triggernetmedia.com – Kepala Desa Punggur Kecil, Adi Kusuma Jaya mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan para pemuda di desanya. Kegiatan tersebut menjadi contoh bagi desa-desa lainnya khususnya di Kecamatan Sungai Kakap.
“Hal ini menjadikan contoh kepada yang lain, dan Desa Punggur Kecil kini sudah satu langkah lagi akan menjadi desa mandiri,” ungkapnya, Senin (9/9).
Meski demikian, Adi tak memungkiri, saat ini yang menjadi penghalang bagi terwujudnya desa mandiri di desanya karena masih belum adanya Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).
“Jadi saat ini lagi mempersiapkan kader atau sumber daya manusia yang siap mengelola Bumdes, karena harus yang bisa mengelola keuangan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KNPI Kalimantan Barat Erry Iriansyah mengajak kaum muda Kecamatan Sungai Kakap untuk proaktif ikut serta dalam proses pembangunan desa. Dengan begitu keinginan mewujudkan desa mandiri diharapkan akan lebih cepat tercapai.
“Kegiatan-kegiatan yang dapat memicu pertumbuhan ekonomi lokal harus diupayakan lebih intensif untuk digelar di daerah setempat,” katanya.
“Misalnya terkait tempat festifal durian agar bisa dilaksanakan di Desa Punggur saja,” katanya menambahkan.
Menurut Erry, hal yang perlu ditegaskan adalah penghasilan dari desa diupayakan tidak keluar desa. Masyarakat harus merasakan dari hasil itu.
Erry menyebut, festifal-festival yang unik, menarik hingga mengundang perhatian orang banyak, seperti festival buah yang dilaksanakan di Desa Punggur dapat dijadikan motivasi bagi pemuda di desa lain.
“Mudah-mudahan selalu bersinergi, jadi kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan di Desa Punggur saja. Akan tetapi bisa terlaksana di seluruh desa yang ada di Kabupaten Kubu Raya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara kegiatan KolaborAksi Pemuda Menuju Desa Punggur Kecil, Khoirul Imam, menyatakan, kegiatan tersebut diinisiasi para pemuda desa setempat yang tergabung dalam komunitas-komunitas pemuda.
Menurutnya, kegiatan dilaksanakan dengan tujuan membuktikan bakti kepada masyarakat melalui kegiatan yang bermanfaat dalam bentuk bakti sosial dan sebagainya.
“Kami menyadari kalau bisa kita laksanakan bersama, mengapa harus kita sendiri-sendiri. Kalau bisa kita kerjakan dengan mudah, mengapa harus dipersulit. Maka dari itu kita kerjakan bersama dan hasilnya pun kita dapatkan bersama,” ujarnya.
Acara Kolaborasi Aksi Pemuda Kubu Raya itu diisi sejumlah kegiatan sosial seperti pemeriksaan dan pendataan golongan darah, penanaman pohon, penebaran seribu bibit ikan nila, pengobatan gratis, bekam massal, pangkas rambut gratis, dan pesta buah.
Rio I Ariz




