Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Nasional

PDIP Tuding Partai Cokelat jadi Alat Politik Jokowi

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
2 Desember 2024
in Nasional, Sorotan, Sospolhukam
0
PDIP Tuding Partai Cokelat jadi Alat Politik Jokowi

Tuding Partai Cokelat jadi Alat Politik Jokowi, PDIP Puji Jenderal Hoegeng: Polisi Merah-Putih, Bukan Parcok! [Lampungpro.co]

0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com –  Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto mempersoalkan fenomena Partai Cokelat atau Parcok di tengah Pilkada Serentak 2024.

Mulanya, Hasto mengatakan sangat sulit bagi Indonesia untuk memperbaiki demokrasi bila sistem bernegara dihancurkan oleh pihak-pihak yang tak bertanggung jawab. Banyak hal yang harus dipertaruhkan untuk meletakkan kembali sistem demokrasi yang mapan bagi Indonesia seperti sedia kala.

Ia lantas mengaitkan fenomena demokrasi di ambang kehancuran melihat Pilkada Serentak 2024 yang praktiknya dihancurkan oleh Parcok.

“PDI Perjuangan, di dalam Pilkada Serentak ini, ketika kami mempersoalkan tentang fenomena Partai Cokelat, fenomena bagaimana Jokowi harus digerakan oleh ambisi-ambisi kekuasaan demi kepentingan keluarga dan pribadi, dan kemudian membuat suatu norma-norma baru sehingga Kepolisian Republik Indonesia yang seharusnya mengabdi kepada Merah Putih, loyal kepada Presiden Prabowo Subianto, di dalam praktik banyak disalahgunakan untuk kepentingan politik praktis,” kata Hasto di kantor DPP PDIP, Jakarta, Minggu (1/12).

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP PDIP, Ahmad Basarah (dua dari kiri). (Suara.com/Bagaskara)
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP PDIP, Ahmad Basarah (dua dari kiri). (Suara.com/Bagaskara)

Hasto mengajak seluruh aparatur Kepolisian Republik Indonesia untuk menjaga spirit Polri Merah Putih. Ia berujar seluruh pihak harus menjaga seluruh keteladanan yang diberikan, seluruh kepercayaan rakyat-rakyat, mandat rakyat di dalam menegakkan keadilan dan ketertiban hukum.

Hasto menambahkan polisi sudah punya role model yang sangat jujur dan dicintai rakyat.

“Ada tampilan bagaimana Jenderal Hoegeng yang menjadi panutan, beliau bukan politisi, beliau polisi. Polisi Merah-Putih, bukan Parcok,” kata Hasto.

Hasto berujar di beberapa wilayah fenomena Parcok itu digerakkan secara masif. Karena itu, Hasto mengimbau seluruh rakyat Indonesia agar menjaga kapal Republik Indonesia tidak hancur.

Pimpinan PDIP saat membeberkan alasan memecat Effendi Simbolon karena membelot ke Jokowi. (Suara.com/Novian)
Pimpinan PDIP saat membeberkan alasan memecat Effendi Simbolon karena membelot ke Jokowi. (Suara.com/Novian)

“Mari kita jaga kemerdekaan kita, kedaulatan kita, keberanian kita untuk berbicara, sehingga Republik Indonesia yang dipertaruhkan dengan susah payah oleh pendiri Republik dapat tegak kokoh berdiri,” kata Hasto.

Hasto mengingatkan suatu negara tanpa sistem hukum, suatu negara ketika sistem demokrasinya dimanipulasi, itu bagaikan tubuh tanpa tulang. Semua menjadi tidak berdaya.

“Dan di tengah-tengah berbagai persoalan tersebut, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia, kepada seluruh civil society, kepada seluruh kaum pergerakan pro-demokrasi yang masih menjaga akal sehat, berani menegakan kebenaran di dalam menjaga bumi pertiwi ini,” jelas Hasto.

Sementara itu, Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menambahkan Polri memiliki Tri Brata dan Catur Prasetya yang harus dipegang teguh oleh setiap anggota kepolisian. Dia menilai saat ini Polri jauh dari yang diharapkan masyarakat.

“Harusnya Polri mengayomi, melindungi, dan menjaga masyarakat,” kata Deddy.

Sumber: Suara.com

 

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: # parcok# parcok partai cokelat# partai cokelatJokowiPDIP
Previous Post

Pemungutan Suara Ulang di TPS 02 Amboyo Selatan Jadi Pembelajaran

Next Post

Soroti Dugaan Kriminalisasi Hukum, PDIP Siap Beri Bantuan Hukum ke Connie Rahakundini

TriggerNetMedia

TriggerNetMedia

Next Post
Soroti Dugaan Kriminalisasi Hukum, PDIP Siap Beri Bantuan Hukum ke Connie Rahakundini

Soroti Dugaan Kriminalisasi Hukum, PDIP Siap Beri Bantuan Hukum ke Connie Rahakundini

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Honda Civic Genio, Mobil Legendaris dengan Kelebihan dan Kekurangan

Honda Civic Genio, Mobil Legendaris dengan Kelebihan dan Kekurangan

3 April 2024
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
400 Ribu Data Jamaah Haji Invalid, Masa Tunggu Faktual Jadi 14 Tahun

400 Ribu Data Jamaah Haji Invalid, Masa Tunggu Faktual Jadi 14 Tahun

29 September 2026
Perempuan Mahardhika Soroti RUU Perlindungan Ketenagakerjaan, Singgung Pekerja Informal

Perempuan Mahardhika Soroti RUU Perlindungan Ketenagakerjaan, Singgung Pekerja Informal

29 September 2026
Logistik Maritim Jadi Kunci Kelancaran Distribusi Biodiesel Indonesia

Logistik Maritim Jadi Kunci Kelancaran Distribusi Biodiesel Indonesia

28 September 2026
Scam Makin Kompleks, Penanganan Penipuan Online Butuh Koordinasi Lintas Sektor

Scam Makin Kompleks, Penanganan Penipuan Online Butuh Koordinasi Lintas Sektor

28 September 2026

Recent News

400 Ribu Data Jamaah Haji Invalid, Masa Tunggu Faktual Jadi 14 Tahun

400 Ribu Data Jamaah Haji Invalid, Masa Tunggu Faktual Jadi 14 Tahun

29 September 2026
Perempuan Mahardhika Soroti RUU Perlindungan Ketenagakerjaan, Singgung Pekerja Informal

Perempuan Mahardhika Soroti RUU Perlindungan Ketenagakerjaan, Singgung Pekerja Informal

29 September 2026
Logistik Maritim Jadi Kunci Kelancaran Distribusi Biodiesel Indonesia

Logistik Maritim Jadi Kunci Kelancaran Distribusi Biodiesel Indonesia

28 September 2026
Scam Makin Kompleks, Penanganan Penipuan Online Butuh Koordinasi Lintas Sektor

Scam Makin Kompleks, Penanganan Penipuan Online Butuh Koordinasi Lintas Sektor

28 September 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development