triggernetmedia.com – Pemerintah mulai menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada 33 juta warga yang masuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 4. Setiap penerima akan mendapatkan bantuan beras dengan total 30 kilogram untuk periode Oktober hingga Desember 2026.
Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq mengatakan penyaluran bantuan tersebut telah mulai berjalan sejak Oktober 2026.
“Saya rasa dari rakortas kemarin sudah diputuskan untuk segera dilakukan eksekusi terkait dengan bantuan pangan, namanya bantuan pangan, yang saat ini sedang berjalan,” kata Hanif saat ditemui wartawan di Jakarta, Kamis (8/10/2026).
Hanif menjelaskan, program bantuan pangan sebelumnya telah terealisasi lebih dari 90 persen selama delapan bulan. Pemerintah juga telah menyiapkan tambahan pasokan untuk memenuhi kebutuhan bantuan hingga Maret 2027.
“Jadi saya pikir ini sudah sedang jalan,” ujarnya.
Untuk program kali ini, pemerintah menyiapkan total 900 ribu ton beras dengan anggaran mencapai Rp17 triliun. Bantuan tersebut ditujukan kepada masyarakat yang masuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 4.
Berbeda dengan pola penyaluran sebelumnya, bantuan beras kali ini direncanakan diberikan sekaligus untuk tiga bulan. Jika sebelumnya penerima memperoleh masing-masing 10 kilogram pada Oktober, November, dan Desember, kali ini bantuan tersebut akan dirapel menjadi satu paket berisi 30 kilogram beras.
Hanif memastikan proses penyaluran bantuan pangan tersebut tengah berjalan. Pemerintah juga telah menyiapkan pasokan tambahan untuk mendukung keberlanjutan program hingga Maret 2027.










