triggernetmedia.com – Laporan Badan Pusat Statistik menunjukkan sektor ekonomi kreatif Indonesia menyerap sekitar 27,4 juta tenaga kerja sepanjang 2025. Jumlah tersebut setara 18,7 persen dari total tenaga kerja nasional dan meningkat dibandingkan 2024 yang mencapai 26,48 juta pekerja.
Kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional tercatat mencapai Rp1.611,2 triliun atau sekitar 7,28 persen pada 2024.
Di tengah pertumbuhan tersebut, platform editing video CapCut menggelar CapCut Gala 2026 sebagai bentuk apresiasi terhadap kreator digital di Indonesia.
Ajang tersebut merupakan puncak kompetisi kreator digital yang berlangsung sejak Februari hingga April 2026. Dalam acara itu, sebanyak 21 penghargaan diberikan kepada kreator, agensi, dan konten terbaik.
Kementerian Ekonomi Kreatif mencatat ekonomi kreatif mencakup 17 subsektor, termasuk film, animasi, video, aplikasi, dan konten digital yang berkembang pesat seiring meningkatnya penggunaan platform digital.
Salah satu penerima penghargaan “Top Creator CapCut 2026”, Kesi Ismayani, mengaku memutuskan menjadi kreator penuh waktu setelah template video buatannya banyak digunakan pengguna.
“Selama dua tahun terakhir, saya aktif merilis berbagai template video CapCut dengan konten bergaya sinematik dan kutipan,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).
Sementara itu, pemenang kategori “Best Template Production CapCut Gala 2026”, Abu Laist, mengatakan platform tersebut membantunya berkarya tanpa batasan lokasi.
“Meskipun saya berdomisili di Lampung, CapCut membantu saya berkarya dengan mudah tanpa batasan lokasi,” katanya.
CapCut menyediakan sejumlah fitur editing seperti transisi, filter, efek, teks, dan stiker, serta fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) seperti text-to-image dan AI poster untuk mendukung produktivitas kreator.



