triggernetmedia.com – Petinju kebanggaan Indonesia asal Kalimantan Barat, Daud “Cino” Yordan, berhasil mengalahkan petinju Filipina, Adore Torres, dalam laga tinju internasional Back to Champion 2026. Pertandingan yang berlangsung di GOR Terpadu Pangsuma, Pontianak, Sabtu (11/10/2026), berakhir dengan kemenangan Daud melalui keputusan angka setelah mendominasi pertarungan hingga ronde terakhir.
Pertandingan tersebut disaksikan langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan bersama Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Hj. Erlina Ria Norsan. Kemenangan Daud mendapat apresiasi dari Gubernur yang menilai perjuangan petinju tersebut menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kalimantan Barat.
Norsan menyampaikan dukungannya terhadap penyelenggaraan pertandingan tinju internasional di GOR Terpadu Pangsuma. Menurutnya, laga tersebut menjadi kesempatan bagi Daud Yordan untuk menunjukkan kemampuan dan prestasinya di hadapan publik.
“Saya sangat mendukung kegiatan yang dilaksanakan di GOR Terpadu Provinsi Kalimantan Barat ini, yaitu Back to Champion Daud Yordan yang hari ini berlaga melawan petinju dari Filipina. Kita patut berbangga atas perjuangan luar biasa yang ditunjukkan oleh Bung Daud,” ujarnya.
Ia juga mengucapkan selamat atas kemenangan yang diraih Daud setelah melalui pertarungan hingga ronde akhir. Norsan berharap petinju tersebut dapat terus menjaga konsistensi prestasi dan melanjutkan kiprahnya di dunia tinju profesional.
“Selamat atas kemenangan yang diraih dengan kerja keras hingga ronde akhir. Kami mendoakan mudah-mudahan Bung Daud Yordan, kebanggaan kita semua, terus sukses dan dapat tetap eksis mengharumkan nama bangsa serta daerah di kancah tinju nasional maupun internasional,” tambahnya.
Kemenangan atas Adore Torres menjadi catatan positif bagi perjalanan karier Daud Yordan sekaligus memperkuat kebanggaan masyarakat Kalimantan Barat terhadap atlet daerah yang mampu bersaing di level internasional.
Melalui ajang Back to Champion 2026, pertandingan ini juga menjadi sorotan bagi perkembangan olahraga tinju di Kalimantan Barat serta dukungan terhadap atlet Indonesia yang berlaga di panggung internasional.










