" data-end="736">Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, <strong data-start="601" data-end="620">Anang Supriatna</strong>, menyampaikan bahwa proses memasukkan nama Jurist Tan ke dalam <strong data-start="684" data-end="716">Daftar Pencarian Orang (DPO)</strong> tengah berlangsung.</p>
<blockquote data-start="738" data-end="923">
<p data-start="740" data-end="923">“On process karena sudah panggilan ketiga (sebagai tersangka). Mungkin dalam waktu dekat. Nanti kami kabari pastinya. Yang jelas, on process,” ujar Anang di Jakarta, Rabu (30/7/2025).</p>
</blockquote>
<p data-start="925" data-end="1144">Anang menegaskan, Kejagung tidak gegabah. Tim dari Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) masih berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan langkah hukum dilakukan secara tepat dan prosedural.</p>
<blockquote data-start="1146" data-end="1264">
<p data-start="1148" data-end="1264">“Supaya kita tepat dan memastikan bahwa nantinya kita tidak salah dalam melakukan langkah-langkah hukum,” tambahnya.</p>
</blockquote>
<h3 data-start="1266" data-end="1312"><strong data-start="1270" data-end="1312">Posisi Sudah Terlacak, Eksekusi Segera</strong></h3>
<p data-start="1314" data-end="1525">Lebih lanjut, Anang menyebutkan bahwa keberadaan Jurist Tan sudah mulai terdeteksi. Penyidik disebut telah mengantongi informasi terkait lokasi dan jejak mantan staf pejabat tinggi di Kemendikbudristek tersebut.</p>
<p data-start="1527" data-end="1648">Pihak Kejagung kini mendalami semua petunjuk yang ada untuk melacak dan menghadirkan paksa Jurist Tan ke meja penyidikan.</p>
<h3 data-start="1650" data-end="1679"><strong data-start="1654" data-end="1679">Bagian dari Komplotan</strong></h3>
<p data-start="1681" data-end="1884">Jurist Tan bukan satu-satunya aktor dalam kasus yang mengguncang dunia pendidikan nasional. Ia merupakan satu dari empat tersangka dalam dugaan korupsi proyek <strong data-start="1840" data-end="1883">digitalisasi pendidikan tahun 2019–2022</strong>.</p>
<p data-start="1886" data-end="1911">Tiga nama lainnya adalah:</p>
<ul data-start="1913" data-end="2153">
<li data-start="1913" data-end="1990">
<p data-start="1915" data-end="1990"><strong data-start="1915" data-end="1939">IBAM (Ibrahim Arief)</strong>, mantan konsultan teknologi di Kemendikbudristek</p>
</li>
<li data-start="1991" data-end="2083">
<p data-start="1993" data-end="2083"><strong data-start="1993" data-end="2018">SW (Sri Wahyuningsih)</strong>, Direktur SD sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) 2020–2021</p>
</li>
<li data-start="2084" data-end="2153">
<p data-start="2086" data-end="2153"><strong data-start="2086" data-end="2106">MUL (Mulyatsyah)</strong>, Direktur SMP dan KPA pada periode yang sama</p>
</li>
</ul>
<p data-start="2155" data-end="2473">Mantan Direktur Penyidikan Jampidsus, <strong data-start="2193" data-end="2208">Abdul Qohar</strong>, sebelumnya membeberkan modus komplotan ini. Mereka diduga menyalahgunakan wewenang dengan mengatur spesifikasi proyek agar hanya mengarah ke satu jenis produk, yakni <strong data-start="2376" data-end="2389">Chrome OS</strong>, dalam pengadaan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) tahun anggaran 2020–2022.</p>
<blockquote data-start="2475" data-end="2618">
<p data-start="2477" data-end="2618">“SW, MUL, JT, dan IBAM membuat petunjuk pelaksanaan yang mengarah ke produk tertentu, sehingga terjadi penguncian spesifikasi,” ungkap Qohar.</p>
</blockquote>
<h3 data-start="2620" data-end="2663"><strong data-start="2624" data-end="2663">Kerugian Negara Capai Rp1,9 Triliun</strong></h3>
<p data-start="2665" data-end="2852">Akibat persekongkolan tersebut, negara ditaksir mengalami <strong data-start="2723" data-end="2767">kerugian fantastis sekitar Rp1,9 triliun</strong>, menjadikannya sebagai salah satu <strong data-start="2802" data-end="2851">skandal korupsi terbesar di sektor pendidikan</strong>.</p>
<p data-start="2854" data-end="3003">Kini, Kejagung berkomitmen membawa seluruh pelaku ke hadapan hukum. Jika Jurist Tan tak segera menyerahkan diri, status buron tinggal menunggu waktu.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2025/07/31/jurist-tan-terancam-dpo-kejagung-kerucutkan-buronan-skandal-chromebook-rp19-triliun/">Jurist Tan Terancam DPO, Kejagung Kerucutkan Buronan Skandal Chromebook Rp1,9 Triliun</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Laptop Pendidikan, Nadiem Makarim Akan Diperiksa sebagai Saksi oleh Kejagung</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2025/06/20/kasus-laptop-pendidikan-nadiem-makarim-akan-diperiksa-sebagai-saksi-oleh-kejagung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Jun 2025 09:49:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[9 triliun]]></category>
		<category><![CDATA[Chromebook dinilai tidak efektif]]></category>
		<category><![CDATA[Dugaan korupsi laptop pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Jampidsus Kejagung kasus pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Chromebook Kemendikbudristek]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi Chromebook Kemendikbud]]></category>
		<category><![CDATA[Nadiem Makarim diperiksa Kejagung]]></category>
		<category><![CDATA[Pemanggilan Nadiem Makarim]]></category>
		<category><![CDATA[Pengadaan laptop Rp9]]></category>
		<category><![CDATA[Penyidikan korupsi dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Permasalahan pengadaan teknologi sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=124375</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, triggernetmedia.com – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim dijadwalkan akan memenuhi panggilan Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Senin (23/6/2025). Ia bakal dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di lingkungan Kemendikbudristek sepanjang tahun 2019-2022. “Penyidik sudah menjadwalkan dan pemanggilan terhadap saudara Nadiem Makarim untuk diperiksa sebagai saksi pada [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2025/06/20/kasus-laptop-pendidikan-nadiem-makarim-akan-diperiksa-sebagai-saksi-oleh-kejagung/">Kasus Laptop Pendidikan, Nadiem Makarim Akan Diperiksa sebagai Saksi oleh Kejagung</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="229" data-end="587"><strong>Jakarta, triggernetmedia.com –</strong> Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim dijadwalkan akan memenuhi panggilan Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Senin (23/6/2025). Ia bakal dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di lingkungan Kemendikbudristek sepanjang tahun 2019-2022.</p>
<p data-start="589" data-end="857">“Penyidik sudah menjadwalkan dan pemanggilan terhadap saudara Nadiem Makarim untuk diperiksa sebagai saksi pada hari Senin tanggal 23 Juni 2025,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar, di Gedung Kejaksaan Agung, melansir suara.com, Jumat (20/6).</p>
<p data-start="859" data-end="1101">Pemeriksaan terhadap Nadiem dijadwalkan berlangsung di Gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) mulai pukul 09.00 WIB. Fokus pemeriksaan: seberapa jauh peran dan pengetahuan Nadiem dalam proses pengadaan yang kini disorot.</p>
<p data-start="1103" data-end="1315">“Nanti akan ditanyakan bagaimana prosesnya, bagaimana pengetahuan yang bersangkutan terhadap hal ini dan tentu kami akan melihat apakah ada peran yang bersangkutan dalam proses pelaksanaan pengadaan,” kata Harli.</p>
<p data-start="1317" data-end="1498">Penyidik berharap Nadiem hadir dalam pemeriksaan tersebut. “Kami berharap supaya yang bersangkutan bisa hadir dan memenuhi panggilan penyidik untuk dilakukan pemeriksaan,” tegasnya.</p>
<h3 data-start="1505" data-end="1578">Kajian Lama Dikesampingkan, Chromebook Jadi Pilihan Kontroversial</h3>
<p data-start="1580" data-end="1811">Penyelidikan kasus ini mengarah pada dugaan adanya pemufakatan jahat untuk mengarahkan tim teknis menyusun kajian sesuai pesanan—agar spesifikasi pengadaan bantuan perangkat pendidikan mengarah ke laptop berbasis Chrome OS.</p>
<p data-start="1813" data-end="1976">Padahal, menurut Harli, hasil uji coba terhadap 1.000 unit Chromebook pada tahun 2019 oleh Pustekom Kemendikbudristek menunjukkan hasil yang tidak efektif.</p>
<p data-start="1978" data-end="2162">“Tim teknis sebenarnya merekomendasikan laptop dengan sistem operasi Windows. Tapi kajian tersebut diganti dengan yang baru, yang justru mendorong penggunaan Chromebook,” ungkap Harli.</p>
<h3 data-start="2169" data-end="2212">Proyek Triliunan yang Dipertanyakan</h3>
<p data-start="2214" data-end="2297">Total anggaran pengadaan laptop tersebut mencapai Rp9,98 triliun, terdiri dari:</p>
<ul data-start="2298" data-end="2398">
<li data-start="2298" data-end="2346">
<p data-start="2300" data-end="2346">Rp3,58 triliun dari dana satuan pendidikan</p>
</li>
<li data-start="2347" data-end="2398">
<p data-start="2349" data-end="2398">Rp6,39 triliun dari dana alokasi khusus (DAK)</p>
</li>
</ul>
<p data-start="2400" data-end="2574">Jumlah fantastis ini membuat Kejagung semakin serius mendalami proses pengadaan, termasuk siapa saja pihak yang berperan dalam perubahan kajian teknis hingga eksekusi proyek.</p>
<p> </p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2025/06/20/kasus-laptop-pendidikan-nadiem-makarim-akan-diperiksa-sebagai-saksi-oleh-kejagung/">Kasus Laptop Pendidikan, Nadiem Makarim Akan Diperiksa sebagai Saksi oleh Kejagung</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
