Minggu, 24 Mei 2026
Trigger Netmedia
  • Home
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Lifestyle
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
Home Nasional

Megawati: Penjajahan Belum Usai, Kini Datang Lewat Algoritma dan Data

Kolonialisme Digital dan Kedaulatan Data

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
1 November 2025
in Headline, IT, Nasional, News, Sospolhukam
0
Megawati: Penjajahan Belum Usai, Kini Datang Lewat Algoritma dan Data

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. (Foto Dok PDIP)

1.2k
VIEWS
Share on Facebook

triggernetmedia.com – Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, mengingatkan bahwa dunia tengah menghadapi bentuk baru kolonialisme: bukan lagi dengan senjata dan kekuatan militer, tetapi melalui teknologi, algoritma, dan data.

Dalam pidato kuncinya pada seminar internasional 70 Tahun Konferensi Asia-Afrika (KAA) di Blitar, Sabtu (1/11/2025), Megawati menyebut kolonialisme modern kini berwujud penguasaan informasi dan sistem digital oleh negara-negara maju.

Related posts

RS Kuching Specialist Hospital Buka Kantor Perwakilan di Pontianak

RS Kuching Specialist Hospital Buka Kantor Perwakilan di Pontianak

24 Mei 2026
APEKSI Kalimantan Bahas Ketahanan Fiskal Daerah di Pontianak

APEKSI Kalimantan Bahas Ketahanan Fiskal Daerah di Pontianak

23 Mei 2026

“Jika dulu penjajahan hadir dengan meriam dan kapal perang, maka kini ia datang melalui algoritma dan data,” kata Megawati.

Menurutnya, kecerdasan buatan (AI), big data, dan sistem keuangan digital lintas batas telah menciptakan imperialisme digital, di mana negara-negara berkembang hanya menjadi pengguna algoritma tanpa kendali atas datanya sendiri.

“Manusia direduksi menjadi angka, data menjadi komoditas. Negara maju menjadi pemilik data, sementara negara berkembang sekadar konsumen algoritma,” tegasnya.

Kedaulatan Digital Jadi Kunci

Megawati menilai tantangan digital tidak sekadar isu ekonomi, melainkan soal kemanusiaan dan kedaulatan bangsa.
Ia menyoroti data Kementerian Kominfo yang menyebut 90 persen lalu lintas data nasional masih melewati server asing, serta riset Universitas Indonesia (2025) yang menemukan 72 persen lembaga publik belum memiliki tata kelola data yang memadai.

“Tanpa pengendalian terhadap teknologi dan data, kemerdekaan sejati sulit tercapai,” ujarnya.

Seruan Etika Global Baru

Dalam pidatonya, Megawati menyerukan pembentukan “a new global ethics” — tatanan moral baru yang menata kembali kekuasaan global di bidang teknologi, ekonomi, dan informasi.
Ia menilai dunia membutuhkan keberanian moral seperti semangat Bung Karno untuk menolak dominasi baru yang bersumber dari kekuatan digital.

“Dunia kini memerlukan regulasi baru agar teknologi tidak menjadi alat penindasan bentuk baru,” kata Megawati.

Pancasila Sebagai Kompas Dunia Digital

Megawati mengajak dunia menjadikan Pancasila sebagai pedoman etik global.
Nilai-nilainya, kata dia, mampu menyeimbangkan antara material dan spiritual, hak individu dan tanggung jawab sosial, serta kedaulatan nasional dan solidaritas antarbangsa.

“Dunia yang tidak diatur oleh algoritma tanpa hati nurani, tetapi oleh nilai-nilai Pancasila yang memuliakan kehidupan,” ujarnya.

Dari Blitar untuk Dunia

Pidato Megawati di Blitar, kota tempat dimakamkannya Presiden Soekarno, menjadi refleksi terhadap semangat Konferensi Asia-Afrika 1955 — semangat perlawanan terhadap kolonialisme dan dominasi global.

“Dari Blitar ini, dari pusara Bung Karno, saya menyerukan kepada dunia: mari kita bangun dunia baru. Dunia yang menempatkan manusia sebagai pusat peradaban, bukan mesin dan modal,” pungkasnya.

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: artificial intelligence AIBlitarEtika global baruImperialisme digitalKedaulatan teknologiKolonialisme digitalKonferensi Asia-Afrika 2025Megawati SoekarnoputriPancasila dan teknologi
Previous Post

Indonesia Franchise Week 2025 Dorong Ekspansi Waralaba Internasional di Tanah Air

Next Post

Pemkot Pontianak Apresiasi Kemandirian LDII Bangun Sarana Pembinaan Umat

Next Post
Pemkot Pontianak Apresiasi Kemandirian LDII Bangun Sarana Pembinaan Umat

Pemkot Pontianak Apresiasi Kemandirian LDII Bangun Sarana Pembinaan Umat

RS Kuching Specialist Hospital Buka Kantor Perwakilan di Pontianak

RS Kuching Specialist Hospital Buka Kantor Perwakilan di Pontianak

24 Mei 2026
APEKSI Kalimantan Bahas Ketahanan Fiskal Daerah di Pontianak

APEKSI Kalimantan Bahas Ketahanan Fiskal Daerah di Pontianak

23 Mei 2026
Yanieta Dorong Perempuan Lestarikan Budaya dan Ekonomi Kreatif

Yanieta Dorong Perempuan Lestarikan Budaya dan Ekonomi Kreatif

23 Mei 2026

Gallery Video

  • DEBAT PUBLIK ANTAR PASANGAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN KETAPANG TAHUN 2024
    • DEBAT PUBLIK ANTAR PASANGAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN KETAPANG TAHUN 2024

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 3
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 3

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 4
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 4

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 5
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 5

    • Watch Video

  • KAMPUNG KB MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
    • KAMPUNG KB MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

    • Watch Video

  • DPRD SAHKAN APBD KABUPATEN MEMPAWAH TA 2021 Rp1,08 TRILIUN
    • DPRD SAHKAN APBD KABUPATEN MEMPAWAH TA 2021 Rp1,08 TRILIUN

    • Watch Video

Advertisement Space Availble

Recent News

  • RS Kuching Specialist Hospital Buka Kantor Perwakilan di Pontianak
  • APEKSI Kalimantan Bahas Ketahanan Fiskal Daerah di Pontianak
  • Yanieta Dorong Perempuan Lestarikan Budaya dan Ekonomi Kreatif

PT. KALBAR INFORMASI GROUP (KBIG)

Recent News

RS Kuching Specialist Hospital Buka Kantor Perwakilan di Pontianak

RS Kuching Specialist Hospital Buka Kantor Perwakilan di Pontianak

24 Mei 2026
APEKSI Kalimantan Bahas Ketahanan Fiskal Daerah di Pontianak

APEKSI Kalimantan Bahas Ketahanan Fiskal Daerah di Pontianak

23 Mei 2026
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Amsi

copyright © 2025 banner 120x600

No Result
View All Result
  • Home
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Lifestyle
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

copyright © 2025 banner 120x600