banner 120x600 banner 120x600 banner 120x600 banner 120x600 banner 120x600

Cegah Imun Turun Selama Ramadan Dengan Konsumsi Suplemen Kesehatan

banner 120x600

triggernetmedia.com – Selama ramadan, tubuh cenderung kekurangan asupan nutrisi seimbang. Selain itu tubuh juga kurang vitamin, mineral, dan serat. Hal ini dapat menyebabkan imun tubuh kita menurun.

Oleh karena itu, apabila merasa asupan vitamin dan mineral tidak mencukupi selama puasa, diperlukan tambahan suplemen kesehatan.

Menurut Apoteker Apt. Ike Fitria Ningrum, S.Farm, suplemen merupakan produk yang dimaksudkan untuk melengkapi kebutuhan zat gizi, memelihara, meningkatkan dan atau memperbaiki fungsi kesehatan, mempunyai nilai gizi dan atau efek fisiologis, mengandung satu atau lebih bahan berupa vitamin, mineral, asam amino atau bahan lain.

“Karena itu kita harus bijak dalam menggunakan suplemen kesehatan, agar selama puasa ramadhan kondisi tubuh kita tetap sehat dan bugar,” kata Ike Fitria saat memberikan edukasi kepada pasien dan pengunjung Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak. Rabu (27/3).

Ike Fitria menjelaskan, suplemen kesehatan dianjurkan sumbernya berasal dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

“Jadi makanya disarankan tetap mengkonsumsi gizi seimbang, buah, sayur yang cukup selama buka dan sahur, jadi suplemen kesehatan boleh-boleh saja dikonsumsi tetapi bukan menjadi keharusan,” katanya.

Ia menambahkan, suplemen yang sebaiknya dikonsumsi selama puasa antara lain vitamin A, vitamin B kompleks, vitamin C, vitamin D3, vitamin E, Vitamin K, dan mineral zinc.

“Secara umum suplemen vitamin dan mineral selama ramadan dibutuhkan untuk meningkatkan kebugaran dan imunitas. Saat yang tepat konsumsi suplemen kesehatan selama puasa adalah sehabis makan setelah buka puasa maupun saat sahur,” ujar Ike.

“Karena ada beberapa zat gizi mikro yang akan lebih optimal diserap tubuh, jika didampingi oleh nutrisi lain, misalnya vitamin A, D, E, K akan optimal diserap saat kita konsumsi cukup lemak sehat atau vitamin B dan C mudah larut dalam air sehingga bs dikonsumsi kapan saja setelah atau sebelum makan,” sambungnya.

Lebih lanjut Ike menyarankan beberapa hal sebelum memilih dan menggunakan suplemen selama puasa, sebaiknya lebih dahulu di konsultasikan dengan dokter.

“Jadi sebelum menggunakan suplemen dan untuk memastikan kandungan suplemen sesuai dengan yang dibutuhkan individu sebaiknya dikonsultasikan dulu oleh individu ke dokter. Sebab setiap individu tentunya memiliki kebutuhan vitamin yang berbeda-beda, dan hentikan penggunaan jika terjadi efek samping dan segera hubungi dokter,” ujar Ike.

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *