banner 120x600 banner 120x600 banner 120x600 banner 120x600 banner 120x600

Janji Palsu Serda TNI AL Berujung Maut: Kisah Tragis Iwan Telaumbanua Dibunuh Setelah Dijanjikan Lolos Seleksi

Ilustrasi Pembunuhan
banner 120x600

triggernetmedia.com – Sebuah kisah tragis mengguncang keluarga besar Iwan Sutrisman Telaumbanua (21) yang mengejutkan banyak pihak.

Iwan, yang dijanjikan untuk lolos seleksi calon Bintara TNI AL, ternyata telah meninggal dunia.

Bahkan lebih tragis lagi, kematian Iwan terjadi di tangan Serda Adan Aryan Marsal, yang sebelumnya menawarkan bantuan tersebut dengan janji palsu.

Kronologi terungkapnya kasus kematian Iwan, mantan calon Bintara TNI AL, mengguncang banyak pihak. Awal mula cerita tragis ini berawal saat adik kandung ayah korban, Yanikasi Telaumbanua (35), meminta bantuan kepada Serda Adan agar Iwan dapat lolos seleksi calon Bintara TNI AL.

Serda Adan pun menyanggupi dengan imbalan uang sekitar Rp 200 juta.

Pada tanggal 16 Desember 2022, Serda Adan mendatangi rumah Iwan dan menyarankan agar Iwan mengikuti seleksi di Padang dengan janji akan dibantu oleh seorang paman.

Tanpa curiga, Iwan pun berangkat bersama Serda Adan. Namun, kontak dengan keluarga terputus sejak saat itu.

Pada tanggal 22 Desember 2022, Serda Adan mengirimkan foto Iwan kepada keluarganya, mengklaim bahwa Iwan telah lulus seleksi dan akan mengikuti pendidikan di Tanjung Uban.

Namun, pada tanggal 24 Desember 2022, Iwan ternyata dibunuh oleh Serda Adan dan temannya Alvin, dengan jasadnya dibuang ke dalam jurang.

Keluarga Iwan terus dibohongi oleh Serda Adan tentang keberadaan Iwan.

Pada tanggal 3 September 2023, Serda Adan bahkan meminta keluarga Iwan untuk menghadiri pelantikan di Tanjung Uban.

Namun, pada saat itu mereka tidak berhasil menemui Iwan. Bahkan pada Januari 2024, keluarga kembali menanyakan keberadaan Iwan kepada Serda Adan, namun tidak mendapatkan jawaban pasti.

Baru pada tanggal 27 Maret 2024, keluarga akhirnya memutuskan untuk melapor ke Lanal Nias untuk mencari tahu keberadaan Iwan.

Dan pada tanggal 28 Maret 2024, mereka mendapatkan kabar yang mengejutkan bahwa Iwan telah dibunuh oleh Serda Adan.

Serda Adan sendiri telah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka.

“Mulai 28 Maret sudah ditahan dan ditetapkan menjadi tersangka. Sekarang ditahan di Pom Lantamal II/Padang,” ujar Komandan Denpom Lanal Nias Mayor Laut (PM) Afrizal, Senin (1/4).

Atas perbuatannya yang mengerikan ini, Serda Adan dijerat dengan Pasal 340 KUHPidana (pembunuhan berencana), yang dapat menghadapkan dia pada hukuman mati.

sumber: detik.com

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *