triggernetmedia.com – Kejaksaan Agung Republik Indonesia secara resmi menahan dan menetapkan pengusaha Harvey Moeis, yang juga dikenal sebagai suami dari artis Sandra Dewi, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk selama periode 2015 hingga 2022.
Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana, mengungkapkan kronologi serta keterlibatan Harvey Moeis dalam kasus tersebut.
Proses penyelidikan masih berlangsung, dengan 148 saksi yang telah diperiksa oleh pihak Kejagung.
Menurut Ketut, Harvey Moeis terlibat dalam kasus ini sejak tahun 2018. Dia berperan sebagai penghubung antara PT RBT dengan pihak terkait dari PT Timah.
Bersama dengan tersangka lainnya, MRPT, yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Timah pada saat itu, mereka berusaha menghubungkan penambang ilegal di Bangka Belitung.
Mereka membuat kesepakatan sewa-menyewa peralatan dan menghubungkan penambang ilegal ke smelter. Namun, uang yang seharusnya digunakan untuk kepentingan penyelamatan ternyata digunakan untuk kepentingan pribadi.
Ketut Sumedana menegaskan bahwa penindakan kasus ini dilakukan dari tahun 2015 hingga 2022, dengan keterlibatan kedua tersangka terutama terjadi antara tahun 2018 dan 2019.
Harvey Moeis, yang lahir pada 30 November 1985 dengan darah keturunan Papua, Ambon, dan Makassar, memiliki berbagai sumber penghasilan, terutama dari industri pertambangan timah dan batu bara.
Dia menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Multi Harapan Utama (MHU), perusahaan pertambangan batu bara di Kalimantan Timur.
Harvey juga terlibat dalam beberapa perusahaan pertambangan timah seperti PT Refined Bangka Tin (RBT), PT Sariwiguna Bina Sentosa, PT Stanindo Inti Perkasa, CV Venus Inti Perkasa, dan PT Tinindo Inter Nusa. Di RBT, Harvey memiliki peran sebagai perwakilan pengusaha.
Kasus ini mencuat setelah Harvey tercatat melakukan kontak dengan Direktur Utama PT Timah, MRPT, antara tahun 2018 dan 2019.
Harvey juga terlibat dalam berbagai investasi di bidang lain, meskipun detailnya belum terungkap.
sumber: cnbcindonesia.com




