triggernetmedia.com – Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, secara resmi membuka program sosialisasi pendidikan politik bagi pemilih pemula dengan tema ‘Membangun Kesadaran Politik Pemilih Pemula dan Meningkatkan Peran Pemuda Dalam Demokrasi’.
Program ini bertujuan untuk membentuk masyarakat yang sadar dan aktif dalam proses demokrasi, terutama di kalangan generasi muda.
Dalam acara yang diselenggarakan oleh Badan Kesbangpol Kota Pontianak di SMA Muhammadiyah 1 Pontianak pada hari Senin (31/7), Wakil Wali Kota Bahasan berbicara tentang pentingnya pemahaman yang mendalam tentang sistem politik dan proses pemilu bagi para pemilih pemula.
“Melalui sosialisasi ini, para pemuda akan mendapatkan wawasan dan pengetahuan tentang berbagai isu politik dan platformnya, sehingga mereka dapat membuat keputusan yang cerdas dan bertanggung jawab saat memilih pemimpin,” ungkap Bahasan.
Lebih lanjut, Bahasan menekankan bahwa selain pemahaman tentang sistem politik dan proses pemilu, sosialisasi ini juga harus berfokus pada nilai-nilai demokrasi, seperti penghormatan terhadap perbedaan pendapat, toleransi, dan menghargai hak-hak warga negara lain.
Menurutnya, hal ini penting untuk membentuk masyarakat yang menghargai pluralitas dan dapat berpartisipasi dengan baik dalam proses demokrasi.
Bahasan juga menyoroti pentingnya sosialisasi pendidikan politik bagi pelajar SMA, terutama yang sudah memasuki usia pemilih pemula.
Melalui program ini, diharapkan para siswa yang akan menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2024 mendatang dapat melek demokrasi dan berpartisipasi aktif dalam memberikan suara mereka.
“Saya berpesan kepada adik-adik pelajar yang sudah mempunyai hak pilih, jangan sampai tidak memilih dalam Pemilu mendatang, artinya gunakan hak pilih adik-adik dan silakan pilih calon-calon pemimpin atau wakil rakyat sesuai dengan hati nurani,” tambahnya.
Pemilu 2024 yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024 akan memilih calon legislatif yang terdiri dari DPR RI, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota, DPD, serta pemilihan presiden dan wakil presiden secara serentak.
Oleh karena itu, Bahasan mengajak para siswa pemilih pemula untuk ikut mensukseskan dan berkontribusi dalam Pemilu 2024, karena pemuda merupakan andalan untuk menentukan masa depan bangsa Indonesia.
Bahasan menegaskan bahwa dengan adanya sosialisasi pendidikan politik yang efektif bagi pemilih pemula, diharapkan akan terbentuk generasi muda yang berperan aktif dalam proses demokrasi dan mampu membuat keputusan yang cerdas dalam Pemilu sehingga dapat membawa perubahan positif bagi negara dan masyarakat.
“Dalam proses sosialisasi, penting juga untuk mengajarkan keterampilan kritis, seperti kemampuan menganalisis informasi dari berbagai sumber sehingga mereka dapat membedakan antara fakta dan opini,” pungkasnya.
sumber berita: prokopim




