triggernetmedia.com – Setelah menyelesaikan ibadah puasa wajib Ramadan.
Berikut adalah bacaan niat dan keutamaan menjalankan puasa Syawal:
Bacaan Niat Puasa Syawal:
- Niat puasa Syawal esok hari: نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى Artinya: “Aku berniat puasa sunah Syawwal esok hari karena Allah SWT”.
- Niat puasa Syawal siang hari: نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى Artinya: “Aku berniat puasa sunah Syawwal hari ini karena Allah SWT”.
Keutamaan Puasa Syawal:
Menurut hadis Nabi Muhammad SAW, “Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan, kemudian mengikutinya dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa setahun” (HR. Muslim).
Ustaz Ferry Muhammadsyah Siregar menjelaskan bahwa puasa Syawal memiliki keutamaan khusus di antara ibadah sunnah lainnya.
Puasa Syawal memiliki pahala yang setara dengan berpuasa sepanjang tahun.
“Puasa satu hari di bulan Ramadan dan puasa dalam bulan Syawal itu diibaratkan seperti berpuasa 10 hari. Jadi, apabila menjalankan puasa Ramadhan selama 30 hari dan ditambah dengan 6 hari puasa Syawal, maka totalnya adalah 360 hari,” ujar Ustaz Ferry.
Adapun hari-hari yang tidak disarankan untuk berpuasa adalah dua hari raya Idul Fitri dan Idul Adha, serta tiga hari tasyrik yaitu tanggal 10, 11, dan 12 Dzulhijah pada saat musim haji.
Dalam hadis lain, disebutkan bahwa orang yang mengerjakan puasa Syawal akan mendapatkan pahala puasa seperti orang yang berpuasa sepanjang masa.
Untuk itu, para muslim dianjurkan untuk memanfaatkan momentum bulan Syawal dengan menjalankan puasa sunnah selama enam hari berturut-turut atau secara selang-seling untuk mendapatkan keutamaan dan pahala yang besar dari Allah SWT.
sumber: msn.com
