triggernetmedia.com – Masalah pengangguran usia muda yang tinggi telah menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah di Kalimantan Barat.
Ancaman terhadap stabilitas sosial seperti kriminalitas, penyalahgunaan narkoba, dan pergaulan bebas, mendorong pemerintah daerah untuk mencari solusi yang efektif.
Dalam upaya untuk mengatasi masalah ini, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Percepatan Penyaluran Dana Bantuan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi kepada Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi, di Data Analytic Room Kantor Gubernur Kalbar, Jumat (4/8).
Rapat koordinasi daring tersebut dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Suhajar Diantoro.
“Pokok bahasan kita hari ini mengenai Program Kecakapan Wirausaha (PKW) Tahun 2023 yang merupakan Program dari Kemendikbudristek, yaitu adanya kerjasama antara Ditjen Pendidikan Vokasi Kemdikbud ristek dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas),” jelas Sekjen Suhajar.
PKW ini ditujukan kepada anak sekolah, terutama yang tidak sekolah atau putus sekolah, dengan tujuan memberikan pelatihan dan pembinaan agar mereka memiliki keterampilan berwirausaha yang kuat, sehingga dapat menjadi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta menciptakan dampak positif pada masyarakat.
Sekjen Suhajar dan Ketua Harian Dekranas, Tri Tito Karnavian, mendorong semua pemerintah daerah untuk menjalankan program ini secara efektif.
Program PKW diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dengan anggaran mencapai Rp 12 Milyar. Setiap provinsi diberikan alokasi dana sebesar Rp 600 juta untuk mendukung pelaksanaan program ini.
Tri Tito Karnavian, Ketua Harian Dekranas, mengungkapkan bahwa program ini telah dilaksanakan sejak tahun 2021.
“Saya berharap kepada 21 Provinsi melalui Dekranasda Provinsi untuk dapat melaksanakan Pelatihan Kewirausahaan dalam kerajinan tenun dan kerajinan kriya yang mengikutkan 100 peserta untuk setiap provinsi. Mudah-mudahan melalui rapat ini bisa mempercepat terselenggaranya kegiatan PKW tersebut. Mengingat tinggal beberapa bulan lagi berakhirnya tahun 2023,” ujar istri Mendagri.
Pelatihan ini diharapkan dapat melibatkan 100 peserta dari setiap provinsi. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan angka pengangguran usia muda dapat ditekan, masalah sosial dapat dikurangi, dan kesejahteraan masyarakat meningkat.
Untuk Provinsi Kalimantan Barat, proses pengajuan proposal PKW Dekranasda Tahun 2023 sudah dalam tahap pengisian proposal dengan lokasi pelaksanaan di Kota Pontianak.
Rapat koordinasi ini juga dihadiri oleh berbagai tokoh seperti Wakil Ketua Harian 2 Dekranas, Franka Makarim, Ketua Bidang Wirausaha Baru, Endang Budi Karya, Direktur Kursus Kemendikbud RI, Wartanto, serta para perwakilan Sekretaris Daerah dan Kepala Dinas Provinsi dari 21 provinsi yang akan terlibat dalam pembinaan terhadap Dekranasda.





