Senin, 20 April 2026
Trigger Netmedia
  • Home
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Lifestyle
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
Home Ekraft Peristiwa

Massa Desak KPK Usut Dugaan Korupsi Impor 105 Ribu Pikap

Dugaan korupsi proyek pengadaan skala besar

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
7 April 2026
in Headline, Nasional, News, Peristiwa, Sorotan, Sospolhukam
0
Massa Desak KPK Usut Dugaan Korupsi Impor 105 Ribu Pikap

Massa Komite Aksi Pemuda Anti Korupsi (KAPAK) kembali menggelar aksi menuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera melakukan penyelidikan atas kasus dugaan korupsi dalam impor pengadaan 105.000 mobil pikap dari India, Senin (6/4/2026)

1.2k
VIEWS
Share on Facebook

triggernetmedia.com – Massa yang mengatasnamakan Komite Aksi Pemuda Anti Korupsi (KAPAK) kembali menggelar aksi di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (6/4/2026).

Mereka mendesak KPK segera menyelidiki dugaan korupsi dalam rencana impor 105.000 unit mobil pikap dari India yang disebut akan digunakan untuk operasional Koperasi Merah Putih.

Related posts

Kalbar Terapkan WFH ASN Setiap Jumat, Dorong Efisiensi dan Digitalisasi

Kalbar Terapkan WFH ASN Setiap Jumat, Dorong Efisiensi dan Digitalisasi

20 April 2026
Program Bedah Rumah dan Peningkatan Kualitas Permukiman di Pontianak

Program Bedah Rumah dan Peningkatan Kualitas Permukiman di Pontianak

20 April 2026

Koordinator aksi, Adib Alwi, mengatakan langkah tersebut penting karena proyek berskala besar itu dinilai sarat pertanyaan, mulai dari transparansi hingga potensi kerugian negara.

“Aksi ini merupakan langkah simbolis agar KPK berani segera mengambil tindakan untuk menyelidiki dugaan korupsi dalam impor mobil pikap oleh PT Agrinas Pangan Nusantara,” ujarnya di lokasi.

Aksi sempat memanas ketika massa membakar spanduk dan melempar botol berisi cat merah ke arah halaman gedung KPK sebagai bentuk protes.

Soroti Minim Transparansi

KAPAK menilai rencana impor ratusan ribu mobil pikap tersebut tidak disertai penjelasan yang memadai kepada publik.

Menurut Adib, sejumlah aspek krusial belum dijelaskan secara terbuka, seperti urgensi pengadaan, skema pembiayaan, hingga potensi dampaknya terhadap industri dalam negeri.

“Ini bukan sekadar soal logistik. Ini menyangkut arah kebijakan industri nasional dan penggunaan anggaran negara,” tegasnya.

Ia juga mempertanyakan alasan pemerintah memilih impor ketimbang mendorong produksi dalam negeri, serta siapa pihak yang akan diuntungkan dari proyek tersebut.

Indikasi Masalah Pengadaan

KAPAK mengungkap sejumlah indikasi persoalan dalam rencana pengadaan tersebut, antara lain:

  • Tidak adanya kajian kebutuhan yang transparan terhadap 105.000 unit kendaraan
  • Ketidakjelasan mekanisme distribusi ke koperasi
  • Minimnya keterlibatan industri otomotif nasional
  • Potensi konflik kepentingan dan penyalahgunaan kewenangan

Menurut Adib, tanpa perencanaan berbasis data yang jelas, proyek besar berisiko menjadi pintu masuk pemborosan anggaran hingga praktik korupsi.

Desak KPK, DPR, dan BPK Bertindak

KAPAK mendesak KPK segera melakukan penyelidikan awal dengan memanggil pimpinan PT Agrinas Pangan Nusantara serta pihak terkait lainnya.

Selain itu, mereka juga meminta DPR membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk mengusut proyek tersebut secara menyeluruh, serta mendorong Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit investigatif.

“Skala proyek ini sangat besar dan berdampak nasional. DPR tidak boleh diam,” kata Adib.

Ia menegaskan, pengawasan harus dilakukan secara simultan oleh lembaga negara untuk mencegah potensi kerugian sebelum benar-benar terjadi.

“Kasus ini menjadi ujian bagi pemerintah, DPR, dan penegak hukum. Jika semua memilih diam, publik akan bersuara lebih keras,” pungkasnya.

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: aksi KAPAK di KPKaudit investigatif BPKdemo di gedung KPK Jakartadugaan korupsi impor mobil pikapdugaan korupsi pengadaan kendaraanimpor 105 ribu pikapindustri otomotif nasional vs imporKPK selidiki proyek mobilproyek mobil koperasi merah putihPT Agrinas Pangan Nusantaratransparansi proyek pemerintahtuntutan pembentukan pansus DPR
Previous Post

Bareskrim Tangkap Otak Jaringan Narkoba Internasional

Next Post

Ultimatum Trump di Selat Hormuz Bakar Harga Minyak ke Level USD 113 per Barel

Next Post
Navigasi Selektif Iran Guncang Energi, RI Terdampak

Ultimatum Trump di Selat Hormuz Bakar Harga Minyak ke Level USD 113 per Barel

Kalbar Terapkan WFH ASN Setiap Jumat, Dorong Efisiensi dan Digitalisasi

Kalbar Terapkan WFH ASN Setiap Jumat, Dorong Efisiensi dan Digitalisasi

20 April 2026
Program Bedah Rumah dan Peningkatan Kualitas Permukiman di Pontianak

Program Bedah Rumah dan Peningkatan Kualitas Permukiman di Pontianak

20 April 2026
DJP Siap Terapkan Pajak E-Commerce, Tunggu Restu Menkeu

DJP Siap Terapkan Pajak E-Commerce, Tunggu Restu Menkeu

20 April 2026

Gallery Video

  • DEBAT PUBLIK ANTAR PASANGAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN KETAPANG TAHUN 2024
    • DEBAT PUBLIK ANTAR PASANGAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN KETAPANG TAHUN 2024

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 3
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 3

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 4
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 4

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 5
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 5

    • Watch Video

  • KAMPUNG KB MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
    • KAMPUNG KB MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

    • Watch Video

  • DPRD SAHKAN APBD KABUPATEN MEMPAWAH TA 2021 Rp1,08 TRILIUN
    • DPRD SAHKAN APBD KABUPATEN MEMPAWAH TA 2021 Rp1,08 TRILIUN

    • Watch Video

Advertisement Space Availble

Recent News

  • Kalbar Terapkan WFH ASN Setiap Jumat, Dorong Efisiensi dan Digitalisasi
  • Program Bedah Rumah dan Peningkatan Kualitas Permukiman di Pontianak
  • DJP Siap Terapkan Pajak E-Commerce, Tunggu Restu Menkeu

PT. KALBAR INFORMASI GROUP (KBIG)

Recent News

Kalbar Terapkan WFH ASN Setiap Jumat, Dorong Efisiensi dan Digitalisasi

Kalbar Terapkan WFH ASN Setiap Jumat, Dorong Efisiensi dan Digitalisasi

20 April 2026
Program Bedah Rumah dan Peningkatan Kualitas Permukiman di Pontianak

Program Bedah Rumah dan Peningkatan Kualitas Permukiman di Pontianak

20 April 2026
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Amsi

copyright © 2025 banner 120x600

No Result
View All Result
  • Home
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Lifestyle
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

copyright © 2025 banner 120x600