triggernetmedia.com – Pemerintah menyebut daya beli masyarakat tetap terjaga pada awal 2026, tercermin dari realisasi Program Belanja Nasional yang melampaui target.
Menteri Perdagangan, Budi Santoso, mengatakan nilai transaksi pada kuartal I-2026 mencapai Rp184,02 triliun, lebih tinggi dari target Rp172,38 triliun.
“Capaian ini menunjukkan konsumsi rumah tangga tetap kuat, terutama pada momentum Ramadan dan Idulfitri,” ujarnya.
Program Friday Mubarak yang digelar APRINDO mencatat transaksi Rp129,12 triliun atau 8,5 persen di atas target. Sementara program Belanja di Indonesia Aja (BINA) Lebaran 2026 yang diinisiasi HIPPINDO membukukan Rp54,9 triliun atau 2,8 persen di atas target.
Selain itu, APPBI mencatat kunjungan ke pusat perbelanjaan meningkat hingga 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Menurut Budi, konsumsi masyarakat didominasi oleh sektor makanan dan minuman serta hiburan.
Pemerintah menilai capaian ini menjadi indikasi bahwa konsumsi domestik masih menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional.




