Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Headline

Kejagung Bongkar Skandal Chromebook: Konspirasi Dimulai Sejak Sebelum Nadiem Dilantik Jadi Menteri

Ada Grup WA "Mas Menteri Core Team" Sebelum Nadiem Dilantik

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
18 Juli 2025
in Headline, Nasional, News, Sorotan, Sospolhukam
0
Nadiem Makarim Dicekal, Chromebook Jadi Sorotan dalam Kasus Korupsi Pendidikan

Nadiem Makarim (Instagram)

0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com, JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap lapisan baru dalam skandal dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Fakta mengejutkan terkuak bahwa skema untuk mengarahkan proyek pengadaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) ini telah disusun jauh sebelum Nadiem Makarim dilantik sebagai menteri.

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Abdul Qohar, menjelaskan bahwa skema ini dirancang oleh lingkaran dekat Nadiem, yang saat itu belum resmi menjabat. Mereka membentuk grup WhatsApp bertajuk “Mas Menteri Core Team” pada Agustus 2019 — dua bulan sebelum pembentukan kabinet.

“Grup WhatsApp bernama ‘Mas Menteri Core Team’ sudah membahas rencana pengadaan program digitalisasi pendidikan di Kemendikbudristek, apabila NAM (Nadiem Anwar Makarim) diangkat,” ujar Qohar dalam konferensi pers, Kamis (17/7/2025).

Grup WhatsApp Jadi Awal Konspirasi

Grup ini dibentuk oleh dua calon staf khusus, Jurist Tan (JT) dan Fiona Handayani (FH). Dalam grup tersebut, rencana pengadaan TIK telah diarahkan secara spesifik agar menggunakan perangkat dengan sistem operasi ChromeOS, meski saat itu belum ada otoritas resmi atau kewenangan kebijakan.

Setelah Nadiem resmi dilantik pada Oktober 2019, langkah eksekusi dimulai. Pada Desember 2019, JT atas nama Nadiem menghubungi Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK) untuk mulai membahas teknis pengadaan.

Jurist kemudian merekrut Ibrahim Arief (IBAM) dari PSPK sebagai konsultan teknologi. Tugas utama IBAM adalah memastikan penggunaan ChromeOS dalam seluruh proses pengadaan TIK.

“Tersangka IBAM yang hadir dalam rapat Zoom diharuskan mendorong penggunaan ChromeOS, padahal staf khusus menteri tidak memiliki kewenangan dalam proses perencanaan dan pengadaan,” ungkap Qohar.

Pertemuan dengan Google dan Tawaran ‘Co-Investment’

Puncaknya terjadi pada Februari dan April 2020, ketika Nadiem bertemu langsung dengan pihak Google. JT kemudian melakukan tindak lanjut atas arahan menteri, dan dalam salah satu pertemuan dengan Google muncul tawaran co-investment sebesar 30%.

“Tersangka JT menyampaikan bahwa Google bersedia memberikan co-investment 30% kepada Kemendikbudristek jika pengadaan TIK 2020–2022 menggunakan ChromeOS,” tutur Qohar.

Tawaran ini kemudian dibawa ke rapat internal bersama pejabat tinggi kementerian, termasuk Sekretaris Jenderal berinisial HM, dan dijadikan dasar untuk “mengunci” spesifikasi proyek hanya pada produk Chromebook.

Konsultan Jadi Aktor Kunci Skema

IBAM, sebagai konsultan teknologi, memiliki peran vital. Ia secara aktif mempengaruhi tim teknis Kemendikbudristek dengan menyusun kajian teknis yang mendukung eksklusivitas ChromeOS.

Kejagung menyimpulkan bahwa seluruh rangkaian ini merupakan skenario sistematis dan terencana sejak sebelum Nadiem menjabat. Tujuannya adalah agar proyek triliunan rupiah pengadaan TIK hanya menggunakan satu sistem operasi tertentu.

“Sudah dirancang sejak awal agar pengadaan TIK hanya menggunakan ChromeOS. Ini adalah bentuk pengkondisian sejak pra-jabatan,” tutup Qohar.

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: ChromeOS proyek pendidikanCo-investment Google ChromebookKasus Jurist TanKejagung investigasi pengadaan laptopKonsultan IBAM PSPKKorupsi digitalisasi pendidikanKorupsi KemendikbudMas Menteri Core TeamNadiem Makarim ChromebookPengadaan Chromebook IndonesiaPengadaan TIK KemendikbudristekSkandal Chromebook
Previous Post

Mendagri Tito Karnavian Usulkan Dirjen Khusus Tangani BUMD untuk Tingkatkan PAD Daerah

Next Post

Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi Masuk Tahap Penyidikan, Penetapan Tersangka Diantisipasi

TriggerNetMedia

TriggerNetMedia

Next Post
Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi Masuk Tahap Penyidikan, Penetapan Tersangka Diantisipasi

Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi Masuk Tahap Penyidikan, Penetapan Tersangka Diantisipasi

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
Inklusi Keuangan Harus Berdampak Nyata bagi Pelajar, UMKM, dan Pekerja Rentan

Inklusi Keuangan Harus Berdampak Nyata bagi Pelajar, UMKM, dan Pekerja Rentan

31 Juli 2026
MDMC-BPBD Kubu Raya Padamkan Karhutla di Kuala Dua

Peta Risiko Karhutla Diperbarui, Kalbar Dipilih Jadi Pilot Project Nasional

31 Juli 2026
MK Larang Penggunaan Alokasi Anggaran Pendidikan untuk Biayai MBG

MK Larang Penggunaan Alokasi Anggaran Pendidikan untuk Biayai MBG

31 Juli 2026
Pemkot Pontianak Genjot PAD Lewat Optimalisasi Aset Daerah

Pemkot Pontianak Genjot PAD Lewat Optimalisasi Aset Daerah

31 Juli 2026

Recent News

Inklusi Keuangan Harus Berdampak Nyata bagi Pelajar, UMKM, dan Pekerja Rentan

Inklusi Keuangan Harus Berdampak Nyata bagi Pelajar, UMKM, dan Pekerja Rentan

31 Juli 2026
MDMC-BPBD Kubu Raya Padamkan Karhutla di Kuala Dua

Peta Risiko Karhutla Diperbarui, Kalbar Dipilih Jadi Pilot Project Nasional

31 Juli 2026
MK Larang Penggunaan Alokasi Anggaran Pendidikan untuk Biayai MBG

MK Larang Penggunaan Alokasi Anggaran Pendidikan untuk Biayai MBG

31 Juli 2026
Pemkot Pontianak Genjot PAD Lewat Optimalisasi Aset Daerah

Pemkot Pontianak Genjot PAD Lewat Optimalisasi Aset Daerah

31 Juli 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development