Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Film

Review Film Indiana Jones and the Dial of Destiny

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
2 Juli 2023
in Film, Reviews
0
Review Film Indiana Jones and the Dial of Destiny

istimewa-net

0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Dalam Indiana Jones and the Dial of Destiny, film ke-lima si arkeolog yang jago memecuti orang dan menjadi momok yang menakutkan. Ia bukan lagi Indy (Harrison Ford), si petualang yang tak kenal dengan maut, yang bisa melawan siapa saja dan apa saja.

Ia sekarang adalah profesor yang mendongeng cantik di kampus, dosen yang selalu berhasil membuat muridnya kebosanan. Ia adalah tetangga tua yang tidak punya kehidupan sosialnya, berteriak ke tetangga bahwa mereka memutar musik terlalu keras adalah hari-harinya.

Kemudian hari itu, hari dimana Amerika berhasil menempatkan manusia untuk menginjak bulan, muncullah Helena Shaw (Phoebe Waller-Bridge), anak dari sahabatnya yang tiba-tiba nyerocos soal Antikythera. Benda yang dibuat oleh Archimedes ini rupanya memiliki kemampuan yang luar biasa sakti, bahkan Nazi pun ingin memilikinya.

Tidak mengherankan setelah Helena meminta Indy untuk melihat bagian Antikythera, sekelompok orang misterius utusan Jurgen Voller (Mads Mikkelsen) muncul dan menghebohkan mereka.

Tidak seperti film-film Indiana Jones yang lain, Indiana Jones and the Dial of Destiny adalah film yang lumayan sendu. Indiana Jones yang kita sekarang bukanlah Indy yang kita kenal di empat film sebelumnya. Ini adalah karakter yang dimakan oleh waktu. Karakter yang merasa masa keemasannya sudah lewat.

Karakter yang dipenuhi rasa penyesalan (ada penjelasan tentang keluarganya di film ini). Tema waktu dan orang-orang yang ingin pergi ke masa lalu ini akhirnya menjadi full circle ketika kita ingat bahwa Harrison Ford sudah tidak seperti dulu lagi. Kita tidak akan pernah bisa mendapatkan Indiana Jones yang sama lagi.

Ditulis oleh empat orang (Jez Butterworth, John-Henry Butterworth, David Koepp dan James Mangold sendiri), Indiana Jones and the Dial of Destiny dimulai dengan adegan kejar-kejaran yang tiada henti.

Pembukaannya adalah sebuah tipuan yang sempurna sebelum penonton diajak untuk melihat potret Indy yang menyedihkan. Menggunakan CGI yang paten, Mangold seperti menggunakan Antikythera untuk memanipulasi waktu. Melihat Indy versi muda berlarian penuh semangat, lolos dari kematian berkali-kali, mengelabui Nazi dengan mudah dan memukul orang seperti makanan hari-hari sungguh membangkitkan memori yang menyenangkan.

Kalau Anda tumbuh besar dengan film-film Indiana Jones, pembukaannya yang mengagumkan (setengah jam lebih), akan membuat Anda menyeringai lebar.

Sayangnya sisa filmnya tidak semeriah pembukaannya meskipun jauh dari kata buruk. Indiana Jones and the Dial of Destiny tetap memberikan petualangan yang hanya bisa disaksikan kemegahannya di kegelapan bioskop.

Meskipun plotnya mudah ditebak dan semua karakter kecuali Indy tidak mendapatkan porsi yang baik (Helena Shaw sayangnya tidak memiliki selera humor sebaik Phoebe Waller-Bridge), film ini tetap menyajikan petualangan yang tiada dua. Dan orang yang bertanggung jawab atas semua itu adalah James Mangold.

Mangold sebenarnya mendapatkan tugas yang berat, hampir sama mustahilnya dengan semua misi yang pernah dilakukan oleh Indy. Ia harus mewarisi sebuah franchise yang dicintai semua orang. Tidak hanya Indiana Jones berhasil secara komersial, serial ini adalah salah satu serial yang penyutradaraannya tidak pernah gagal.

Spielberg selalu bisa membuat penonton berseru senang dengan kemampuannya meramu adegan. Mangold adalah sutradara yang baik, bahkan luar biasa. Tapi Indiana Jones and the Dial of Destiny adalah tugas yang sangat berat.

Mangold melaksanakan tugasnya dengan baik, semua set pieces ia rancang dengan baik. Dari pembukaannya yang dahsyat, adegan kejar-kejaran di New York, adegan kejar-kejaran di Tangier, perjalanan ke bawah laut sampai klimaks yang mendebarkan, Mangold meramu barisan adegan aksinya dengan spektakuler.

Pembukaannya saja lebih dari layak sebagai ganti tiket bioskop Anda. Tapi sebagai film Indiana Jones, film ini memang kurang perkasa karena dari segi cerita, film ini sudah kelelahan.

Untungnya, saya tidak keberatan dengan semua klise yang ada. Indiana Jones selalu menjanjikan aksi yang seru dan Indiana Jones and the Dial of Destiny bukan pengecualian.

Indiana Jones and the Dial of Destiny dapat disaksikan di seluruh jaringan bioskop di Indonesia.

 

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: #indiana jones#review film#Review Film Indiana Jones and the Dial of Destiny
Previous Post

Enam Motor Trail Unggulan Honda Tahun 2023, Berikut Harga dan Spesifikasi Singkatnya

Next Post

Mobkas Honda Freed Masih Dicari, Cek Spesifikasinya di sini

TriggerNetMedia

TriggerNetMedia

Next Post
Mobkas Honda Freed Masih Dicari, Cek Spesifikasinya di sini

Mobkas Honda Freed Masih Dicari, Cek Spesifikasinya di sini

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Honda Civic Genio, Mobil Legendaris dengan Kelebihan dan Kekurangan

Honda Civic Genio, Mobil Legendaris dengan Kelebihan dan Kekurangan

3 April 2024
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka dalam OTT KPK

Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka dalam OTT KPK

14 Oktober 2026
OTT BNPB, KPK Dalami Dugaan Pengondisian Penyaluran Dana Siap Pakai

OTT BNPB, KPK Dalami Dugaan Pengondisian Penyaluran Dana Siap Pakai

14 Oktober 2026
CORE Indonesia: Pemangkasan TKD Menandai Kembalinya Sentralisasi Anggaran

CORE Indonesia: Pemangkasan TKD Menandai Kembalinya Sentralisasi Anggaran

14 Oktober 2026
CORE Indonesia Soroti Manfaat MBG dan Kopdes Merah Putih, Nilai Beban Anggaran Meningkat

CORE Indonesia Soroti Manfaat MBG dan Kopdes Merah Putih, Nilai Beban Anggaran Meningkat

14 Oktober 2026

Recent News

Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka dalam OTT KPK

Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka dalam OTT KPK

14 Oktober 2026
OTT BNPB, KPK Dalami Dugaan Pengondisian Penyaluran Dana Siap Pakai

OTT BNPB, KPK Dalami Dugaan Pengondisian Penyaluran Dana Siap Pakai

14 Oktober 2026
CORE Indonesia: Pemangkasan TKD Menandai Kembalinya Sentralisasi Anggaran

CORE Indonesia: Pemangkasan TKD Menandai Kembalinya Sentralisasi Anggaran

14 Oktober 2026
CORE Indonesia Soroti Manfaat MBG dan Kopdes Merah Putih, Nilai Beban Anggaran Meningkat

CORE Indonesia Soroti Manfaat MBG dan Kopdes Merah Putih, Nilai Beban Anggaran Meningkat

14 Oktober 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development