triggernetmedia.com – Sedikitnya 54 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka setelah sebuah truk yang diduga membawa migran ke Amerika Serikat terbalik di Meksiko selatan.
Melansir suara.com, Minggu (12/12/2021), kecelakaan tersebut terjadi di jalan raya menuju ibu kota negara bagian Chiapas, tepatnya di kota Tuxtla Gutierrez.
Berdasarkan laporan media setempat, para imigran tersebut menaiki truk kontainer dan terbalik ketika melintas di tikungan pada Jumat (10/12/2021).
Kantor Kejaksaan Agung menyebutkan korban tewas 54 orang, termasuk diantaranya sejumlah perempuan dan anak-anak.
Direktur Institut Pemadam Kebakaran Chiapas Marco Antonio Sánchez mengatakan jika korban tewas terdiri dari anak-anak, perempuan hingga pria.
“Truk itu melaju kencang, itulah yang dikatakan salah satu orang yang kami bawa kepada saya, dan sayangnya, inilah hasilnya,” jelasnya kepada CNN.
Pihak berwenang juga menyebutkan jika truk yang membawa satu kontainer tersebut berisi lebih dari 100 orang.
Gubernur Negara Bagian Rutilio Escandón mengungkapkan jika 105 orang terluka dalam kecelakaan itu, di antaranya 83 pria dan 22 wanita.
Menteri Luar Negeri Meksiko Marcelo Ebrard mengatakan beberapa orang yang tewas termasuk warga negara asing.
Para korban diduga adalah imigran yang lari dari Amerika Tengah, meskipun kewarganegaraan mereka belum dikonfirmasi.
Luis Manuel Moreno, kepala kantor pertahanan sipil negara bagian Chiapas, mengatakan sejumlah korban selamat mengatakan mereka dari Guatemala.
“Trailer itu tidak bisa menahan beban orang,” kata seorang saksi mata di sekitar tempat kejadian.
Foto-foto yang beredar dari tempat kejadian menunjukkan orang-orang yang terluka tergeletak di tanah dan korban tewas tampak berjejer di sebelah truk.
Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador menyatakan jika kecelakaan tersebut adalah tragedi yang sangat menyakitkan.
Kecelakaan tersebut merupakan yang paling parah di Meksiko sejak pembantaian 72 migran di tahun 2010 oleh kartel narkoba Zetas.
Migran yang melarikan diri dari kemiskinan dan kekerasan di Amerika Tengah biasanya melakukan perjalanan melalui Meksiko untuk mencapai perbatasan AS.
Namun, beberapa memilih untuk bepergian menggunakan truk yang disediakan oleh penyelundup dalam kondisi yang sangat berbahaya.
Bulan lalu pejabat menemukan 600 orang di dalam sebuah kontainer di dua truk yang sedang melakukan perjalanan dari Meksiko timur.


